Bab 2995 â Cukup triknya ! Harvey berteriak , menyipitkan matanya . _ _ Dia meraih senjata api Julian , melepas pengamannya , dan kemudian menarik pelatuk ke kepala mus uh . _ _ _ _ _ _ _ Bang, bang , bang !
Peluru terbang ke mana â mana . Kemudian seorang ninja muncul di langit â
langit , tampak bingung d . Ada titik merah di dahinya ketika dia membanting ke tanah . _ _ _ Saat darah tumpah ke mana â mana , Har vey dengan cepat menarik pelatuk di belakangnya . _ _ _ Ninja lain yang mencoba menyelinap ke arahnya jatuh ke tanah . _ _ _ _ _ Sebelum ninja â
ninja lainnya bahkan bisa bereaksi , Harvey terus menarik pelatuknya tanpa jeda , membunuh setiap
ninja yang datang ke arahnya . _ _ _ _ _ _ _ Bang !
Para ninja menatapnya dengan wajah kaget dan tidak percaya sebelum ditembak mati . _ _ _ Mereka semua langsung terbunuh tanpa Harvey bahkan berkeringat . _ _ _ _ Harvey dengan santai menyerahkan senjata api itu kembali ke Julian sebelum maju selangkah .
Bang !
Gerbang yang terlihat sangat mewah di dalam kuil dikirim terbang dengan satu tendangan . _ _ Desir !
Pintu itu segera dipotong menjadi dua . Kilatan cahaya terlihat bergerak di udara . _ _ _ _ _ Akio berdiri diam , pedang di ha n d . Niat membunuh bisa dirasakan dari dalam ruangan .
â Siapa yang berani melanggar tanah suci Shindan Way ? _ _ _ _ â
â Apakah kamu memiliki keinginan kematian ?â
â Sudah kubilang aku akan datang untukmu , Akio , â kata Harvey . _ _ â Harvey? ! â
Ekspresi Akio berubah seketika itu juga . _ _ Dia dengan cepat memaksakan senyum di wajahnya segera setelah itu .
â Jika bukan Sir York sendiri ! _ _ Betapa kasarnya aku ! _ â
â Saya akan mendapatkan semua hal yang tidak berguna ini untuk menyapa Anda dengan benar jika Anda menelepon saya sebelumnya ! â
â Mereka tidak akan begitu memalukan jika itu yang terjadi ! _ _ â
Sementara Akio berpura â pura meratapi situasi , dia perlahan melangkah mundur .
Setelah melawan Harvey sebelumnya , dia tahu betul betapa mengerikannya Harvey . _ _ _ _ Dia tidak terburu â
buru untuk mengambil tindakan . _ Dia nar r berutang matanya di Harvey , sabar menunggu kesempat an . _ _ â Apa yang membuatmu pergi ke sini ? _ _ _ _ _ Akio bertanya , menatap mata Harvey . _ _ _ _ â Apakah kamu berencana untuk membalas dendam ? Atau apakah Anda akan menghancurkan markas Shindan Way ? _ _ _ â
Akio diam â diam menekan tombol di lengan bajunya , sambil tetap sangat tenang . _ â Berhenti membuang â buang waktu , Akio , â kata Harvey .
â Berikan aku Rin , dan aku akan memberimu kesempatan untuk melarikan diri . _ _ _ _ â
â Rin ? â
Akio membeku . Dia tiba â tiba memikirkan sesuatu sebelum kerutan muncul di wajahnya .
â Anda mengatakan bahwa Anda berada di sini karena dia ? _ _ _ â
â Cukup banyak , â jawab Harvey dengan tenang .
â The Yorks of Hong Kong memiliki beberapa pertanyaan untuknya . _ â
â Aku akan memberimu kesempatan jika kamu menyerahkannya . _ _ _ â
â Jika tidak , maka aku harus membunuhmu terlebih dahulu . _ _ _ _ _ â
Akio perlahan mengangkat alisnya sebelum menunjukkan senyum tipis pada Harvey . _ â Jika itu masalahnya , kurasa aku harus memberitahumu . _ _ _ _ _ â
â Rin . _ _ . .â
Akio menurunkan suaranya dengan niat pada sekutu . Harvey melangkah maju agar dia bisa mendenga baik , dan Akio segera menghunus pedang panjangnya .
Tanpa ragu â ragu , dia menebas untuk rw ard .
Serangan yang kejam dan menentukan !
Next Chapter