Bab 2994 âApakah Akio ada di sini ? Harvey bertanya , nadanya tenang . _ _ _ _ â Jika ya , keluarkan * ss â nya dari sini sekarang juga . _ â
â Beraninya kau memanggil nama tuan sesukamu ? _ _ _ _ _ _ _ ! â
Wajah pria berjubah itu berubah begitu dia memperhatikan Harve y dengan baik . _ _ _ â Anda Harvey York ?! _ â
â Pergi ! Bunuh dia sekarang ! â
Pria itu segera memberi perintah setelah mengenali Harvey .
Sayang sekali itu sudah terlambat . _ _ Harvey mengguncang tubuhnya sedikit sebelum menerkam ke depan .
Eight Kings of Arms meratap kesakitan ; mereka bahkan tidak bisa mencabut pedang mereka sebelum
mereka dikirim terbang . _ _ _ _ _ _ Lubang mereka berdarah deras ketika mereka mendarat di tanah l agi , semua ketenangan hilang . _ _ _ _ Ekspresi pria berjubah itu berubah menjadi horor . _ Dia mencoba melarikan diri , tapi dia terlalu lamba t . _ _ _ Harvey muncul tepat di depannya , dan mengayunkan punggung telapak tangannya ke wajahnya . _ _ Suara tepukan keras , dan pria itu terbanting tepat ke tanah sebelum kehilangan kesadaran dalam sek ejap . _ _ _ _ _ _ _ _ Wajah Julian muram melihat apa yang terjadi . _ _ _ _ _ _ Sebelum dia bisa mengatakan apa saja , Harvey sudah menendang pintu kuil ke bawah . _ _ Bayangan terbentuk di sekitar tempat itu , memperlihatkan beberapa ninja yang menerkam tepat ke arah Harvey dan yang lainnya .
Julian melambaikan tangannya dan mengeluarkan senjata apinya . _ _ Tanpa ragu , dia langsung men arik pelatuk dan menembaknya . _ _ _ _ Namun , peluru itu sama sekali tidak berguna melawan ninja . Tidak hanya mereka semua ketinggalan , itu hanya membuat tempat itu lebih intens dari yang seharusnya . _ _ â F * ck ! â
â Para ninja sialan itu ! _ â
Ekspresi Julian mengerikan saat dia dengan cepat mengisi ulang senjatanya . _ _ Keringat dingin men etes di punggungnya pada saat bersamaan . _ _ Dia cukup berpengalaman dalam perang , dan dia tidak akan pernah menyerah ketika bertarung melawan lawan yang tangguh .
Meski begitu , dia bisa merasakan rasa takut yang tak terkatakan saat melihat pemandangan di depan nya .
Dia punya perasaan bahwa jika dia tidak datang dengan Harvey . _ . .
Dia pasti sudah mati bahkan sebelum sampai di sini . _ Bahkan dengan elemen kejutan , dia tidak akan bisa mengalahkan Shindan Way . _ _ _ _ _ Lagi pula , markas besar tempat latihan seni bela diri legendaris bukan hanya untuk pertunjukan .
Tepat saat Julian hendak melangkah maju , tiba-tiba sebuah tatapan tajamâ
melintas di atas kepalanya . _ _ Seorang ninja muncul entah dari mana dan mengayunkan pedangnya
tepat ke arah Julian .
Serangan itu kejam . _ Jika pukulan itu mendarat , Julian akan langsung jatuh ke tanah dalam sekejap .
Julian bahkan tidak punya waktu untuk bereaksi terhadap situasi itu . _ Dia hanya bisa melihat saat ped ! _ Tepat pada saat ini , sebuah tangan terulur dari samping dan mencengkram leher ninja itu , melemparka Ninja itu terbang di udara sejauh empat puluh kaki sebelum menghilang ke dalam kegelapan sekali lagi .
Julian tersentak ; dia dengan cepat menatap Harvey sebelum menghela nafas lega . _ _ â Aku berhutang nyawa padamu , Sir York . _ â
â Sekarang bukan waktunya . _ _ _ Kami akan membicarakannya setelah ini , â kata Harvey dengan ten Lebih banyak ninja muncul dan menghilang entah dari mana , seolah â olah mereka adalah lampu yang berkedip â kedip .
Ekspresi Julian berubah panik saat melihat para ninja mendekatinya . _ _ _ _ _ Dia merasa seolah â
olah dia dihantui oleh hantu yang sebenarnya pada saat itu .
Next Chapter