Chapter 18 of 38

16

JALUR LANGIT SANG GUS |end|951 words~5 min read

"sesungguhnya pertolongan akan datang jika kita mau bersabar."

Garrensya Azkara Al-Ghifari

-----

Asya dan garren sedang bercerita dikamar. Mereka duduk diranjang. Setelah isya mereka mengambilkan waktu berdua dikamar.

Sejak hamil mood asya berubah-rubah membuat Garren binggung. Beruntung garren sangat sabar menghadapi asya. Asya menceritakan saat ia masih di smp dan sma.

"Mas tau nggak?" Tanyanya

"Kamu belum kasih tau sayang" jawabnya

"Duluu asya punya cita-cita yaitu jadi chef. Asya pengen masuk SMK ambil jurusan tata boga tapi ayah bunda nggak setuju. Dulu sebelum SMA asya tuh nurut loh mas, SMA asya nggak niat sekolah dan menjadi banyak ulah karena nggak minat di jurusan ipa apalagi ada matematika." Ucapnya

"Asya pengen kuliah masuk jurusan tata boga tapii apa bisa?" Tanyanya

"Bisaa sayang, kalo memang di takdirkan masuk pasti bisaa" ucap garren memberi support asya.

"Iy-huek huek" ucapnya terjeda karena asya merasakan muall lalu ia berlari ke kamar mandi dan memuntahkannya tetapi hanya cairan bening yang ia muntahkan.

"Kedokter aja yuk sayang" bujuk garren tetapi asya hanya menjawab dengan gelengan.

Garren memapah Asya hingga ranjang. Dan asya teringat ia belum meminum vitaminnya. "Mas ambilin vitaminku dilaci" ucapnya lalu garren membambilkanya dan mengambil air putih yang berada dinaskah.

"Sayang ke-" ucapan garren dipotong oleh asya.

"Gak usah bujuk asyaa lagii untuk kedokter! Kamu tidur diluar aku nggak mau tidur sama kamu ngeselin soalnya" ucapnya membuat garren kaget. Setelah asya dinyatakan hamil, mood asya berubah-rubah tetapi asya beruntung mendapatkan garren yang sabarnya seluass samudra.

"Ta-" ucapnya dipotong lagi oleh asya

"Kamu yang tidur diluar atau aku yang tidur diluar?" Ucap asya. Garren mengehelang nafas panjang. Apakah kesalahannya sefataal itu? Pikirnya.

Garren melangkahkan kakinya keluar menuju kamar tamu yang berada di samping kamarnya. Sementara asya ia tidak bisa tidur lalu ia membuka YouTube untuk melihat cocomelon.

---

Waktu sudah menunjukkan pukul 2 garren terbangun. Ia berniat membangunkan asya untuk tahajud. Saat garren ingin membuka pintu ternyata bisa. Asya ternyata lupa menguncinya.

Iya melirik ke ranjang, masih ada asya yang tertidur tanpa selimut dan ada handphone disamping nya. Iya membangunkan asya tetapi tidak ada jawaban.

Garren bergegas mandi dan tahajud karena ia ingin kepesantren teman Abi ia akan berangkat lebih awal. Setelah selesai sholat subuh garren harus berangkat karena jaraknya menempuh waktu 2 jam.

Setelah sholat garren menyiapkan tulisan agar asya tidak marah. Ia letakkan diatas naskah. Garren turun ada abi dan uma yang bercerita ringan.

"Udah siap to Lee" Ucap Abi dianggukinya.

"Uma titip asya yaa, tadi garren udah kasih surat dinaskah soalnya asya kecapean, garren nggak tega banguninnya. Garren berangkat duluu" ucapnya lalu menyalami orang tuanya

"Iya lee, hati-hati ya" jawab uma lalu diangguki nya

"Assalamu'alaikum"

"Walaikumsalam"

---

Asya terbangun ia teringat jika melewatkan sholat tahajud. Lalu ia mengambil wudhu untuk sholat subuh.

"Mas garren nggak bangun in aku?" Batinnya

Ia ingin membuka pintu untuk mencari garren. Tetapi ia melihat ada surat di atas meja. Ia membukanya.

Assalamu'alaikum istri cantiknya garren.

Baru bangun yaa? Maafin mas ya, mas udah berangkat sayangg. Karena mau kepondok pesantren teman Abi. Sayangnya garren nggak bole telat makan yaa! Kalo sakit lagi ngejak uma periksa aja. Doain suamimu yaa sayang. Insyaallah nanti malam mas pulang. Tunggu yaa! Mas berangkat duluu Assalamu'alaikum sayangku cintaku❤️❤️

Asya rasanya ingin menangis. Ia ingin ditemani garren hari inii. "Hiks mas jahat" ucapnya lalu melirik tanggalan.

"Hari ulang tahun nya mas garren!" Ucapnya lalu menghapus jejak air matanya. Ia turunn untuk membuatkan cake. Didapur ada Uma yang sedang memasak.

"Assalamu'alaikum umaa, maaf tadi asya kesiangan" ucapnya

"Walaikumsalam nduk, nggak ppa asya juga kelihatannya pucet" jawab uma

"Enggak kok asya nggak ppa Uma" jawanya lalu diangguki umaa.

"Hari ini hari ulang tahun maa garren ya Uma?" Tanyanya

"Iya sayang ini uma mau masak kesukaan garren" jawabnya lalu mengambil sayur didalam kulkas.

"Yaa udah Uma. Asya mau bikin kue buat mas garren. Kemarin udah beli sama bunda bahan-bahannya" ucapnya memberitahu

"Owalah gitu nanti uma bantu ya! Miksernyaa ada dilemari atas ya sya" ucap uma lalu diangguki asya.

Asya didapur sudah ada 2jam untuk membuatkan cake sepesial untuk suaminya. Dan ia sengaja menulis tulisan diatasnya Happy birthday calon abba asya senyum melihat itu.

Anggep aja tulisannya Happy birthday calon abba yaww.

---

Siang sudah berubah malam asya menunggu garren di kamar. Kamar sudah asya hias secantik mungkin. Ia sengaja tidak membalas chat garren.

Mas garren🤍

Sayang sudah makan?

14.09

Mas garren🤍

Masih sering mual nggak

14.10

Mas garren🤍

Sholat sayangg

15.34

Mas garren 🤍

Aku udah otw pulang sayang

17.27

Asya mendapatkan chat dari Uma.

Umaa💗

assalamu'alaikum, Garren menuju ke kamar sya.

07.50

Anda

wassalamu'alaikum Uma, makasih infonya

07.50

Ceklek

Garren menghidupkan lampu. Dan asya langsung keluar membawa kue yang sudah ia buat.

"Selamat hari lahir mas Garrensya Azkara Al-Ghifari. Happy birthday to you my husband " ucapnya dengan senyum manis.

"Masyaallah sayang terimakasih, ini semua kamu yang buat sendiri?" Tanyanya lalu diangguki asya.

Garren mengode asya untuk masuk pelukannya. "Makasih sayang makasih banget yaa" ucapnya

"Sama-sama mas" jawabnya

"Asya masih punya kado buat mas." Ucapnya

"Apa sayang?" Tanyanya

"Bentar pegang dulu kuenya" ucapnya lalu berlari mengambil kotak diatas naskah.

Asya memberikan kotak kecil itu kegarren. "Duduk duluu ish" ucapnya lalu mereka duduk disamping ranjang. Garren membukanya dann isinyaa adalah

"Masyaallah beneran ini humairaa?" Tanyanya lalu diangguki asya. Garren langsung memeluk asya lalu sedikit direnggangkan.

"Terimakasih yaallah sudah menitipkan janin di rahim istri hamba" ucapnya dengan tangis haru dan tangan yang mengusap-usap perut asya.

"Makasih ya sayang, dijaga yaa. Nggak boleh cape-cape!" Ucap garren overprotektif

"Iya mas" jawabnya

"Berapa Minggu sayang?" Tanyanya

" 1 Minggu mas" jawab asya lalu garren mengangguk.

"Yuk makan kue buatan dede sama nda yuu" ucap asya lalu memotong kue dan disiapkan ke garren.

-----

Segini duluu yaww maapin blm bisa panjang"

Klo typo tandain yaw

Jangan lupa vote and comment bestiee

Terimakasih semuanya 💐

Contents
Contents

Comments(0)

Join the discussion — sign in to leave a comment

Sign In to Comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!