Assalamu'alaikum gais
Kangen ga nii?, Maaf ya temen" kmrn sibuk jadi blm sempet up gaiss.
Yuhuuu lanjut yaaaw
-----
"Berusahalah jangan takut dengan kegagalan, selama beckingannya Allah semuanya akan baik-baik saja"
Garrensya Azkara Al-Ghifari
-----
"Asya nggak ngelakuin itu Abi" ucap asya
"Sudah saya beri waktu 3 hari untuk kamu asya membuktikan jika kamu tidak salah jika tidak ada bukti selama 3 hari maka saya akan menghukum cambukan untuk kamu dan bara" ucap Abi Ali
"Terimakasih abii" ucap asya
"Semuanya boleh kembali keasrama" ucap Abi
"Assalamu'alaikum"
"Walaikumsalam warahmatullahi wabarokatu"
---
Pagii ini garren tidak mengajar karena ada kelas siangg. Ia ingin mencari tau dibalik semuanya karena ia percaya asya tidak akan melakukan itu.
Garren keluar dari rumah pakaian garren berbeda dari biasanya. Ia menggunakan jeans dengan kaos putih dan jaket yang bertulisan LEZKAR di punggung. Banyak santri yang kaget dengan pakai garren karena seperti anak geng motor.
Garren mengeluarkan motornya dari garasi sudah hampir 3 tahun garren tidak menggunakan motor itu walaupun motor itu masih bersih dan bagus karena selalu dirawat. Ia bergegas menuju ke base camp Lezkar karena ia lah ketuanya
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu" ucapnya masuk kedalam
"Walaikumsalam warahmatullahi wabarokatu" ucapnya serempak
"Wih paketu udah pulang nggak bilang" ucap Hazam Ia adalah inti dari Lezkar
"Bawa apa paketu?" Tanyaa Keean ia juga inti dari Lezkar
"Udah gua bawain ga cukup lo?" Tanya varel ia inti Lezkar
"Ada apa?" Tanya Deril ia adalah wakil dari Garren ia yang menggantikan garren saat garren berada di Al Azhar
"Gua butuh bantuan kalian" ucap garren
"Apa?" Tanya varel ia sangat pandai untuk melcak sesuatu
Lalu garren menceritakan semuanya pada temannya
"Gila lo bos nikah nggak undang gua" ucap Hazam heboh
"Besok kalo resepsi gua undang kalian" ucap garren
"Cek semua cctv aja, ada seseorang yang lo curigain gak?" Tanya varel
"Nggak gaada" jawabnya
Varel hanya mengangguk lalu mereka bergegas untuk kepesantren mencari bukti di cctv. Setelah beberapa menit mereka sudah memasuki pesantren.
Banyak santriwati yang bersorak kaget melihat teman-teman garren.
"Calon aku satu Yaa"
"Mas halalin saya dong"
"Kerennya calon akuu"
"Masyaallahnyaa poll"
"Idamanee arek-arek"
Terapi teman teman garren menghiraukan perkataan itu mereka langsung menuju ke tempat cctv dan ternyata ada yang merusak cctv.
"Duh gimana dong" ucap garren
"Dideket aula ada cctv yang nggak diketahui santri?" Tanya varel
Garren berpikir sejenak lalu ia teringat ada cctv disana karena ada yang pernah mencurii di pesantren lalu melewati aula.
"Ada, gua sambungin di laptop gua" ucap garren
"Bagus deh, semoga dapat buktii" jawab Hazam menyemangati ketuanya dan bibir garren terangkat membentuk senyuman yang jarang ia berikan.
"Yaallah, semoga ini membuktikan bahwa istri hamba tidak berbuat zina dan hanya di fitnah" batin garren
Mereka menuju kantor pengurus dan memasuki ruangan garren. Cctv berjalan biasa saja hingga tiba" ada 1 wanita dan 2 pria yang membopong asya dengan banyak selali luka di tubuh asya.
Dan di cctv terlihat jelas yang membopong asya adalah dara, bara dan Deva. Garren kagett sangatlah kaget bila dara yang melakukan nya.
"Udah gua masukin, tinggal kasih ke abi lo" ucap varel menyerahkan flashdisk ke garren
"Oke makasih kalian semua, mampir ndalem dulu uma gua mau ketemu kalian" ucapnya
"Yoi bro santai, thanks juga pasti mampir buat makan-makan kok" ucap Keean langsung merangkul garren yang ada disampingnya
"Makan nomer satu lo" ucap derill
"Biar gua suka makan dan juga suka tu cewek paketu" jawabnya dengan senyum yang menunjukkan deretan gigi rapinya
"Gua patahin tangan sama kaki lo" ucap garren dengan tatapan tajam
"Berjanda loh renn" jawabnya menunduk
"BERCANDA BUKAN BERJANDA KEEAN" sentak varel
"Iya maap typo" jawabnya
Lalu mereka keluar dari ruangan garren menuju kendalem. Garren menceritakan dan memperlihatkan isi flashdisk ke abinya, lalu garren akan memperlihatkan isi flashdisk itu ke santri-santri.
---
"Gua harus gimana" ucap asya ke teman-teman nya frustasi
"Sabar nanti ada jalan keluar nyaa" jawab erina mengelus punggung asya
"Mending siap-siap ke masjid udah magrib" ajak key
Lalu mereka mengangguk serempak.
Setelah sholat ada pengumuman untuk berkumpul di aula.
"Langsung keaula aja gimana" usul Linda
"Iya, nanti biar ga bolak balik" jawab key
Mereka berjalan berempat ke aula. Tetapi ada seseorang lelaki yang memperhatikan mereka yaitu garren. Setelah asya dan teman-temannya sampai, acara langsung dimulai karena waktunya hanya sedikit.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu" ucap garren menggunakan mikrofon.
"Walaikumsalam warahmatullahi wabarokatu" Jawab semuanya yang ada di dalam ruangan
"Hai mbak asya, mbak Linda, mbak Key, mbak Erina" sapa aya dari belakang dan mereka yang dipanggil melihat siapa yang datang.
"Boleh gabung?" Ucapnya lagi
"Sini ay" ucap asya lalu diangguki Aya
"Saya akan memperlihatkan sesuatu untuk masalah yang kemarin terjadi" ucap garren lalu garren memutarkan video nyaa betapa kagetnya santri-santri dan pengurus. Dara hanya diam tubuhnya panas dingin
"Gilak minta di tonjok" ucap aya kesal
"Gapapa kok" ucap asya
"Sudah terbukti bukan siapa yang salah? Saya meminta dara, bara dan Deva maju kedepan." Ucap garren
Mereka majuu kedepan dengan menundukkan kepalanya.
"Asya alhumaira silahkan maju kedepan" ucap garren
"Kedepan syaa" ucap Erina lalu diangguki asya
"Saya akan mengenalkan seseorang kepada kalian semua" ucap garren lagi setelah asya ada disampingnya
"ASYA ALHUMAIRA ADALAH ISTRI SAH SAYA GARRENSYA AZKARA AL-GHIFARI" ucapnya lagi
Semuanya kaget termasuk asya. Benarkah? Tanya asya didalam hati. Lalu ada didepan layar saat garren mengucapkan ijab qobul.
Hati key seperti berhenti bagaimana tidak, garren adalah orang yang sangat ia kagumii dan dicintainya. Lalu ia langsung pergi ke toilet dengan air mata yang hampir jatuh dan tanpa mengucapkan apapun.
"Key mau kemana key?" Tanya Linda
"Aku susul aja" ucap Erina
"Ini hanya mimpi asya kan gus? Tidak nyata kan?" Tanya asya menghadap ke garren
"Tidak, kamu istri sah saya" jawabnya
-----
Gimana di part ini? Seru nggak? Akhirnya terbongkar juga. Bagaimana nih perasaan key?
Jgn lupa vote yaaw nggak bayar kok, comment random aja gapapa biar aku semangat wkwk
Terimakasih semuanyaað
Comments(0)
Join the discussion — sign in to leave a comment
Sign In to CommentNo comments yet. Be the first to share your thoughts!