Bab 2236 Saat mengantuk, ada yang mengirimkan bantal Apalagi Ketua Sekte Bara Langit, orang-orang seperti mereka mengandalkan teknik kultivasi jahat, pasti kekuatannya akan meningkat dengan sangat cepat!
Dan saat ini, ekspresi Pelindung Agung penuh dengan rasa puas, merasakan kekuatan di tubuhnya terus bertambah, tiba-tiba tubuhnya sedikit bergetar dan senyuman di wajahnya langsung membeku!
Lalu wajah Pelindung Agung tampak kebingungan, dia menatap Dave yang terbungkus oleh tentakel dengan penuh ketidakpercayaan, tatapan matanya dipenuhi dengan kengerian!
âBagaimanaâ¦.bagaimana ini bisa terjadi?â
Terlihat tubuh Pelindung Agung mulai bergetar dan kekuatan di dalam tubuhnya terkuras dengan cepat!
Pelindung Agung segera mengendalikan tentakel-tentakel itu dan mencoba melepaskannya dari tubuh Dave, namun dia menyadari kalau tentakel-tentakel itu tidak lagi mendengarkan perintahnya!
âAhâ¦â
Terlihat telapak tangan Pelindung Agung mulai mengeluarkan api dan kemudian dia melemparkan api itu ke arah tentakel-tentakel!
Bamâ¦
Nyala api seketika meledak menjadi kobaran api dan tentakel-tentakel itu seketika meledak seperti kembang api dan hancur berkeping-keping!
Dan saat tentakel-tentakel itu meledak, sosok Dave melesat dan kemudian melayangkan tinjunya dengan keras ke tubuh Pelindung Agung!
Terlihat tubuh Pelindung Agung langsung terlempar dan menghantam tanah dengan keras, sekujur tubuhnya dihantam masuk ke dalam tanah hingga kedalaman beberapa meter!
âDave?â
Kedi dan Tobi menatap Dave dengan tidak percaya, tatapan mereka dipenuhi dengan keterkejutan!
âTuan Daveâ¦â Nana melihat Dave yang baik-baik saja seketika berteriak kegirangan!
Pada saat ini, Dave tampak bersemangat, dia berdiri dengan bangga dan tidak terlihat seperti orang yang kekuatannya telah diserap.
Pelindung Agung merangkak keluar dari dalam lubang dan menatap Dave dengan tidak âBagaimanaâ¦bagaimana kamu bisa menyerap kekuatan melaluj Tangan Neraka?â
percaya.
Pelindung Agung tidak mengerti, bagaimana Dave bisa mempelajari teknik khusus milik Sekte Bara Langit mereka?
âItu bukan apa-apa, hal-hal yang saya kuasai, masih belum pernah kamu lihat sebelumnya!â
âNamun saya benar-benar berterima kasih kepadamu karena sudah mengantarkan kekuatan padaku, kalau tidak, pertarungan barusan sudah banyak menguras tenagaku.â
âIni benar-benar sedang mengantuk dan ada yang mengirimkan bantal!â
Dave menatap Pelindung Agung dengan ekspresi mencibir.
Kaut wajah Pelindung Agung tampak sangat jelek saat ini, dia awalnya berniat menyerap kekuatan Dave, tapi tidak disangka malah kekuatannya yang diserap oleh Dave, untuk saja dia bereaksi dengan cepat, kalau tidak sepertinya sekarang dia sudah menjadi mayat kering!
âDave, jangan terlalu berpuas hati, walau Tangan Neraka tidak bisa menghadapimu, tapi saya masih punya cara lainâ¦â
Pelindung Agung sangat kesal saat melihat sikap Dave dan hampir muntah darah, dia menatap Dave dengan lekat!
âKamu punya cara lain, lantas saya tidak punya?â
Setelah berkata, tatapan mata Dave bersinar dengan hawa dingin dan tangan kanannya diulurkan, Pedang Naga seketika muncul di tangannya!
Saat ini, energi pedang dari Pedang Naga melesat ke langit, diikuti dengan peningkatan ranah Dave ke Maha Dewa, kekuatan Pedang Naga juga bertambah cukup banyak!
Setelah Dave meraung marah, cahaya di Pedang Naga menyambar dan energi pedang melesat.
Energi pedang yang menakutkan langsung menuju ke arah Pelindung Agung sementara Pelindung Agung terus bergerak mundur dan tidak berhenti menangkis!
Energi pedang yang tidak berujung menebas dengan ganas, ini membuat sosok Pelindung Agung seketika hilang dalam asap dan debu!
Setelah asap dan debu menyebar, Pelindung Agung perlahan-lahan berdiri, namun saat ini tubuhnya dipenuhi dengan luka-luka, satu tangannya tidak berhenti gemetar dan hanya sedikit dari kulit dan dagingnya yang masih melekat!
Kedi dan Tobi tampak sangat terkejut, mereka menatap Pelindung Agung dengan tidak percaya!
Perlu diingat saat ini mereka hanya bisa mengandalkan Pelindung Agung untuk menghadapi Dave, tapi saat ini Pelindung Agung saja sudah terluka seperti ini, satu tangannya sudah hampir putus, kalau begitu bukankah mereka sudah pasti akan mati?
âMaha Dewa tingkat delapan, memang luar biasa, ternyata masih belum mati terpenggalâ¦â
Dave memegang Pedang Naga dan berkata dengan ringan.
Pelindung Agung melihat tangannya sendiri yang sudah hampir patah dan menggertakkan giginya :
âKamu seorang Maha Dewa yang baru saja menerobos juga berani melukaiku, saya akan mencabik-
cabik mayatmuâ¦
Comments(0)
Join the discussion — sign in to leave a comment
Sign In to CommentNo comments yet. Be the first to share your thoughts!