Bab 761 Masa lalu Anton seketika tercengang, sedangkan saat ini, ibu Surya sudah sangat pucat.
Anton memutar kepalanya perlahan dan berkata sambil menatap istrinya: âErni, katakan padaku, apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang sebenarnya terjadi?â
Anton tidak berani mempercayai dan tidak bisa percaya, bagaimana mungkin Surya bukan putranya sendiri?
Dia dan istrinya saling mencintai dan tidak pernah bertengkar, bahkan saat istrinya kehilangan kakinya dalam kecelakaan mobil, dia tidak pernah berpikir untuk meninggalkannya, dia tidak berani percaya ketulusan hatinya akan ditukar dengan pengkhianatan istrinya.
âHuhuhuâ¦â istri Anton menangis terseduâsedu.
âKatakan padaku, katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?â sepasang mata Anton memerah, seperti seekor binatang buas, dia mengguncang bahu istrinya dengan putus asa.
Biasanya, dia tidak akan pernah memperlakukan istrinya seperti ini, tapi saat ini dia tidak bisa mengendalikan dirinya.
Istri Anton menangis lalu perlahan membuka mulutnya: âApa yang dia katakan benar, dia memang bukan putra kandungmu, saya bersalah padamu, bersalah pada Keluarga Ewaâ¦â
Mendengar konfirmasi dari mulut istrinya sendiri, Anton tidak tahan lagi dan langsung terduduk di lantai.
Dirinya menjadi terbodoh dan tatapan matanya penuh ketidak percayaan: âMengapa? Sebenarnya mengapa, saya begitu baik padamu, mengapa?â
Anton tidak mengerti, dia sudah memberikan seluruh cintanya pada istrinya, kenapa istrinya mengkhianati dirinya.
Melihat suaminya seperti itu, istri Anton menangis lebih sedih lagi: âMaaf, saya tidak mengkhianatimu, sahabatmu Tom, hari itu kalian minum terlalu banyak di rumah, dan dia mengambil kesempatan itu untuk melecehkanku, saya melawan dan berteriak, tapi kamu sudah sangat mabuk dan tak sadarkan diri, akhirnya dia berhasil, saya takut kehilanganmu jadi saya tidak berani memberitahumu, akhirnya saya menyadari saya hamil, dan saya ingin menggugurkan anak itu, tapi kalian menyadari kehamilanku, seluruh keluarga merawatku dengan seksama, dan membuatku tidak punya kesempatan untuk menghancurkan benih liar ini!â
âMaaf, saya salah, saya salah, saya seharusnya memberitahumu saat itu, maka tidak akan terjadi begitu banyak hal seperti sekarang, saya benarâbenar bersalahâ¦â
Istri Anton berusaha matiâmatian untuk minta maaf dan mengakui kesalahannya.
Anton terbengong, dia seperti boneka kayu yang duduk di lantai dan tidak bergerak, dia akhirnya mengerti mengapa istrinya terus menghalangi dia menyerahkan harta Keluarga Ewa kepada Surya, ternyata dia tahu kalau Surya bukan darah daging Keluarga Ewa.
âUghâ¦â Tibaâtiba sepasang mata Anton melebar dan dia pingsan.
âSuamikuâ¦â Istri Anton yang melihat itu berteriak histeris dan akhirnya dia sendiri juga pingsan.
Lucas yang melihat itu bergegas memeriksa dan menemukan bahwa keduanya hanya kehabisan nafas dan tidak ada yang serius, lalu merasa lega.
Sedangkan Dave yang mendengar masalah keluarga Keluarga Ewa, juga merasa sangat sedih, keluarga yang bahagia dan penuh kasih sayang mungkin akan mulai hancur saat ini.
Melihat kedua orang tuanya pingsan, Surya bukannya merasa gelisah, malah tertawa ada di keras dan berkata: âMatilah, matilah kalian semua, dengan begitu semua yang Keluarga Ewa akan menjadi milikkuâ¦â
Surya menggila dan berkata pada Canon: âCanon, bunuh semua orang yang ada di sini, asalkan saya mendapatkan warisan Keluarga Ewa, saya pasti akan memenuhi semua yang saya janjikan padamu, Keluarga Ewa memiliki banyak benda pusaka yang digali dari kuburan kuno, kamu bisa mengambil apa saja yang kamu sukaâ¦â
Mata Surya penuh dengan niat membunuh, dia ingin membunuh semua orang yang ada disini, dengan begitu tidak ada orang yang mengetahui identitas aslinya dan tidak ada yang bisa menghentikan dia mewarisi warisan Keluarga Ewa.
âTidak masalahâ¦â
Canon menunjukkan senyuman kejam di wajahnya lalu dengan lambaian tangannya, pintu utama villa tertutup dengan rapat.
Melihat Canon bersikap seperti itu, Dave tersenyum ringan: âKamu yakin kamu bisa membunuh kami?â
Bab 762 Saya adalah tuannya âHaha, membunuh kalian sama mudahnya dengan membunuh semut, jangan mengira karena kamu bisa membunuh Leo, dan mengerti sedikit Taoisme jadi kamu mengira dirimu jenius dan memiliki kemampuan untuk melawanku, di mataku, kamu dan yang lainnya adalah semutâ¦â
Canon tertawa terbahakâbahak, lalu sepasang tangannya terus dijentikkan dan serangkaian segel sihir meledak di udara, seluruh ruangan utama dipenuhi dengan kekuatan sihir yang tidak terlihat dan Roh Yin ganas juga menunjukkan wajah mereka.
Segera, seluruh ruangan utama dipenuhi dengan lingkaran sihir yang terlihat dengan mata telanjang, dan rantaiârantai sihir yang menyegel jalan keluar.
âIni adalah Formasi Perangkap Naga dari Yayasan Hanura, orang yang terjebak dalam formasi sihir ini tidak akan pernah bisa melarikan diri, kalian bersiaplah untuk matiâ¦â
Canon berteriak keras, lalu rantaiârantai itu terlihat terbakar oleh api berkobar, dan seluruh ruangan menjadi sangat panas dalam sekejap.
Sebuah kekuatan yang tidak terlihat menyelimuti semua orang, roh jahat yang tidak terhitung jumlahnya berkumpul dan roh jahat ini tidak berhenti memperkuat Roh Yin tersebut.
âMemelihara Roh Yin di Tanah Tujuh Roh Jahat, memang sangat hebatâ¦â
Dave menatap Roh Yin yang ganas itu dan menghela nafasnya.
âTuan Dave, kami akan memperlambatnya, kamu pikirkan cara untuk kaburâ¦â
Yansen dan Vata menghunuskan senjata mereka dan berdiri di depan Dave dengan wajah penuh tekad.
Helen bersembunyi di belakang tubuh Dave, melihat Canon yang menggila, tibaâtiba dia melambaikan tangannya dan serangga beracun seukuran ibu jari menuju ke arah Canon.
Serangga beracun ini sangat beracun, selama tersentuh olehnya maka akan mati keracunan, Helen sudah berada di Desa Ikigaru selama dua puluh tahun, dia sangat mahir mengendalikan serangga beracun seperti ini.
Ng ng ngâ¦
Puluhan serangga beracun mengarah ke arah Canon, asalkan seekor dari mereka bisa mendarat di tubuh Canon maka akan dianggap sukses.
âHm, hanya serangga beracun juga ingin menyakitiku?â
Canon mendengus dingin, melambaikan tangannya dengan santai lalu tibaâtiba sebuah jaring besar muncul di depan tubuh Canon, dan menghentikan serangga beracun yang mendekat itu.
Segera, api langsung menyala di jaring besar itu dan serangga beracun itu terbakar sampai mati setelah tersentuh oleh api, dan jatuh ke lantai.
Setelah membunuh serangga beracun itu, jaring besar di depan tubuh Canon juga menghilang.
âDalam Formasi Perangkap Naga, saya adalah tuannya, kalian tidak perlu menyia- nyiakan energi kalianâ¦â
Canon menatap mayat serangga beracun di seluruh lantai dan berkata dengan ekspresi bangga.
Helen melihat serangga beracun yang mati dan merasa sangat menyayangkannya, semua itu dibudidayakan olehnya dengan hatiâhati, sekarang semuanya sudah mati, dan Helen juga sudah meninggalkan Desa Ikigaru, sepertinya kedepannya dia tidak akan menemukan serangga beracun seperti itu lagi.
Yansen dan Vata saling menatap dan keduanya tibaâtiba menyerang Canon.
Yansen memegang pedang taring harimau, sedangkan Vata memegang pedang pendek, keduanya sudah memiliki kekuatan Grand Master, mereka sangat cepat dan mencoba mengalahkan Canon secara mengejutkan.
âHanya Grand Master, berani bertindak lancang di hadapankuâ¦â
Canon mendengus dingin, melambaikan tangannya dan roh jahat yang tidak terhitung jumlahnya langsung mengembun menjadi seutas tali lalu mengarah ke arah Yansen dan Vata.
âPengikat Nagaâ¦â
Melihat seutas tali itu seperti ular besar yang menjerat Yansen dan Vata, kedua orang itu dikendalikan dalam sekejap, dan senjata di tangan mereka jatuh ke lantai.
Tali itu semakin lama semakin dekat, Yansen dan Vata hanya merasakan kesulitan dan wajah mereka menjadi sangat pucat.
Dave yang melihat ini segera mengubah jarinya menjadi pisau, dan seberkas cahaya keluar dari jari Dave lalu memotong tali yang menjerat tubuh Yansen dan Vata, dan keduanya baru terlepas.
âMundurâ¦â
Setelah menyelamatkan Yansen dan Vata, Dave melontarkan satu kalimat dengan ringan.
Yansen dan Vata tahu kalau mereka sama sekali bukan lawan Canon, mereka bahkan tidak bisa menyentuhnya jadi mereka hanya bisa mematuhi perkataan Dave dan mundur ke belakang Dave.
âKamu memang punya sedikit bakat, bahkan bisa memotong tali Pengikat Nagakuâ¦â
Canon menyipitkan sepasang matanya, lalu dia kembali membuat beberapa gerakan mantra sihir lagi, untuk berkomunikasi dengan kekuatan langit dan bumi, dan membuat roh jahat yang tidak terhitung jumlahnya terus berkumpul, ini adalah Tanah Tujuh Roh Jahat, jadi roh jahat yang ada disini tidak ada habisnyaâ¦
Bab 763 Kamu adalah kultivator jahat Aura pembunuh yang tidak terhitung jumlahnya akhirnya memadat menjadi rantai sihir, rantai sihir ini sekeras baja, tidak terlihat dan tidak berwarna, tidak ada cara untuk menghancurkannya.
Kali ini, Canon memanggil belasan Pengikat Naga yang mengikat anggota tubuh Dave dengan erat, membuat Dave tidak bisa bergerak.
Sedangkan para Roh Yin itu menuju ke arah Dave satu per satu di bawah perintah Canon.
Belasan Roh Yin terbang ke arah Dave dengan taring dan cakar mereka, taring tajam. mereka yang terbuka sangat mengerikan.
Dave yang diikat oleh Pengikat Naga menatap Roh Yin yang terbang dan berputar dua kali tapi dia tidak bisa melepaskan diri dari jeratan tali pengikat itu.
Melihat Roh Yin semakin dekat, raut wajah Canon dipenuhi dengan kepuasan.
Namun dia tidak menyadari, Roh Yin yang sedang menuju ke arah Dave, sedangkan Dave yang terjerat dan tidak bisa bergerak tidak menunjukkan kepanikan di wajahnya, sebaliknya dia malah sedang menyeringai.
Roh Yin itu membuat teriakan yang menusuk telinga dan menakutkan, lalu langsung menembus tubuh Dave, saat Roh Yin ini menyentuh tubuh Dave, tubuh Dave akan memancarkan cahaya keemasan dan kemudian Roh Yin itu menghilang.
Segera, belasan Roh Yin itu menghilang, sedangkan Dave yang terjerat oleh Pengikat Naga masih berdiri di sana tanpa ada sedikit luka pun.
Saat ini, Roh Yin itu sudah masuk ke dalam tubuh Dave, Seni Konsentrasi Hati yang berputar dengan cepat tidak berhenti menyedot Roh Yin itu ke dalam Dantian, Roh Yin itu berteriak dan ingin melepaskan diri dari tubuh Dave tapi mereka tidak bisa kabur lagi.
Seni Konsentrasi Hati memurnikan Roh Yin itu menjadi kekuatan spiritual dan menyimpannya di dalam Dantian.
âApa yang terjadi?â
Jantung Canon sedikit bergetar.
Dia menyadari kalau tubuh Dave memancarkan cahaya keemasan barusan, dan didalamnya terkandung banyak energi sihir, seolahâolah ada lingkaran sihir yang besar di dalam tubuh Dave.
âLantas anak ini juga seorang Master Tao?â
Canon sedikit tidak percaya, kalau Dave juga merupakan Master Tao, maka betapa mengerikannya itu, karena usia Dave tidak jauh berbeda dengan dirinya.
Perlu diingat, latihan Taoisme jauh lebih sulit dibandingkan dengan latihan seni bela diri, selain kerja keras, yang paling penting dalam latihan Taoisme adalah memiliki bakat, mampu memahami misteri langit dan bumi adalah esensi dari Taoisme.
Jelas saat ini kekuatan Dave adalah Grand Master dalam dunia seni bela diri, tidak mudah untuk mencapai kekuatan Grand Master di usia semuda ini, kalau Dave juga merupakan Master Taoisme, maka itu sangat mengerikan.
Kombinasi ganda Taoisme dan seni bela diri, ini benarâbenar satu di antara puluhan ribu, seorang jenius di antara para jenius.
Saat ini, raut wajah Canon menjadi semakin jelek, hanya saja dia tidak mundur, melainkan menggumamkan sesuatu, dan belasan Pengikat Naga mulai menyusut dengan cepat.
Belasan Pengikat Naga ini dipenuhi dengan aura pembunuh yang menjerat Dave, Canon terus mendesak ilmu sihirnya, dan aliran roh jahat muncul dari tanah, roh jahat ini tidak berhenti berkumpul dan membuat Pengikat Naga semakin lama semakin tebal.
Melihat Dave yang tidak bisa bergerak saat ini, Canon menunjukkan senyuman percaya diri di wajahnya.
Namun segera, senyuman percaya diri itu membeku di wajah Canon, dan kemudian menatap Dave dengan mata membelalak.
Hanya terlihat tubuh Dave mulai memancarkan cahaya keemasan lagi, kemudian Pengikat Naga yang terbentuk dari roh jahat seketika berubah menjadi asap dalam sekejap di bawah cahaya keemasan, dan langsung tersedot ke dalam tubuh Dave.
Rohâroh jahat ini merupakan sumber kultivasi yang baik untuk Dave, meskipun sekarang dengan kekuatan yang Dave miliki, menyerap roh jahat ini hanya seperti setetes air, dan tidak terlalu membantu kultivasinya, tapi lebih baik dari tidak ada sama sekali, Dave tidak akan melepaskan kesempatan ini.
âKultivator jahat, kamu adalah kultivator jahatâ¦â
Canon seketika memahami kalau Roh Yin itu tidak bisa melukai Dave, dan Pengikat Naga yang terbuat dari roh jahat sebenarnya tersedot ke dalam tubuh Dave, hanya kultivator jahat yang bisa menyerap hawa Yin, dan roh jahat untuk berkultivasi.
Bab 764 Membasmi kekuatan jahat âApakah kamu berasal dari Sekte Penyihir Darah, atau orang dari Sekte Hitam Putih?â
Canon menatap Dave dengan hatiâhati dan bertanya.
Kalau Dave adalah anggota dari dua sekte itu maka Canon tidak akan berani membunuhnya dengan sesuka hati, karena kedua sekte itu sangat kejam, kalau sampai terjerat dendam dengan dua sekte itu, maka mati pun tidak akan tenang, setelah Master mengetahui hal ini, dia pasti akan memakinya sampai mati.
Saat ini Canon adalah orang terkenal di Yayasan Hanura, jadi dia harus berhatiâhati agar tidak menunda masa depannya yang cerah.
âSaya bukan dari Sekte Penyihir Darah, juga Sekte Hitam Putih, kalau kamu takut maka berlututlah dengan patuh, mungkin saya akan melepaskanmuâ¦â
Dave tersenyum tipis.
âHm, arogan, walau kamu adalah seorang kultivator jahat lalu kenapa, Yayasan Hanura kami adalah sekte yang benar dan adil, kami berspesialisasi dalam menangani para kultivator jahat seperti kalianâ¦â
Canon mendengus dingin lalu menarik kembali Formasi Perangkap Naga nya dan mencabut pedang dari tubuhnya, sebuah pedang sederhana dan gelap terlihat, entah terbuat dari bahan apa, hanya saja pada tubuh pedang itu ada beberapa mantra yang digambar dengan Kuas Sinabar merah.
âPedangku ini adalah Pedang Pembasmi, yang dirancang khusus untuk menghadapi kultivator jahat seperti kalianâ¦â
Sambil berkata, Canon memegang pedang di depan dadanya dan memusatkan kekuatan sihirnya, lalu mengayunkannyaâ¦
âSrekâ¦â
Udara seolah terbelah dalam sekejap, ada suara angin yang berderu, aura pedang yang tajam ditembakkan dan mantra pada pedang itu tampak hidup saat ini, mereka satu per satu meninggalkan tpedang dan bercampur dengan aura.pedang lalu mengarah ke arah Dave.
Semua yang dilewati oleh aura pedang itu terbelah dua, bahkan lantai marmer yang keras, saat ini juga menunjukkan retakan yang dalam.
Krekâ¦
Aura pedang itu langsung menebas tubuh Dave, setelah terdengar suara nyaring, tubuh Dave masih utuh tapi ada bekas sayatan pada pakaiannya.
Melihat aura pedang itu tidak melukai Dave, mantra yang bercampur dengan aura pedang berputar di sekitar tubuh Dave, dan mantra itu tidak berhenti memancarkan cahaya merah.
âAliran misterius langit dan bumi. Akar mula puluh ribuan energi. Meredam puluh ribuan bencana. Luar dan dalam tiga dunia. Hanya pada satu agung. Diatas ada sinar emas. Memantul pada tubuhku. Yang memandang tidak melihat, yang mendengar tidak mendengar. Membungkus langit dan bumi.
Mengasuh kehidupanâ¦â
Canon tidak berhenti melantunkan mantra, urat di dahinya menonjol dan keringat mulai bercucuran.
Aura pedang tadi gagal melukai Dave, jadi sekarang dia hanya bisa mengandalkan mantra itu.
Saat Canon melafalkan lebih cepat dan lebih cepat lagi, mantra itu berputar lebih cepat lagi di sekitar Dave, dan cahaya merah menyala dengan semakin terang.
âBasmi kejahatanâ¦â
Canon berteriak keras, dan mantraâmantra itu seketika menempel di tubuh Dave.
Seluruh tubuh Dave terbungkus oleh cahaya merah, dan mantra itu menempel pada. tubuh Dave seperti sebuah stempel merek.
Canon melihat Dave dan menyadari walau mantraâmantra itu melekat pada tubuh Dave, mereka tampak tidak berpengaruh, Dave juga tidak bereaksi, ini tidak seharusnya terjadi?
Canon mengernyitkan keningnya, dan kembali melafalkan mantra itu lagi dengan cepat.
Melihat wajah Canon yang berkeringat, Dave mendengus dingin.
âDasar bodohâ¦â
Tubuh Dave sedikit bergetar, lalu mantra yang ada di tubuhnya seketika menyebar ke sekeliling, angin kencang yang tidak terhitung jumlahnya juga menyebar, dan retakan muncul di lantai yang ada di sekitar.
Pupil mata Canon menyusut, dia melambaikan Pedang Pembasmi yang ada di tangannya, lalu mantra yang tersebar itu seketika kembali ke Pedang Pembasmi, namun wanra mantra itu tampak jelas menjadi jauh lebih redup.
Canon menatap Dave dengan tidak percaya, Dave baru saja menahan aura pedangnya, dan sekarang dia melepaskan diri dengan mudah dari mantranya, bukankah ini terlalu hebat?
Pedang Pembasmi ini adalah benda pusaka milik Yayasan Hanura, Master Narsi mewariskan Pedang Pembasmi ini kepada Canon karena dia sangat berbakat, dia juga mewariskan Formasi Perangkap Naga pada Canon, meskipun Canon belum mencapai keberhasilan besar, tapi kultivator jahat biasanya akan melarikan diri saat bertemu dengannya, dia belum pernah bertemu dengan kultivator jahat yang tidak takut pada Pedang Pembasmi di tangannya.
Bab 765 Api Roh âSiapa kamu sebenarnya? Kenapa kamu tidak takut dengan Pedang Pembasmi ku?â
Canon benarâbenar tidak mengerti, sebenarnya Dave itu kultivator jahat atau bukan, kenapa dia tidak takut dengan Pedang Pembasminya?
âKenapa saya harus takut?â Dave bertanya dengan enteng.
Canon menatap erat pada Dave, mulutnya terkatup rapat seolah dia sedang membuat keputusan.
Tibaâtiba, Canon menebas beberapa aura pedang dengan cepat, lalu memegang bilah. pedang itu dengan tangannya, setelah berteriak ringan dia mengerahkan tenaganya secara tibaâtiba, dan bilah pedang itu menyayat telapak tangan Canon secara langsung.
âAtas nama darah, basmi kejahatan hindari bencana, terbakarlahâ¦â
Canon melantunkan mantra, kemudian nyala api muncul di Pedang Pembasmi, nyala api itu terlihat sangat aneh, meskipun berwarna hijau zamrud seperti Api Roh, dengan bantuan darah Canon, api itu berkobar sangat kuat, dan ada bau darah yang tidak sedap terus keluar dari Pedang Pembasmi.
âSrettâ¦â
Canon kembali mengayunkan Pedang Pembasmi di tangannya ke arah Dave lagi, dalam sekejap, tiga aura pedang dengan api hijau yang menyala menebas ke arah Dave dalam posisi melingkar.
âDave, hatiâhati, ini adalah Api Roh, jika mengenai tubuhmu maka itu akan membakarmu hidupâhidup, tidak ada cara untuk menyelamatkannyaâ¦â
Helen yang melihat itu segera memperingatkan Dave.
Dave sudah melihat kejanggalan dari kobaran api ini sejak tadi, tidak disangka Canon akan menggunakan Api Roh, perlu diingat nyala api seperti ini sangat berbahaya, jika tidak hatiâhati, malah akan diserang balik.
Tidak disangka, melihat Dave sulit dihadapi, Canon memilih menggunakan cara yang begitu sadis.
âKalian semua mundurâ¦â
Dave memperingatkan, lalu tatapan matanya menjadi dingin, tangannya terangkat ke udara lalu sebuah pedang yang mengeluarkan hawa dingin muncul di tangannya.
Saat pedang itu muncul di tangan Dave, semua orang tampak membeku, terutama Canon yang terkejut saat melihat pedang itu muncul begitu saja di tangan Dave.
âLihat mana yang lebih hebat, Pedang Naga ku atau Pedang Pembasmi muâ¦â
Setelah Dave selesai bicara, nyala api terlihat muncul di tubuh Pedang Naga, hanya saja nyala api itu berwarna merah.
Nyala api di Pedang Naga memancarkan suhu yang sebanding dengan matahari, dan dalam sekejap Api Roh itu menjadi tidak sebanding.
âApi Samadhi, Nyala Api Samadhiâ¦â Canon membelalak, dan tidak berhenti berteriak: âTernyata kamu bisa mengeluarkan Nyala Api Samadhi, lantas kamu adalah Master Taoisme?â
Hanya Master Taoisme yang bisa mengeluarkan Nyala Api Samadhi, sedangkan para Alkemis, hanya bisa membuat ramuan tingkat tinggi setelah mahir dalam Taoisme dan mampu mengeluarkan Nyala Api Samadhi.
Sekarang Dave bisa mengeluarkan Nyala Api Samadhi yang jauh berkaliâkali l*pat lebih kuat dibandingkan dengan Api Roh.
âSretâ¦â
Dave melambai dengan ringan, nyala api pada Pedang Naga seketika berubah menjadi naga api yang menghantam dengan keras dan langsung bertabrakan dengan tiga aura pedang yang diayunkan oleh Canon.
Bam bam bamâ¦
Setelah beberapa suara ledakan yang keras, tiga aura pedang Canon seketika lebur, sedangkan Api Roh yang membakar aura pedang itu langsung berbalik dan mengarah ke arah Canon.
Pupil mata Canon seketika melebar, sepasang tangannya melambai dengan putus asa, sebuah pelindung muncul di hadapannya dan menyelimuti Canon agar terhindar dari serangan Api Roh.
Saat pelindung itu muncul, beberapa kumpulan Api Roh menabrak pelindung dan tidak bisa menembus pelindung itu.
× 5 Tapi saat Nyala Api Samadhi milik Dave menyentuh pelindung, suara retakan terdengar dan retakan muncul secara tidak terduga di pelindung itu.
Jantung Canon serasa tersangkut di tenggorokannya, dia merasa ketakutan dalam hatinya dan keringat dingin mengalir di keningnya, dia benarâbenar tidak menyangka kekuatan Dave akan begitu luar biasa, dan sudah berada di luar imajinasinya.
Bamâ¦
Akhirnya, pelindung itu tidak dapat menahan benturan dan hancur seketika.
Canon segera mengayunkan Pedang Pembasmi di tangannya, dia berusaha menghalangi percikan Api Roh yang mengarah padanya.
Bab 766 Musuhku sangat banyak Meskipun sebagian besar Api Roh berhasil dihadang, tapi sebagian kecil masih berhasil mendarat di tubuh Canon.
Ssh sh shâ¦
Tercium aroma terbakar yang disusul dengan teriakan Canon.
Setelah Api Roh mengenai tangan Canon, api itu seketika membakar ke dalam tubuhnya.
Canon yang melihat itu menggertakkan giginya dan langsung menggunakan ujung Pedang Pembasmi untuk memotong sepotong besar daging di lengannya, bersamaan dengan Api Roh.
Jika dia tidak melakukan ini, maka lengan Canon akan segera ditembus oleh Api Roh dan membentuk lubang yang mengerikan.
Melihat Canon seperti itu, bisa dibilang orang ini cukup kejam, bahkan dia tidak seganâsegan bertindak pada dirinya sendiri.
âKalau masih punya kemampuan, kerahkan saja semuanya, atau kamu tidak akan punya kesempatan sebentar lagiâ¦â
Dave memegang Pedang Naga di tangannya sambil berkata dengan dingin.
Canon mengernyitkan keningnya: âKamu ingin membunuhku?â
âTentu saja, lantas kamu boleh membunuhku, saya tidak boleh membunuhmu?â
Dave merasa apa yang dikatakan oleh Canon sedikit lucu.
âKamu tidak bisa membunuhku, saya adalah anggota Yayasan Hanura, guruku adalah Master Narsi, kalau kamu membunuhku maka guruku pasti akan membalaskan dendamku, walau kamu kabur ke ujung dunia juga tidak ada gunanya.â
Raut wajah Canon menunjukkan kepanikan, sebagai seorang yang jenius, dia tidak ingin mati seperti ini, kemampuan Taoismenya belum mencapai kesuksesan besar, dia masih memiliki masa depan yang cerah.
âSiapapun gurumu, tidak ada urusannya denganku, walau gurumu mau mencariku untuk balas dendam, kamu juga tidak akan bisa menyaksikannyaâ¦â
Dave berkata lalu menusukkan Pedang Naga yang ada di tangannya ke dada Canon.
Canon melihat Dave yang bertekad untuk membunuhnya seketika ketakutan hingga sepasang kakinya lemas, dan langsung berlutut di lantai.
âJanganâ¦jangan bunuh saya, kumohon padamu jangan bunuh sayaâ¦â
Canon sangat ketakutan hingga dia berlutut dan memohon belas kasihan.
Orang jenius dari Yayasan Hanura, saat ini sedang berlutut dan memohon belas kasihan, kalau sampai tersebar sepertinya seluruh Yayasan Hanura akan menjadi bahan tertawaan.
Namun saat ini Canon tidak memperdulikan hal itu lagi, dia hanya ingin bertahan hidup.
Walaupun Canon berlutut dan memohon belas kasihan, Dave sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan karena dia tahu, saat ini jika orang yang gagal adalah dirinya maka tidak akan ada orang yang memberikan kesempatan hidup padanya.
Dave bukan orang yang baik dan beriman, dia hanya mempunyai satu cara dalam menghadapi musuhnya, yaitu membunuh mereka.
Namun saat Dave hendak menggunakan Pedang Naga untuk menusuk dada Canon, tibaâtiba Helen yang ada di samping menghentikan Dave.
âDave, kamu tidak boleh membunuh dia, kamu tidak tahu betapa menakutkannya Yayasan Hanura, apalagi gurunya itu, kalau kamu benarâbenar membunuhnya, Yayasan Hanura akan menggunakan segala cara untuk memburumu, apakah musuhmu saat ini masih terlalu sedikit?â
Helen membujuk Dave.
Dia baru saja membunuh Leo, sekarang Ketua Sekte Nirwana, Hasan sedang mencari Dave kemanaâ
mana, kalau Dave sampai membunuh Canon, dengan kekuatan Dave saat ini, bagaimana dia bisa bertahan dari kejaran dua organisasi seperti Sekte Nirwana dan Yayasan Hanura?
âMusuhku sudah banyak, jadi saya tidak peduli kalau bertambah satu Yayasan Hanura lagiâ¦â
Dave berkata dengan dingin.
Baik Sekte Nirwana, maupun Yayasan Hanura, Dave tidak peduli, seperti kata pepatah, mengambil tindakan sesuai dengan situasi, Dave tahu ada banyak orang yang sedang memperhatikannya saat ini, dia sudah membunuh Wira, meskipun itu adalah pertarungan yang adil di atas arena, tapi dia tahu Keluarga Bastian tidak akan berhenti di sana.
Ada juga Keluarga King yang belum pernah ditemui sudah mengeluarkan perintah pembunuhan sejak awal, saat ini Dave sedang menghadapi bahaya, namun orang- orang dari Keluarga King hanya tahu kalau Tuan Muda Keluarga King masih hidup, mereka tidak tahu siapa orangnya, oleh karena itu Dave masih bisa menjalani hari- hari damai yang singkat ini.
Kalau Keluarga King sampai tahu, Dave adalah Tuan Muda dari Keluarga King, maka sudah waktunya badai akan melanda.
âKamu tidak takut, tapi bagaimana dengan orangâorang di sekitarmu? Apa kamu memiliki kemampuan untuk melindungi mereka selamanya? Kamu harus memikirkan merekaâ¦â
Helen tidak ingin Dave menyinggung seluruh Yayasan Hanura karena membunuh seorang Canon, itu tidak bijaksana.
Bab 767 Memberi selamat Saat ini, senyuman manis Yuki terlintas di benak Dave, senyuman ramah kedua orang tuanya, kerabat selalu menjadi titik kelemahan Dave.
Dave menyingkirkan Pedang Naga secara perlahan, sedangkan Canon yang melihat itu bergegas lari ketakutan, dia berbalik dan langsung berlari keluar.
âCanon, bawa saya pergi, bawa saya pergi bersamamuâ¦â
Surya yang melihat Canon hendak kabur, bergegas maju dan memeluk paha Canon dengan ketakutan.
âEnyahâ¦â
Canon menendang Surya.
Dia saja tidak bisa melindungi dirinya, dan akhirnya memiliki kesempatan untuk bertahan hidup, dia mana mungkin peduli lagi dengan Surya.
Saat ini, Surya sudah pucat karena ketakutan, seluruh tubuhnya gemetar dan hendak menyelinap keluar.
Namun saat dia tiba di depan pintu, Yansen dan Vata menghalanginya.
Saat ini, Anton dan istrinya sudah tersadar setelah diperiksa oleh Lucas, namun penampilan keduanya jelas menjadi jauh lebih tua.
âAyahâ¦ibuâ¦saya bersalah, saya salah, kumohon ampunilah saya, saya akan berbakti pada kalian di masa depanâ¦â
Melihat orang tuanya sudah tersadar, Surya bergegas menghampiri dan berlutut di lantai.
Anton memandang putranya itu, dan raut wajahnya memerah karena marah, dia menendangnya dengan keras.
Raut wajah istri Anton menjadi rumit, dengan mata yang sedikit terpejam, dia tidak mengatakan sepatah kata pun, dia tidak tahu harus berkata apa, meskipun Surya bukan putra Anton, tapi itu adalah darah dagingnya sendiri.
âTuan Dave, terima kasih, kalau bukan karenamu keluarga kami pasti akan hancurâ¦â
Anton berjalan ke arah Dave dan berkata dengan rasa berterima kasih.
âKepala Keluarga Keluarga Ewa, kamu terlalu sungkan, karena saya sudah mendapatkan hadiah darimu, sudah seharusnya saya membantu kamu, kalau Kepala Keluarga Keluarga Ewa masih ingin tinggal di sini, saya bisa membantumu menghilangkan formasi sihir, hanya saja ini adalah Tanah Tujuh Roh Jahat, perlu sedikit waktu untuk bisa menenangkan tempat iniâ¦â
Dave berkata pada Anton.
âTidak perlu merepotkan Tuan Dave lagi, saya tidak mau tinggal disini lagiâ¦â
Anton menggelengkan kepalanya dan menghela nafasnya: âSaya tidak akan pernah datang ke tempat ini lagi selamanya, tidak akan datang lagiâ¦â
Melihat Anton bersikap seperti itu, Dave juga tidak berdaya, keluarga yang bahagia tibaâtiba mengalami perubahan mendadak seperti ini, siapapun pasti sulit menanggungnya.
Hanya saja, orang luar sulit menangani urusan keluarga orang lain, Dave tahu tidak ada gunanya dia tetap disini, jadi dia berpamitan dengan Anton, lalu pergi bersama Lucas.
Mengenai bagaimana Anton akan mengatasi Surya, dan memperlakukan istrinya, itu. sudah berada di luar kendali Dave.
Setelah meninggalkan kediaman Keluarga Ewa, Dave dan Lucas langsung pergi ke kantor Aliansi Bela Diri.
Saat ini, puluhan master seni bela diri dari Provinsi Serra dan Provinsi Canna sedang berkumpul disini, mereka sedang menunggu Dave dan merekomendasikan Dave sebagai Ketua Aliansi Bela Diri.
Dengan kekuatan dan pengaruh Dave, Dave pasti akan bisa membawa Aliansi Bela Diri Provinsi Serra dan Provinsi Canna ke tingkatan yang lebih tinggi setelah menjabat sebagai Ketua Aliansi Bela Diri.
âTuan Daveâ¦â
Melihat Dave sudah tiba, semua orang bangkit berdiri.
âTuan Daveâ¦â
Saat ini, seorang pria tua berjenggot abuâabu, diikuti dengan seorang pemuda di Bab 707 IVI belakangnya datang menghampiri.
âTuan Eko, kenapa kamu datang kemari?â Dave melibat pria tua itu dan seketika terkejut.
Orang yang datang adalah Kepala Keluarga Keluarga Wijaya dari Kota Gama, Eko Wijaya, dan pemuda di belakangnya adalah Marco, Dave tidak menyangka orang dari Keluarga Wijaya juga akan datang kemari.
âTuan Dave sudah ditunjuk untuk menjadi Ketua Aliansi Bela Diri Provinsi Serra dan Provinsi Canna, saya tentu harus datang untuk memberi selamatâ¦â
Eko tersenyum tipis.
Dave tersenyum tidak berdaya: âDuduk duluâ¦â
Dave mempersilahkan Eko duduk lalu meneruskan berbicara: âSekarang saya masih tidak memiliki banyak pengalaman, bagaimana bisa memenuhi syarat untuk menjadi Ketua Aliansi, apalagi saat ini saya tidak punya waktu, masih banyak hal yang harus saya tanganiâ¦â
âTuan Dave, di seluruh Provinsi Serra dan Provinsi Canna mana ada orang yang jauh lebih kuat daripada kamu? Meskipun kamu tidak memiliki banyak pengalaman, tapi di dunia bela diri hanya kekuatan yang dihormati, Keluarga Wijaya juga akan memberi dukungan penuh kepada Tuan Dave untuk menjadi ketua aliansi.â
Kedatangan Eko kali ini untuk memberi dukungan pada Dave, karena dengan pengaruh Keluarga Wijaya, dia masih memiliki hak untuk berbicara di Provinsi Serra dan Provinsi Canna.
Bab 768 Keluar untuk mati âSaya memang masih memiliki banyak hal yang harus ditangani, tidak berencana menjadi Ketua Aliansi Bela Diri atau apapun itu, saya berharap bisa mencurahkan lebih banyak energi untuk berkultivasiâ¦â
Dave berkata dengan ringan.
Melihat hal itu, Eko tidak lagi membujuknya karena menjadi Ketua Aliansi atau tidak itu adalah keputusan Dave, tidak ada yang bisa memaksanya.
âTuan Dave, kedatanganku kali ini, selain untuk memberi selamat padamu juga ada satu hal yang ingin kuperingatkan padamu, Roy sudah pergi mencari kakak keduanya, dia ingin membalaskan dendam Wira, kakak kedua Roy sudah pergi ke Klan Bastian selama bertahunâtahun, dengarâdengar dia sudah memasuki aula leluhur, kekuatannya pasti tidak lemahâ¦â
Eko berbisik dan memperingati Dave.
âTidak masalah, apa yang harus terjadi akan terjadi!â Dave tersenyum ringan dan tidak menganggap serius hal itu.
Baik berkah maupun bencana adalah hal yang tidak bisa dihindari, karena Keluarga Bastian sudah terjerat dengannya, maka biarkan saja mereka.
Melihat Dave tidak memperdulikannya, Eko juga tidak bisa mengatakan apapun lagi, dia hanya mengatakan: âSaya akan mengutus seseorang untuk memberitahu Tuan Dave secepat mungkin jika Keluarga Bastian sudah melakukan pergerakan ke arah Tuan Dave.â
âTerima kasih Tuan Ekoâ¦â
Dave mengatupkan tangannya pada Eko.
âTuan Dave, waktunya sudah hampir tiba, kamu lihatâ¦â
Lucas melihat waktu lalu mengingatkan Dave dari samping.
Dave melirik arlojinya, lalu bangkit berdiri dan berkata kepada orangâorang dari dunia seni bela diri kedua provinsi yang sedang duduk: âHadirin sekalian, terima kasih atas dukungan kalian kepada saya, hanya saja saya merasa saya masih tidak memenuhi kualifikasi, saya sama sekali tidak mampu untuk menduduki posisi Ketua Aliansi Bela Diri, kalian sebaiknya mencari orang lainâ¦â
Melihat Dave menolak tanpa ragu, semua orang sedikit terkejut, dalam pandangan mereka, posisi Ketua Aliansi Bela Diri adalah posisi yang membuat semua orang di dunia seni bela diri merasa iri, tapi tidak semua orang memiliki kesempatan itu, Tidak disangka, Dave yang mendapatkan kesempatan ini, malah tidak menginginkannya dan langsung menolak.
âTuan Dave, di seluruh Provinsi Serra dan Provinsi Canna kalau kamu tidak memenuhi kualifikasi untuk menjadi Ketua Aliansi Bela Diri, maka tidak ada orang lain yang memenuhi persyaratan.â
âBenar, kami hanya mengakui Tuan Dave, Tuan Dave masih muda tapi bisa membunuh seorang Great Grand Master, ini adalah eksistensi seorang jenius.â
âTuan Dave, kamu jangan menolak lagi, kami berharap dibawah kepemimpinan Tuan Dave bisa membuat dunia persilatan di Provinsi Serra dan Provinsi Canna menjadi lebih majuâ¦â
Banyak ahli seni bela diri yang membujuk Dave.
Alasan mereka memilih Dave tidak lebih dari untuk keuntungan mereka sendiri, bagaimanapun Provinsi Serra dan Provinsi Canna mendirikan Aliansi Bela Diri atas reputasi Dave, dan bila Dave menjadi Ketua Aliansi, maka sumber daya yang ada di belakang Dave pasti akan mencondong ke Provinsi Serra dan Provinsi Canna.
Sama seperti Keluarga Wijaya dari Kota Gama, kalau Dave menjadi Ketua Aliansi, maka Keluarga Wijaya pasti akan mendukung Aliansi Bela Diri kedua provinsi itu.
âHadirin sekalian, saya benarâbenar tidak punya waktu untuk menjadi Ketua Aliansi, saya berharap kalian menemukan orang bijak lainnya, namun sebagai orang dari Kota Surau, saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu jika terjadi sesuatu pada Aliansi Bela Diri Provinsi Serra dan Provinsi Canna.â
Dave menolak, apapun yang terjadi dia tidak akan menjabat sebagai Ketua Aliansi Bela Diri, itu akan terlalu membuang waktu dan tenaganya.
Selain itu, Dave adalah seorang kultivator, dia berada di jalan yang berbeda dengan orangâorang dari dunia seni bela diri ini, arah kultivasi mereka juga berbeda.
Saat Dave selesai bicara, tibaâtiba ada suara teriakan yang terdengar marah datang dari luar.
âSiapa Dave, cepat keluar untuk matiâ¦â
Teriakan marah itu terdengar seperti petir yang menyambar tanah, mengguncang seluruh rumah dan berdengung, membuat gendang telinga semua orang hampir pecah.
Dave mengernyitkan keningnya, dari suara teriakan itu dia bisa mengetahui kalau kekuatan pihak lawan sangat kuat, setidaknya sudah mencapai Great Grand Master.
âSialan, siapa yang berani meneriaki Tuan Dave dari luarâ¦â
Seseorang berjalan dan berjalan keluar.
Yang lainnya juga mengikuti, karena ada orang yang berani bersikap tidak sopan pada Dave di tempat ini, itu artinya dia tidak menganggap serius Aliansi Bela Diri yang baru didirikan oleh dua provinsi itu.
Semua orang bergegas keluar dan melihat beberapa orang berdiri di luar, orang yang memimpin adalah seorang pria paruh baya, tatapan matanya dipenuhi dengan niat membunuh, sedangkan di belakang pria paruh baya itu terlihat seorang pemuda yang berlumuran darah.
Bab 769 Tidak memiliki keyakinan Di belakang dua orang ini, tampak beberapa orang yang sedang memegang pedang dan semuanya terlihat penuh kewaspadaan.
âBajingan, siapa kalian? Berani bersikap tidak sopan pada Tuan Dave?â
Seseorang berteriak dan mengutuk sekelompok orang itu.
Tatapan pria paruh baya itu menjadi tajam, tibaâtiba bayangan hitam melintas dan ahli bela diri dari Aliansi Bela Diri itu tibaâtiba tersungkur di tanah, matanya membelalak, dan ada luka tipis di lehernya.
Melihat pemandangan ini, semua orang tersentak, perlu diingat orang yang bisa berpartisipasi dalam Aliansi Bela Diri juga menduduki peringkat atas di Provinsi Serra dan Provinsi Canna, meskipun orang yang tadi berbicara baru menembus ranah Master dan melangkah menjadi Grand Master, dia tetaplah seorang Grand Master, dan dia dibunuh oleh orang lain tanpa sempat bereaksi.
âKalau tidak ingin mati, minggir kalian semua, suruh Dave keluar untuk menemuikuâ¦â
Pria paruh baya itu melirik semua orang dengan aura pembunuh yang menakutkan dan membuat semua orang terpaku di tempat.
Seolah ada pisau yang terletak di leher mereka masingâmasing, siapapun tidak ada yang berani bergerak.
âTuan, saya adalah Tuan Rumah Istana Raja Obat, Lucas, apakah saya boleh bertanya siapa kamu?
Ada urusan apa mencari Tuan Dave?â
Lucas mengandalkan fakta bahwa Keluarga Wijaya berada di belakang Istana Raja Obat, dan berusaha keras untuk menenangkan dirinya dan berjalan maju selangkah untuk bertanya.
âMinggirâ¦â Pria paruh baya itu melontarkan satu kata, dan Lucas seperti dipukul dengan keras, terhempas keluar dengan kekuatan yang besar dan tersungkur di tanah.
âSaya katakan sekali lagi, suruh Dave keluar, kalau tidak kalian semua akan matiâ¦â
Aura pembunuh di tubuh pria paruh baya itu seketika meningkat, merasakan aura pembunuh yang menakutkan, banyak orang dari Aliansi Bela Diri yang tidak tahan dan terduduk di tanah.
âKetua Sekte Nirwana yang dihormati dan berhasil menembus ranah Great Grand Master, malah memamerkan kekuatan pada sekelompok Grand Master, apa kamu tidak merasa malu?â
Pada saat ini, Dave berjalan keluar dengan perlahan.
Yansen dan Vata mengikuti dari dua sisi, Helen serta Eko dan Marco juga mengikuti, hanya saja raut wajah mereka terlihat sangat serius.
Setelah mendengar perkataan Dave, ekspresi semua orang berubah, ternyata pihak lawan mereka adalah seorang Great Grand Master, pantas saja kekuatannya begitu mengerikan.
Tapi Dave adalah orang yang pernah membunuh Great Grand Master, Wira itu juga merupakan seorang Great Grand Master, dan bukankah dia juga berakhir dibunuh oleh Dave, jadi setelah Dave keluar, mereka tidak terlalu takut lagi.
âKetua Hasan, orang itu adalah Dave, dia adalah orang yang membunuh putramu Leo, wanita di sampingnya adalah Helen dari Desa Ikigaruâ¦â
Pemuda di samping Hasan menunjuk dengan amarah di matanya saat dia melihat Dave berjalan keluar.
Orang ini tidak lain tidak bukan adalah Canon yang baru saja dikalahkan oleh Dave, Dave dihadang oleh Helen, dan melepaskannya, tapi orang itu bukannya kabur malah diamâdiam pergi memberitahu Hasan, dan datang bersama untuk membalas dendam pada Dave.
âCanon, dasar bajingan tidak tahu malu dan tidak tahu berterima kasih, Dave baru saja melepaskanmu tapi kamu malah berani kembali untuk membalas dendamâ¦â
Helen memelototi Canon dengan marah dan mengutuknya.
âSialan, berhenti omong kosong, saya menjadi seperti ini semua karena dia, hari ini saya mau kalian semua matiâ¦â
Raut wajah Canon mengganas, matanya dipenuhi dengan niat membunuh.
âNanti kalau benarâbenar bertarung, kalian cari kesempatan untuk kabur, kalau dua orang ini bekerja sama, saya tidak memiliki keyakinanâ¦â
Dave tetap tenang dan berbisik kepada beberapa orang di sampingnya.
Kalau hanya Hasan seorang, Dave memiliki bantuan Pedang Naga, tapi sekarang ditambah seorang Canon, hasilnya tidak bisa diprediksi.
Meskipun ada banyak orang di sini, tapi kekuatan mereka yang paling kuat tidak lebih dari Grand Master tingkat lima, saat bertarung nanti mereka tidak akan bisa membantu sama sekali.
Oleh karena itu Dave hanya bisa membiarkan mereka kabur terlebih dulu, lalu dia akan mencari kesempatan untuk dirinya sendiri, kalau tidak mereka semua tidak akan bisa kabur.
âTuan Dave, kami akan menghadang orangâorang ini, kamu pergilah dulu, tidak masalah kalau kami mati, tapi tidak boleh terjadi apaâapa padamuâ¦â
Yansen berkata dengan wajah tegas.
Bab 770 Bersalah Sebagai bawahan Dave, meskipun kekuatan Yansen tidak kuat, tapi dia tidak akan meninggalkan Dave dan kabur begitu saja.
Meski tahu itu adalah kematian, tapi juga harus melawan.
âTuan Dave, bisa menjadi bawahanmu untuk jangka waktu yang begitu lama, saya sudah puas, kalau ada kehidupan selanjutnya, saya bersedia terus mengikuti Tuan Daveâ¦â
Vata juga berkata dengan wajah penuh tekad.
Setelah berbicara, Vata dan Yansen saling memandang, keduanya sudah bertekad untuk mati, meskipun hanya bisa menunda beberapa detik tapi mereka juga akan mengulur waktu untuk Dave melarikan diri.
âSembaranganâ¦â Dave mengernyitkan keningnya: âSaya menyuruh kalian pergi dulu, tentu saya sendiri punya cara untuk kabur, kalau kalian semua menetap, hanya akan menjadi beban bagikuâ¦â
Dave sangat jarang memarahi Yansen dan Vata, tapi kali ini nadanya sangat serius.
Yansen dan Vata terdiam saat melihat Dave seperti itu, mereka tidak tahu harus berbuat apa.
âSaya tidak akan pergiâ¦â saat ini, Helen yang berada di belakang Dave berkata dengan raut wajah bersalah: âKalau saya tidak menghentikanmu membunuh Canon, tidak akan terjadi masalah seperti ini, masalah ini terjadi karena saya, saya tidak akan pergiâ¦â
Helen sangat menyesal saat ini, kalau saja dia tidak menghentikan Dave, maka Canon tidak akan punya kesempatan hidup dan tidak akan punya kesempatan untuk menemui Hasan.
Sekarang masalah menjadi seperti ini, Helen merasa sangat bersalah, kalau terjadi sesuatu pada Dave, sepertinya dia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri.
âTuan Dave, kami tidak akan pergi, palingâpaling saya harus mengorbankan tulang tuaku iniâ¦â
Eko juga berkata dengan tegas.
Melihat beberapa orang ini tidak mungkin kabur duluan, Dave hanya bisa tersenyum pasrah, tapi dalam hati dia merasa tersentuh.
âKalian jangan harap bisa kabur, tidak satupun dari kalian bisa kaburâ¦â
Hasan sepertinya sudah melihat strategi Dave, dan mencibir.
âKetua Hasan, saya adalah Kepala Keluarga Keluarga Wijaya dari Kota Gama, Eko Wijaya, apakah saya bisaâ¦â
Eko belum sempat menyelesaikan perkataannya, tapi Hasan sudah mengibaskan tangannya: âMelihat status Keluarga Wijaya, kamu boleh pergi, tapi kalau ingin memohon belas kasihan untuk anak ini, itu sama sekali tidak mungkin, walau Raja Langit datang juga tidak akan bisa menyelamatkannyaâ¦â
Eko yang mendengarnya seketika wajahnya memerah lalu memucat, pihak lawan sama sekali tidak memberi muka padanya.
âTuan Eko, hidup dan mati belum dipastikan, tidak perlu memohon padanyaâ¦â
Setelah selesai bicara, Pedang Naga muncul tibaâtiba di tangan Dave.
âBagus, bocah, hari ini saya akan menggunakan darahmu untuk memberi penghormatan kepada putrakuâ¦â
Setelah berkata, aura menakutkan keluar dari tubuh Hasan, dia mulai melangkah keluar dan tekanan besar menyapu seperti hembusan angin.
Banyak orang yang tidak bisa menahan tekanan itu dan mundur satu per satu.
Sedangkan Dave, menggertakkan giginya dan Pedang Naga di tangannya memunculkan nyala api merah lalu menebas ke arah Hasan.
Tebasan ini mengandung semua kekuatan Dave, Hasan adalah seorang Great Grand Master, meskipun Dave memiliki Pedang Naga di tangannya dia juga tidak berani gegabah.
Bagaimanapun dia baru saja bertarung dengan Canon, dan kekuatan Dave belum pulih sepenuhnya, sekarang dia harus menghadapi Hasan, jadi dia hanya bisa mengerahkan semua kemampuannya.
Hasan sedikit mengernyit, tidak disangka Dave yang masih begitu muda memiliki kemampuan yang begitu kuat, Hasan yang awalnya percaya diri, saat ini juga melontarkan pukulannya.
Pukulan ini langsung menimbulkan riak di udara, dan disusul dengan dentuman keras!
Dave menebas riak itu dengan pedangnya, seluruh tubuhnya terhempas dan kekuatan serangan balik yang besar membuat kepalan tangan Dave mati rasa, dan tangannya yang memegang Pedang Naga tidak berhenti gemetar.
Seluruh orang yang melihat adegan itu saat ini terkejut, mereka semua bisa melihat bahwa Dave merupakan lawan dari Hasan.
Hasan juga mundur dua langkah, dia menggosok tinjunya dan tatapan matanya sedikit membara:
âMemang pedang pusaka, setelah membunuhmu, maka pedang itu. akan menjadi milikku.â
Perintah Kaisar Naga B 10 mutiara Bab 771 Perbedaan kekuatan terlalu besar Setelah berbicara, sosok Hasan menghilang dalam sekejap, dan aura menakutkan kembali mengarah ke arah Dave.
âSaya juga ikutâ¦â Canon yang melihat itu melompat tinggi dan mengarah ke arah Dave.
Canon awalnya tidak ingin menyerang, karena Hasan bisa membunuh Dave, dia juga bisa bersantai, tapi saat mendengar Hasan mengatakan kalau pedang di tangan Dave adalah pedang pusaka, Canon tergoda.
Kalau dia membunuh Dave, dia bisa mendapatkan pedang itu untuk dirinya sendiri, dia percaya Hasan tidak akan melawannya hanya karena sebuah pedang, karena tidak semua orang sama seperti Dave yang tidak takut pada Yayasan Hanura.
âTuan Daveâ¦â
Melihat dua orang itu menyerang Dave bersamaan, Yansen dan Vata menerjang duluan, mereka jelas tahu akan mati tapi mereka tetap maju.
Disusul oleh Helen yang tidak raguâragu sedikitpun, lalu Eko dan Marco.
Di antara mereka, Eko adalah yang paling kuat, kekuatannya mencapai Grand Master tingkat lima.
Namun meskipun memiliki kekuatan seperti itu, tidak bisa dibandingkan dengan Great Grand Master, ini adalah dunia. yang berbeda.
âMinggir kalau tidak mau mati, orang yang tetap tinggal disini akan matiâ¦â
Hasan melihat ada orang yang benarâbenar membantu Dave seketika meraung marah.
Kemarahan seorang Great Grand Master bukanlah sebuah lelucon.
Para ahli bela diri dari Aliansi Bela Diri saling menatap, lalu berbalik dan kabur secepat mungkin.
Pada saat ini, Dave menunjukkan tandaâtanda kegagalan, kalau mereka tetap tinggal maka mereka akan mati.
Dihadapkan dengan kematian, semua orang itu kabur, sejak awal mereka tidak 15:34 Mon, 5 Jun.
Bab 771 Perbedaan kekuatâ¦
10 mutiara memiliki hubungan dengan Dave, alasan mengapa mereka merekomendasikan Dave menjadi Ketua Aliansi Bela Diri, adalah agar mereka bisa mendapatkan manfaat, sekarang Dave diburu, mereka saja sudah sulit untuk melindungi diri mereka sendiri, jadi mereka juga tidak perlu memuji Dave lagi.
Puluhan orang itu bergegas melarikan diri, pada akhirnya hanya tersisa Rey dan Victor, Wanto dari Kungfu Delapan Mata Angin dan dua muridnya yang tetap di tempat, mereka tidak kabur, tapi juga tidak memiliki keberanian untuk menyerang, karena kekuatan mereka sama sekali tidak cukup untuk bertempur dalam pertempuran seperti ini.
Saat ini, Yansen, Vata dan Helen berhadapan dengan Canon, meskipun tiga lawan satu, tapi ketiga orang itu sama sekali bukan lawan Canon, baru bertemu saja ketiganya sudah dihempaskan oleh serangan Canon, namun mereka juga berhasil menghalangi sosok Canon.
Sedangkan Eko dan Marco, langsung menghalangi Hasan, menghadapi kekuatan Great Grand Master, kakek dan cucu dari Keluarga Wijaya itu seperti mantis yang mencoba menghentikan mobil, mereka melakukan sesuatu yang siaâsia, namun meskipun begitu, mereka tetap menghadang di depan tanpa raguâragu.
Hasan mengayunkan pukulannya, yang langsung menerbangkan Eko dan Marco, lalu mereka menghantam tanah dengan keras.
Hasan tidak membunuh mereka, bagaimanapun pihak lain adalah anggota Keluarga Wijaya dari Kota Gama, sedikit banyak Hasan masih merasa takut.
âKalau berani menghalangiku lagi, akan kubunuhâ¦â
Hasan berteriak dengan marah.
Dave melihat beberapa orang yang dipukul hingga terhempas ke tanah, tatapan matanya perlahan memerah dan nyala api di Pedang Naga di tangannya menjadi lebih kuat.
âMundur kalian semua, saya tidak mengizinkan kalian untuk maju dan membantu lagiâ¦â
Dave berkata dengan ekspresi datar.
âTuan Daveâ¦â
Yansen dan Vata menunjukkan raut wajah yang sangat jelek, mereka sudah jelas terluka tapi mereka tidak mau mundur.
âMundurâ¦â
Dave meninggikan suaranya, tidak ada keraguan dalam nada bicaranya.
Yansen dan Vata hanya bisa saling memapah lalu mundur.
Helen serta kakek dan cucu dari Keluarga Wijaya juga menatap Dave, lalu akhirnya menghela nafas dengan tidak berdaya dan mundur.
Walau mereka berjuang dengan mempertaruhkan nyawa mereka, sepertinya mereka juga tidak bisa membantu Dave, karena perbedaan kekuatannya terlalu besar.
Saat ini, Canon kembali maju saat melihat Pedang Naga di tangan Dave, cahaya dingin melintas di matanya, tibaâtiba roh jahat menyerang dan roh jahat itu seketika berubah menjadi rantai yang melilit sepasang kaki Dave, Sedangkan sosok Canon juga bergerak bersamaan, dengan kecepatan kilat dia langsung muncul di hadapan Dave dan mengulurkan tangannya untuk meraih Pedang Naga milik Dave.
Bab 772 Rencana yang tibaâtiba melintas Namun saat Dave hendak menyerang balik, dia mendapati sosok Canon yang tiba- tiba mundur kembali.
Setelah Canon mendarat, dia terhuyungâhuyung dan hampir jatuh ke tanah.
âKetua Hasan, apa maksudmu?â
Setelah mendarat, Canon mengernyitkan keningnya dan menatap Hasan sambil bertanya.
âNyawa anak ini hanya bisa direnggut olehku, kamu lihat saja dari samping, orang yang membunuh putraku tidak akan bisa berada di bawah langit yang sama denganku, apakah kamu takut saya tidak bisa membunuh dia seorang diri?â
Hasan sudah bisa melihat niat Canon sejak awal, jadi dia menghentikan Canon, Meskipun Canon merasa marah dalam hatinya, tapi dia tidak berani mengatakan apapun, dia hanya bisa mundur beberapa langkah dengan marah.
âBocah, saya akan mencabikâcabik mayatmuâ¦â
Setelah berkata, Hasan mengeluarkan aura dari tubuhnya, aura menakutkan itu menekan tubuh Dave dan membuat Dave sedikit kehabisan nafas.
âBisa membunuhku atau tidak, itu masih belum bisa diketahuiâ¦â
Dave mengangkat Pedang Naga, saat ini Pedang Naga di tangan Dave tidak berhenti berdengung, seperti sedang bersorak untuk Dave.
Hasan menyipitkan matanya dan memusatkan seluruh perhatiannya pada Pedang Naga, sepertinya dia sangat tertarik pada pedang ini.
Dave melihat Hasan yang begitu menyukai Pedang Naga tibaâtiba sebuah rencana terlintas di pikirannya, dia menarik kembali auranya, dan seluruh tubuhnya hampir ditekan oleh aura Hasan.
Saat ini Dave memperlihatkan sosok yang sangat merosot, seolah dia tidak bisa mengumpulkan energi untuk bertarung dengan Hasan.
Melihat aura di tubuh Dave tibaâtiba melemah, Hasan menyeringai, âSeni bela diri adalah tentang bertarung dengan percaya diri dan mantap, memiliki fondasi yang baik, entah keterampilan apa yang kamu gunakan hingga bisa mencapai ranah Grand Master di usia yang begitu muda, hanya saja kamu seperti tong kosong nyaring bunyinya, apakah sekarang masih belum bisa dipastikan apakah saya bisa membunuhmu?â
Raut wajah Dave menjadi jelek, dia bernafas dengan kasar, tatapan matanya menatap Hasan dengan sedikit memelas dan berkata: âSaya akan memberikan Pedang Naga ku padamu, ampuni nyawaku, kalau kamu tidak setuju, palingan saya akan musnah bersama dengan Pedang Naga ini, ini adalah pedang pusaka kunoâ¦â
Dave berencana menggunakan Pedang Naga di tangannya untuk menyelamatkan nyawanya.
Hasan tidak menyangka Dave akan mengajukan permohonan seperti itu, dia sedikit tercengang.
Sedangkan Yansen dan yang lainnya juga tampak kaget.
âApa yang terjadi pada Tuan Dave? Apakah dia sudah gila? Ini adalah pembalasan dendam karena membunuh putranya, walau memberikan pedang itu kepada Hasan, bagaimana mungkin dia akan mengampuni Tuan Daveâ¦â
Yansen berkata dengan sedikit bingung.
âTingkah Tuan Dave tampak aneh hari ini, tidak seperti karakternyaâ¦â
Vata juga menatapnya dengan ekspresi bingung, dia tidak mengerti apa yang sedang dilakukan oleh Dave.
Eko tidak mengatakan apapun, tapi dia memperhatikan semua yang ada di depannya, meskipun dia belum terlalu lama berhubungan dengan Dave, tapi dia yakin, kalau Dave jelas bukan orang yang mau berkompromi, atau orang yang takut pada kematian, Dave melakukan ini pasti ada alasannya.
Namun saat ini, Hasan sedikit kaget, dia melirik Dave, awalnya dia mengira Dave adalah seorang ksatria, tapi tidak disangka saat dihadapkan dengan hidup atau mati, dia juga menjadi pengecut.
Namun ini adalah pembalasan dendam karena sudah membunuh anaknya, bagaimana mungkin Hasan melepaskan Dave, tapi demi mendapatkan Pedang Naga terlebih dulu, Hasan mengangguk dan berkata: âKalau kamu bisa memberikan pedang itu kepadaku, maka saya bisa mengampuni nyawamu, tapi meski bisa menghindari kematian, kamu tetap harus menanggung hukuman, kamu harus menjaga makam putraku di gunung selama tiga tahunâ¦â
Hasan tidak berani terlalu mudah menyetujuinya, dia takut Dave akan curiga.
âBaik, asalkan kamu tidak membunuhku, jangankan menjaga makam selama tiga tahun, sepuluh tahun juga tidak masalahâ¦â
Setelah berkata, Dave melemparkan Pedang Naga itu kepada Hasan.
Hasan membungkus tubuhnya dengan kekuatan sebelum mengulurkan tangan untuk meraih Pedang Naga, dia takut Dave akan berbuat curang.
Saat Pedang Naga digenggam di tangannya, Hasan bisa merasakan energi dari tubuh pedang, dan saat dia memusatkan pikirannya, Pedang Naga ternyata berdengung bersamanya.
Bab 773 Perkataan tidak bisa dipercaya âHahaha, pedang yang bagus, memang pedang yang bagusâ¦â
Melihat Pedang Naga di tangannya, Hasan tertawa terbahakâbahak, dia tidak menyangka Pedang Naga itu bisa beresonansi dengan penggunanya.
Canon yang melihat dari samping, tatapannya menunjukkan rasa iri, sepertinya, Pedang Naga ini jauh lebih baik daripada Pedang Pembasmi miliknya.
âSekarang saya sudah memberikan pedang itu kepadamu, apa kamu bisa tidak membunuhkuâ¦â
Dave bertanya kepada Hasan yang sedang tertawa terbahakâbahak.
âTidak membunuhmu?â Hasan mencibir: âKalau tidak membunuhmu, bagaimana saya bisa menghadapi arwah putraku yang ada di surga, kamu pergilah ke neraka untuk menjaga makam putrakuâ¦â
Setelah Hasan berbicara, dia mengibaskan Pedang Naga di tangannya, dan mengerahkan banyak energi ke Pedang Naga, nyala api yang berwarna coklat tua mulai muncul di Pedang Naga.
âTernyata kamu juga seorang kultivator jahat, pantas saja perkataanmu tidak bisa dipercayaâ¦â
Dave menatap Hasan yang mengangkat Pedang Naga, dia tidak mengelak, raut wajahnya terlihat tenang.
Hasan tidak mengatakan apapun, dia mengayunkan Pedang Naga di tangannya dan aura pedang yang mengerikan tampak ingin menelan Dave.
Namun saat Hasan hendak mengayunkan Pedang Naga itu ke arah Dave, tibaâtiba dia menyadari kalau Pedang Naga itu berada di luar kendalinya, dan energi di dalam tubuhnya terus terkuras, semuanya diserap oleh Pedang Naga itu.
Raut wajah Hasan berubah drastis, dia ingin melemparkan Pedang Naga itu tapi dia mendapati Pedang Naga itu seolah menempel di tangannya.
Energi di dalam Dantiannya terus diserap oleh Pedang Naga, Hasan menyipitkan matanya, tibaâtiba dia meledakkan energi di tangannya dan membuat Pedang Naga itu terhempas ke udara.
Pedang Naga terhempas di udara, lalu berbalik seperti bumerang yang membuat luka sayat yang parah di lengan kiri Hasan, lalu terbang kembali ke tangan Dave.
Dave memegang Pedang Naga dan saat ini semua energi yang ada di dalam Pedang Naga masuk ke dalam tubuh Dave, mengisi ulang Dantian Dave.
Pedang Naga ini sudah lama menjadi bagian dari tubuh Dave, seperti tangan dan kaki Dave.
Tadi saat melihat Hasan begitu menyukai Pedang Naga, tibaâtiba sebuah rencana terlintas di benak Dave, selama Hasan memegang Pedang Naga, maka Dave bisa menggunakan Seni Konsentrasi Hati untuk menyerap energi di dalam tubuh Hasan.
Meski akhirnya Hasan menjatuhkannya, tapi kekuatan Dave pulih cukup banyak, di sisi lain. Hasan tidak hanya kehilangan banyak energi, tapi lengan kirinya juga terluka.
âDasar bajingan, hari ini kalau tidak membunuhmu, namaku bukan Hasan Kaliminâ¦â
Hasan melihat luka di lengannya dan dia sangat marah, aura berwarna coklat tua keluar dari tubuhnya, dan luka yang ada di lengannya sembuh dengan kecepatan yang terlihat dengan mata terlanjang.
Di saat bersamaan, di sekitar Dave dan Hasan, sebuah jaring hitam besar dengan radius lebih dari 100 meter menyelimuti mereka, ini dilakukan oleh Hasan untuk mencegah Dave melarikan diri.
Melihat tubuh Hasan bisa pulih dengan cepat, raut wajah Dave mau tidak mau berubah, dari segi tubuh, orang ini lebih kuat daripada dia.
Kemudian, lapisan kabut hitam muncul di tubuh Hasan, seolah dia sedang mengenakan baju besi, lalu dia melayangkan tamparannya ke arah Dave.
Dave mengangkat tangannya dan mengayunkan Pedang Naga, energi Pedang Naga yang kuat menebas tubuh Hasan dengan ganas, dan membuat suara ledakan yang keras, tapi sayangnya itu gagal menembus pertahanan Hasan.
Sedangkan gerakan Hasan tidak lambat, dia menghantam tubuh Dave dengan keras, dan membuat tubuh Dave terbalik dan jatuh ke tanah.
Dave merasakan organ dalamnya terbalik sesaat, namun akhirnya dia menahannya dan perlahan bangkit berdiri.
Meskipun pukulan itu mengguncang organ dalam Dave, tapi tubuhnya tidak mengalami cedera apapun, karena tubuh fisik Dave yang kuat sudah sebanding dengan tembok besi.
Melihat Dave tibaâtiba bangkit berdiri, dan tidak mengalami cedera di tubuhnya, bahkan jejak tangannya tidak meninggalkan bekas sama sekali, membuat Hasan sedikit tercengang.
Bab 774 Kamu bunuh diri saja âTidak disangka tubuhmu begitu kuatâ¦â
Setelah Hasan selesai bicara, dia meraih dengan tangannya dan pedang raksasa yang terbentuk dari kabut hitam muncul di tangannya.
âSretâ¦â
Hasan tidak bergerak, tapi pedang raksasa di tangannya mulai berubah menjadi besar dan menebas ke arah Dave.
Raut wajah Dave berubah, dia juga memegang Pedang Naga di tangannya dan tiba- tiba mengangkatnya, lalu kedua pedang itu bertabrakan dengan ganas.
Bam bam bamâ¦.
Ada semburan ledakan yang dahsyat, pedang Hasan menebas bahu Dave dengan keras.
Tubuh Dave seperti ditekan oleh gunung besar, sebagian tubuhnya masuk ke dalam tanah seketika, dan saat melihat bahu Dave, walau dia sudah memakan Pil Pengolahan Tubuh dan tubuhnya sekeras besi baja, tapi sebuah luka yang dalam masih terlihat.
Dagingnya terlihat dari luka sayatan itu, darah merah segar mengalir keluar, dan pemandangannya amat mengerikan!
Melihat luka Dave, Helen berteriak kaget, yang lainnya juga menyaksikan dengan gugup, meskipun sangat cemas, mereka tidak bisa berbuat apaâapa, mereka ingin membantu tapi mereka mungkin bahkan tidak bisa menembus jaring besar yang dibuat oleh Hasan.
Dave melihat lukanya dan darah segar yang tidak berhenti mengalir.
Tes tes, tes tesâ¦
Dave tidak bisa merasakan sakit, tapi darah merah yang mengalir itu sepertinya membangkitkan semangat juang Dave.
Sedangkan darah yang menetes ke tanah itu dihisap oleh Pedang Naga sebelum jatuh ke tanah.
Saat darah Dave menyentuh Pedang Naga, api di Pedang Naga yang semula sudah padarh, kembali menyala bagaikan dituangi bensin.
Api yang membara memantulkan wajah Dave yang tegas, meskipun terluka, tatapan mata Dave tidak menunjukkan kepanikan sama sekali, hanya ada semangat bertarung yang ganas.
âTornado Apiâ¦â
Dave berteriak keras, tubuhnya tibaâtiba terangkat dari tanah dan Pedang Naga di tangannya terangkat ke udara.
Roaaarâ¦
Di udara, tibaâtiba seekor naga api muncul dan naga api itu meraung, lalu menuju ke arah Hasan.
Hasan mendengus dingin, pedang hitam raksasa di tangannya menghilang dalam sekejap, lalu berubah menjadi perisai dan menghadang di udara.
Naga api itu menabrak perisai dan menghilang dalam sekejap, sedangkan Hasan melompat dan mengarahkan pukulan ke arah Dave dengan ganas.
Bamâ¦
Tubuh Dave terlempar ke udara, dan membentur tanah dengan keras, lalu membuat sebuah lubang besar di tanah.
Dave hanya merasakan sekujur tubuhnya pegal, sedangkan kekuatan spiritual di dalam Dantiannya sudah hampir kosong, Dave berbaring di tanah dan menatap langit biru.
âLantas saya akan mati begitu saja?â tanpa disadari, sosok orang tuanya dan Yuki muncul di hadapannya.
âTidak, saya tidak boleh mati, saya belum menemukan orang tua kandungku, saya belum tahu identitas asliku, saya masih harus pergi ke Pulau Tak Bernamaâ¦â
Dave menggertakkan giginya, dan berjuang untuk bangkit dari tanah.
Melihat Dave yang bangkit berdiri, Hasan mau tidak mau menunjukkan sedikit kekaguman di matanya, sudah mencapai titik seperti ini, Dave masih tidak mati dan berkemauan untuk bangkit berdiri.
âKamu bunuh diri saja, di hadapanku kamu tidak memiliki peluang untuk menangâ¦â
Hasan berkata dengan dingin.
Setelah beberapa kali bertarung, Hasan tahu kalau energi di dalam tubuh Dave sudah kosong sejak tadi, dan dia sudah tidak memiliki kemampuan untuk melawannya.
Dave menggertakkan giginya, lalu menggunakan Pedang Naga untuk menopang tubuhnya, dia menatap erat pada Hasan, dia tidak akan bunuh diri.
Ng ng ngâ¦
Terdengar suara dengungan, dan gelombang kekuatan spiritual di dalam Pedang Naga terus mengalir ke dalam tubuh Dave.
Dave tercengang, seketika dia menjadi sangat gembira, dia tidak menyangka Pedang Naga akan memberinya kekuatan spiritual.
Saat dia sedang berkultivasi di villa Perumahan Bumi Indah, hampir satu gerbong energi spiritual dari Batu Spiritual disedot oleh Pedang Naga, saat itu Dave mengeluh, tapi tidak disangka, dalam keadaan kritis seperti ini Pedang Naga akan memberikan kekuatan spiritual kepada Dave.
âKamu masih ingin bertarung denganku?â Hasan melihat Dave yang tidak bunuh diri, bertanya dengan muram.
Dave tidak mengatakan apapun, namun dia menyerap kekuatan spiritual di dalam Pedang Naga dengan rakus.
Bab 775 Mati demi dia âSretâ¦â
Tibaâtiba Dave meraung keras aura di tubuhnya tibaâtiba meningkat dan nyala api pada Pedang Naga menghilang, digantikan dengan seberkas cahaya keemasan.
Disinari oleh cahaya keemasan, jaring berwarna coklat tua yang awalnya menutupi bagian atas kepala seketika menghilang, seolah menghindari cahaya keemasan.
Dave mengayunkan pedangnya, aura pedang itu melonjak dan cahaya pedang yang tidak terhitung jumlahnya menyelimuti Hasan.
Bamâ¦
Setelah itu, cahayaâcahaya pedang berkumpul lalu mengarah ke arah Hasan.
Hasan mengernyitkan keningnya, seberkas cahaya keemasan membuat dia merasakan ketakutan yang berkepanjangan, sedangkan kabut hitam yang membungkus tubuhnya tampak takut pada cahaya keemasan itu dan banyak menghilang.
âPelindung Kegelapanâ¦â
Hasan berteriak, dan kabut hitam kembali melonjak di belakangnya, lalu menyelimuti tubuhnya dengan cepat.
Krekâ¦
Saat ini, cahaya pedang Dave sudah tiba dan menghantam tubuh Hasan dengan ganas.
Namun saat bersentuhan, cahaya pedang itu langsung lenyap dan menghilang, sedangkan sosok Hasan hanya bergetar sebentar dan tidak mengalami luka apapun.
Dave menopang tubuhnya dengan pedang, ayunan pedang tadi hampir menghabiskan seluruh kekuatan spiritualnya, meskipun Pedang Naga yang ada di tangannya terus berdengung, seperti penuh dengan semangat juang, tapi Dave sudah tidak mempunyai energi untuk bertarung lagi.
Raut wajah Dave pucat, seperti baru sembuh dari sakit parah.
âBocah, kali ini saya mau lihat apakah kamu masih punya kemampuan untuk menahan pukulankuâ¦â
Setelah selesai bicara, Hasan mengangkat tangannya perlahan, aura yang tidak berwujud mengembun di tangan Hasan, lalu diayunkan secara tibaâtiba ke arah Dave.
Dave sudah tidak berdaya menahan pukulan Hasan, meskipun tubuhnya sangat kuat, tapi kali ini Dave tahu walau dia bisa selamat, dia sendiri akan terluka parah.
Saat ini, Dave merasakan bau kematian di depan mata, rasa sesak membuatnya tidak bisa bernafas.
âDaveâ¦â
Tibaâtiba terdengar suara teriakan dari belakang tubuhnya, dan sosok Helen menghadang di depan Dave.
Bamâ¦
Helen terkena pukulan dengan keras, dan seluruh tubuhnya seketika terbang keluar.
Dave yang melihat itu segera menangkap Helen yang terhempas di udara, melihat wajah Helen yang pucat pasi lalu mengeluarkan banyak darah dari mulut dan hidungnya, mata Dave dipenuhi dengan amarah.
âIni semua salahku, saya tidak seharusnya menyuruhmu melepaskan Canon ituâ¦â
Helen sangat marah, dia menatap Dave dengan tatapan bersalah.
âJangan bicara, kamu jangan bicara lagiâ¦â
Dave segera menekan pergelangan tangan Helen dan mulai memeriksa luka Helen.
Helen terluka parah, hampir semua organ dalamnya terluka parah.
Tapi saat ini kekuatan spiritual Dave sudah habis, dia sama sekali tidak bisa merawat Helen.
âHelen, kamu jangan tidur, jangan tidurâ¦â
Melihat mata Helen perlahan menutup, Dave berteriak dengan tergesaâgesa.
Tapi bagaimanapun Dave berteriak, sepasang mata Helen pada akhirnya tertutup perlahan.
Melihat Helen yang sudah tidak bernafas, tubuh Dave sedikit gemetar.
Ini adalah orang pertama yang mati demi dia, kemarahan di hati Dave membara.
âAhâ¦â
Dave mengangkat kepalanya ke belakang dan meraung, sepasang matanya memerah.
Dan raungan kemarahan Dave, tidak terdengar seperti tangisan manusia di telinga orang lain, melainkan seperti raungan naga, seperti suara raungan naga.
Suara ini dapat didengar dengan jelas oleh semua orang dalam radius sepuluh mil.
Sedangkan Yansen dan yang lainnya yang ada di lokasi segera menutupi telinga mereka dengan sepasang tangannya, ekspresi mereka menunjukkan rasa sakit yang luar biasa.
Bahkan Hasan juga kaget saat mendengar suara itu, tubuhnya terus mundur.
Dave perlahan meletakkan Helen di atas tanah dan menatap Hasan yang ada di depannya, di depan dada Dave. seberkas cahaya merah tampak bersinar dari tubuh Dave.
Tubuh Dave perlahan berubah menjadi seperti transparan, detak jantungnya yang berwarna merah terang masih terlihat dengan jelas.
âApaâ¦apa yang terjadi dengan Tuan Dave?â
Melihat perubahan Dave, Yansen dan yang lainnya kaget.
Bab 776 Tangan patah Melihat perubahan pada tubuh Dave, mata Hasan membelalak, dia tidak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.
Ng ng ngâ¦
Tibaâtiba terdengar suara mendengung, dan Tungku Petani Surgawi yang ada di dalam pangkuan Dave terbang keluar dengan sendirinya, lalu mulai membesar dan tibaâtiba berubah menjadi sebuah tempat dupa perunggu yang sama tingginya dengan manusia.
Sedangkan di dalam tempat dupa perunggu seperti ada sesuatu yang terbakar, kabut putih terus bermunculan, tubuh Dave menyerap kabut putih itu dengan cepat, kabut putih itu bukanlah kabut melainkan energi spiritual, dari dalam tempat dupa perunggu tibaâtiba muncul energi spiritual.
Saat Dave mendapatkan Tungku Petani Surgawi, dia tidak menemukan jejak energi spiritual di dalamnya, namun saat ini sejumlah besar energi spiritual muncul dari Tungku Petani Surgawi, dan energi spiritual itu diserap oleh Dave dengan cepat.
Tungku Petani Surgawi ini adalah sebuah artefak kuno, tidak tahu berapa banyak ramuan yang berasal dari Tungku Petani Surgawi ini, dan tidak mengherankan kalau energi spiritual muncul dari dalam tempat dupa perunggu ini.
Hasan mengernyitkan keningnya saat melihat pemandangan di depannya, dia tidak menyangka Dave memiliki begitu banyak benda pusaka di tangannya.
âTuan Muda Canon, mari bekerja sama untuk membunuh Dave, sampai saatnya di antara dua benda pusaka ini kamu bisa memilih satuâ¦â
Hasan menatap Canon yang ada di sampingnya dan berkata.
Setelah pertarungan tadi, tenaga Hasan juga banyak terkuras, awalnya dia mengira Dave pasti akan mati, tapi dia tidak menyangka akan ada perubahan seperti ini.
Dia benarâbenar tidak tahu benda pusaka seperti apa yang masih dimiliki oleh Dave, jangan sampai nanti kekuatannya habis, dan Dave masih berdiri hidupâhidup di depannya.
Jadi Hasan berencana mengajak Canon untuk bekerja sama, untuk membunuh Dave agar situasi tidak berubah menjadi tidak menguntungkanâ¦
015358 Bab 776 Tangan patah 10 mutiara âTidak masalahâ¦â
Setelah Canon selesai berkata, dia melambaikan Pedang Pembasmi di tangannya, roh jahat berubah menjadi rantai dan langsung menjerat Dave.
Hasan juga memanfaatkan kesempatan itu untuk melambaikan tangannya dan kembali memasang jaring besar berwarna hitam kecoklatan, dan menyelimuti beberapa orang itu, dia ingin mencegah Dave untuk melarikan diri.
Dave terkunci, tapi dia tidak melawan atau mencoba melepaskan diri, melainkan menyerap energi spiritual yang muncul dari Tungku Petani Surgawi dengan rakus.
Pedang Naga di tangan Dave juga menyerap energi spiritual dengan rakus, dan bilah pedangnya terus berdengung.
âAntarkan nyawamuâ¦â
Melihat Dave terjerat oleh dirinya dan tidak melawan, Canon melompat sambil memegang Pedang Pembasmi lalu menusuk ke arah Dave.
Dave seolah tidak melihat serangan Canon, Seni Konsentrasi Hati berputar dengan cepat, dan energi spiritual di dalam Dantian pulih dengan cepat.
Dan tubuh Dave mulai perlahanâlahan pulih, cahaya keemasan yang samar masih terlihat berkedipâ
kedip di kulitnya.
âTingâ¦â
Canon menikam dada Dave dengan pedang, namun terdengar suara nyaring seperti ada plat besi yang tertusuk.
Canon tercengang sejenak, lalu kekuatan di tangannya sedikit bertambah.
Sregâ¦
Pedang Pembasmi menyayat kulit Dave, dan tetesan darah segar mengalir sepanjang Pedang Pembasmi.
âHahahaâ¦Sekuat apapun tubuhmu, masih saja bisa ditusuk olehku!â
Melihat Dave terluka, Canon mulai tertawa terbahakâbahak.
Saat ini Dave terjerat dan tidak memiliki kesempatan untuk melawan, jadi Canon juga mengendurkan kewaspadaannya dan berencana meningkatkan sedikit kekuatannya.
Syuhhâ¦
Saat Canon berencana meningkatkan kekuatannya dan menikam Dave dengan pedang, tibaâtiba seberkas cahaya dingin melintas di depannya.
Canon tertegun sejenak, dia menunduk untuk melihat dan menemukan tangannya yang memegang Pedang Pembasmi, sudah putus dari pergelangan tangannya.
Darah segar mengalir dengan deras.
âAhâ¦â
Beberapa detik kemudian, semburan rasa sakit yang luar biasa mencapai otak Canon, dan Canon berteriak kesakitan.
Dave masih terjerat, tapi Pedang Naga yang sudah lama bersatu dengan tubuh Dave, berhasil mencapai kesatuan antara manusia dan pedang.
Dave dapat mengendalikan Pedang Naga sepenuhnya dengan pikirannya dan menebas pergelangan tangan Canon.
Bab 777 Bertarung sampai mati Hasan yang di samping melihat tangan Canon yang dipotong seketika raut wajahnya berubah, dia tahu kalau terus seperti ini, mungkin Dave benarâbenar tidak akan bisa dibunuh.
Memikirkan hal ini, tubuh Hasan seketika menghilang dari tempatnya dan muncul di depan Dave.
Dave terkejut dan ingin melepaskan diri dari jeratan, tapi dadanya dipukul dengan keras oleh Hasan.
Tubuh Dave langsung terbalik di udara, dan saat berada di udara Dave memutuskan jeratannya lalu jatuh ke tanah.
Ughâ¦
Seteguk darah menyembur keluar dan kali ini Dave tidak bisa menahannya.
Saat melihat dadanya, lima bekas jari terlihat jelas dan dadanya juga menjadi cekung.
âMasih pantang menyerahâ¦â
Hasan melihat Dave yang masih belum mati kembali mengangkat telapak tangannya, tubuhnya melompat dan kali ini dia mengarahkan pukulan ke kepala Dave.
Namun pada saat ini, jaring besar yang awalnya menutupi sekeliling tibaâtiba menghilang dan tubuh Hasan seolah menabrak sesuatu, dan dihantam oleh serangan balik yang sangat besar.
âSiapa, siapa?â
Hasan terkejut.
Perlu diketahui orang yang bisa memaksa dirinya mundur tanpa terlihat sosoknya pasti merupakan seorang ahli.
âKetua Hasan, berikan muka padaku, bawa orang mu pergiâ¦â
Pada saat ini, seorang lelaki tua bersama dengan seorang pemudaâberjalan dengan perlahan.
Lelaki tua itu tampak seperti dewa dan orang itu adalah Tetua Lembah Pengobatan, Alhed, sedangkan pemuda yang ada di sampingnya adalah Edbert.
Sepasang mata Hasan terpaku: âSiapa kamu? Untuk apa saya memberimu muka?â
Hasan tidak mengenal lelaki tua dan pemuda di hadapannya.
âNaya adalah Tena Lembah Pengobatan, Alfred, semoga Ketua Hasan memberi muka padakuâ¦â
Alfred berkata dengan perlahan.
Saat Hasan mendengar dua kata Lembah Pengobatan, raut wajahnya seketika berubah.
âTema Alfred, anak ini membunuh putraku, saya tidak bisa berada di bawah langit yang sama dengan orang yang membunuh putraku, kenapa kamu membantunya?â
Hasan bertanya tapi nada bicaranya jelas melunak.
âSaudara Dave adalah tamu kehormatan Lembah Pengobatan, tentu saja saya harus membantunya, Ketua Hasan sebagai Ketua Sekte Nirwana, juga sebagai seorang ayah, apakah kamu tidak tahu kalau putramu mempraktekkan ilmu sihir dan mencelakai banyak gadis? Tuan Dave membunuh putramu bisa dianggap sebagai membantu rakyat untuk memberantas bencanaâ¦â
Alfred berkata dengan ringan, sepertinya dia mengetahui tentang Leo mempraktekkan sihir.
yang âKamuâ¦â wajah Hasan memerah lalu memucat, dia menatap Dave di hadapannya, tatapan matanya penuh amarah: âHari ini saya harus membunuhnya, untuk membalaskan dendam putraku, setelah saya membunuhnya, saya akan mengantarkan hadiah besar ke Lembah Pengobatan untuk menebus kesalahanâ¦â
Setelah Hasan selesai bicara, dia tibaâtiba mengayunkan kekuatannya ke arah Dave dan kekuatannya meningkat.
Melihat Dave yang sudah hampir mati, Hasan mana mungkin menyerah dengan. mudah.
Alfred melihat Hasan yang berani menyerang di depan wajahnya, seketika raut wajahnya berubah menjadi dingin.
âKamu sedang berencana menjadi musuh Lembah Pengobatanâ¦â
Setelah Alfred selesai bicara, dia melambaikan tangannya dengan santai dan aura yang tidak terlihat menyelimuti Dave, aura Hasan yang kuat menghilang tanpa jejak setelah bersentuhan dengan aura Alfred.
Hasan menggertakkan giginya: âFormasiâ¦â
Atas perintahnya, bawahan Hasan yang membawa pedang di belakang tubuhnya segera membentuk formasi.
âTetua Alfred, hari ini saya harus membunuh Dave, kalau kamu bersikeras. menghalangi maka bertarunglah sampai matiâ¦â
Hasan tampaknya sudah bertekad untuk membunuh Dave.
âMenjengkelkanâ¦â Alfred mendengus dingin: âJangankan kamu yang sekarang sudah kelelahan setelah pertarungan besar, walau kamu yang masih berada di puncak, ingin membunuhmu, hanya semudah membunuh seekor semutâ¦â
Setelah berkata, Alfred mengibaskan jubah lengannya, dan tibaâtiba ada angin kencang dan tekanan yang bergejolak menyapu ke arah Hasan dan yang lainnya.
Hasan menghentakkan kakinya ke tanah dengan kuat, dia berpegangan erat sedangkan bawahannya sudah terhempas keluar sejak tadi.
Setelah aura itu menghilang, raut wajah Hasan menjadi sangat jelek dan memuntahkan seteguk darah.
Bab 778 Kesalahan besar âKamu pergilah, kalau kamu masih bersikeras, saya tidak akan berbelas kasihan lagiâ¦â
Alfred menatap Hasan dan berkata dengan ringan.
Hasan menatap Dave dengan marah, lalu menggertakkan giginya dan berkata: âDave, anggap saja kamu beruntung hari ini, cepat atau lambat saya akan membunuhmuâ¦â
Setelah selesai bicara Hasan membawa bawahannya dan berbalik pergi.
Melihat hal itu, Canon yang satu tangannya sudah patah, ketakutan dan bergegas bersiap untuk pergi bersama Hasan.
âJangan harap kamu bisa pergiâ¦â
Dave melihat Canon yang hendak pergi segera melompat dan menghalangi jalan Canon.
âDave, apaâ¦apa yang mau kamu lakukan?â Canon gemetar ketakutan, sekarang satu tangannya sudah patah, dia bukan tandingan Dave.
âMembunuhmuâ¦.â Tatapan mata Dave menjadi dingin.
Kalau bukan karena orang ini membawa Hasan kemari, Helen tidak akan mati, semuanya disebabkan oleh orang ini.
Melihat tatapan membunuh Dave, Canon bergegas berkata pada Hasan: âKetua Hasan, kumohon padamu, kumohon padamu bawa saya pergi bersamamuâ¦â
Saat ini Canon hanya bisa memohon agar Hasan membawanya pergi bersama.
Tapi sayangnya, Hasan bahkan tidak menoleh ke belakang dan langsung pergi.
Melihat Hasan pergi, Canon kehilangan seluruh harapannya, dia hanya bisa memohon pada Dave:
âKumohon lepaskan saya, apapun yang kamu inginkan bisa kuberikan kepadamu, Yayasan Hanura kami memiliki banyak benda pusakaâ¦â
Dave menatap Canon dengan ekspresi membunuh di wajahnya, lalu mengayunkan Pedang Naga tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Kepala Canon terlempar tinggi dalam sekejap, lalu akhirnya jatuh ke tanah dan berguling jauh.
Dave menyimpan kembali Pedang Naga lalu berjalan ke hadapan Alfred; âTerima kasih Tetua Alfred sudah menyelamatkanâ¦â
âTidak usah sungkan, hanya bantuan kecilâ¦â Alfred tersenyum ringan, kemudian matanya tertuju pada Tungku Petani Surgawi yang berada tidak jauh dari sana: âSaudara Dave, apakah tempat dupa perunggu ini milikmu?â
âOh, ini hadiah dari seorang temanâ¦â Dave berkata, lalu menembakkan kekuatan spiritual ke dalam Tungku Petani Surgawi, dan Tungku Petani Surgawi itu kembali berubah menjadi seukuran telapak tangan dan kembali ke dalam pelukan Dave.
Dave tidak ingin Alfred mengetahui kalau ini adalah Tungku Petani Surgawi, karena Tungku Petani Surgawi adalah artefak kuno dan merupakan senjata alkimia, kalau Alfred sampai mengetahuinya dan memiliki niat jahat, apa yang harus dia lakukan?
Meskipun Alfred sudah menyelamatkan Dave, tapi di bawah godaan besar, hati orang bisa berubah, Dave harus bersikap waspada.
Setelah menyimpan Tungku Petani Surgawi, Dave menatap Helen yang tergeletak di atas tanah, matanya seketika menjadi lembab.
Tidak peduli apakah dia menyukai Helen atau tidak, apakah kedua orang itu memiliki perasaan atau tidak, bagaimanapun Helen mati karena menyelamatkan dia, Dave merasa sangat sakit hati.
Dave berjalan perlahan ke sisi Helen dan berjongkok untuk mengangkat tubuh Helen, dia berencana menguburkan Helen.
âSaudara Dave, tunggu sebentarâ¦â Alfred berteriak dan berjalan menghampiri Dave.
Setelah melihat keadaan Helen, dia mengeluarkan sebutir pil dan memasukkannya ke mulut Helen.
âSaudara Dave, temanmu ini belum mati, namun dia sudah tidak jauh dari ambang kematian, saya memberikan sebutir Pil Penambah Usia kepadanya, semoga bisa sampai di Lembah Pengobatan tepat waktu, setelah tiba di Lembah Pengobatan, dia bisa diselamatkanâ¦â
Alfred berkata pada Dave.
âApa? Helen belum mati?â Dave tercengang, dia segera menyuntikkan kekuatan spiritual ke dalam tubuh Helen.
Sgeera, Dave menyadari kalau Helen memang belum mati, jantungnya masih berdetak dengan lemah.
Dave berkeringat dingin, kalau bukan karena Alfred, dia pasti sudah memakamkan Helen.
Saat dia memeriksa Helen tadi, kekuatan spiritual di dalam tubuhnya sudah habis, dan dia tidak memeriksa dengan seksama, yang hampir menyebabkan kesalahan besar.
âTetua Alfred, mohon kamu menuntun jalanâ¦â
Setelah Dave selesai bicara, dia segera berpesan kepada Yansen: âYansen, kamu yang mengemudi, kita akan segera pergi ke Lembah Pengobatanâ¦â
âSaudara Dave, Lembah Pengobatan tidak mengizinkan orang luar masuk dan keluar sesuka hati, kamu sebaiknya berpesan, lalu kita berangkat dengan mobilkuâ¦â
Alfred menjelaskan.
Dave mengangguk, lalu berpesan kepada Yansen dan yang lainnya untuk kembali ke Kota Surau, untuk memberitahukan keberadaannya kepada Yuki setelah mereka bertemu dengan Yuki dan yang lainnya, agar dia tidak khawatir.
Setelah berpesan, Dave menggendong Helen dan masuk ke dalam mobil Alfred, lalu. Edbert mengemudi dan melaju ke Lembah Pengobatan dengan cepat.
Bab 779 Bersatu Yayasan Hanura di Barat Daya!
Setelah Hasan meninggalkan Provinsi Serra, dia langsung pergi ke Yayasan Hanura, karena Dave dilindungi oleh Lembah Pengobatan, akan sulit baginya bertarung melawan Lembah Pengobatan dengan mengandalkan kekuatan Sekte Nirwana, dengan begitu dia tidak akan memiliki cara untuk membunuh Dave, membalaskan dendam putranya, jadi dia datang ke Yayasan Hanura, dia ingin bersatu dengan Yayasan Hanura untuk membunuh Dave.
Setelah Ketua Yayasan Hanura, Master Narsi mendengar kalau murid yang paling dibanggakannya dibunuh oleh Dave, kemarahannya memuncak, itu adalah murid yang paling dia banggakan, Master Narsi tidak memiliki keturunan, dia mengajarkan semua keahlian uniknya kepada Canon, bahkan memberikan Pedang Pembasmi kepada Canon, agar Canon bisa mengambil alih Yayasan Hanura di masa depan.
Tapi sekarang, Canon dibunuh dan semua usaha keras Master Narsi akan menjadi siaâsia, ini membuat hati Master Narsi bergetar.
Yayasan Hanura juga memiliki reputasi di Barat Daya, tidak ada orang yang tidak tahu reputasi Yayasan Hanura, tapi sekarang murid yang paling dibanggakan oleh Master Narsi dibunuh, ini seperti bom yang meledakkan seluruh Barat Daya, semua orang menjatuhkan tatapan mereka pada Master Narsi, mereka ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Master Narsi.
âDave, walau kamu melarikan diri ke ujung dunia, saya pasti akan mencabikâcabik mayatmuâ¦â
Master Narsi meledakkan kemarahannya dan menghancurkan meja di depannya dengan satu pukulan.
Muridâmurid Yayasan Hanura yang ada di sekitarnya juga dipenuhi oleh kemarahan, di seluruh Barat Daya, Yayasan Hanura sudah terbiasa arogan, dan belum pernah mendapatkan penghinaan seperti ini.
Melihat kemarahan Master Narsi, Hasan tersenyum dalam hati lalu berkata: âKetua Narsi, tidak sulit untuk membunuh Dave, meskipun anak itu memiliki sedikit kemampuan, bisa membunuh Wira, tapi bagiku untuk membunuhnya hanya semudah membalikkan telapak tangan, apalagi kalau Ketua Narsi juga turun tangan, hanya saja anak itu dibawa pergi oleh orang dari Lembah Pengobatan, mungkin dia bersembunyi di Lembah Pengobatan, kalau kita ingin membunuhnya sekarang, agak sulitâ¦â
âLalu kenapa kalau dia bersembunyi di Lembah Pengobatan, dia harus membayar hargahya karena sudah membunuh orang, walau dia bersembunyi di Lembah Pengobatan, saya juga pasti akan membunuhnyaâ¦â
Sepasang mata Master Narsi penuh dengan amarah, saat ini dia tidak peduli dengan Lembah Pengobatan atau apapun itu.
âKetua Narsi, Dave sudah membunuh putraku, hari ini dia juga membunuh murid yang paling kamu banggakan, Sekte Nirwana bersedia pergi bersama Yayasan Hanura menuju Lembah Pengobatan, untuk mencabut nyawa Dave ituâ¦â
Hasan berkata dengan bersemangat.
Sekarang keduanya sudah bersatu, mereka dapat bertarung melawan Lembah Pengobatan, dia tidak percaya Lembah Pengobatan akan melawan mereka dengan sekuat tenaga hanya demi seorang Dave.
âBaik, kalau begitu jangan menunda waktu lagi, segera bersiap, saya juga akan memanggil beberapa orang dari sekte lain untuk pergi ke Lembah Pengobatan dan menemukan orang itu!â
Master Narsi mengangguk.
Master Narsi tahu kalau Lembah Pengobatan juga bukan singa pengecut, jadi mereka harus menyiapkan lebih banyak orang untuk memberi tekanan kepada Lembah Pengobatan.
Hasan mengangguk lalu bergegas meninggalkan Yayasan Hanura dan mempersiapkan bawahannya.
Saat ini, Dave dan yang lainnya sudah tiba di kaki gunung besar, jika ingin pergi ke Lembah Pengobatan, hanya bisa melalui satu jalan pegunungan yang terjal ini, jalan itu dikelilingi oleh hutan dimana banyak binatang buas serta serangga beracun, kadang kala juga ada miasma beracun yang muncul, jadi orang biasa sangat jarang datang kemari.
Setelah keluar dari mobil, Edbert memarkirkan mobilnya di samping lalu mengeluarkan sebuah penutup mata berwarna hitam.
âTuan Dave, menurut aturan Lembah Pengobatan kami, saat orang luar memasuki Lembah Pengobatan, mata mereka harus ditutupâ¦â
Edbert berkata kepada Dave dengan sopan.
Dave menggendong Helen dan mengangguk kecil, karena ini adalah aturan mereka, maka Dave harus menaatinya.
Sebenarnya penutup mata ini tidak ada gunanya bagi Dave, sekarang Dave hanya perlu memancarkan sedikit kesadaran spiritualnya untuk mendeteksi radius puluhan meter di sekelilingnya, dan dia sama sekali tidak perlu melihat dengan matanya.
Bab 780 Menganggap dirinya paling hebat Tepat saat Edbert hendak memasangkan penutup mata pada Dave, Alfred mengulurkan tangan untuk menghentikannya.
âTidak perlu ditutup, Saudara Dave juga bukan orang luar, setelah mengenal jalan, lain kali Saudara Dave bisa sering datang kemariâ¦â
Kataâkata Alfred sangat akrab, membuat Dave yang mendengarnya merasa hatinya hangat.
Mendengar Alfred berkata seperti itu, Edbert menyimpan kembali penutup mata itu.
Beberapa orang itu berjalan menuju gunung yang dikelilingi oleh pepohonan yang menjulang tinggi, hanya ada jalanan sempit di antara pepohonan, tapi jalan yang sempit itu sangat terang, jelas terlihat banyak orang sering melewatinya.
Meskipun jalannya sangat terjal, tapi tidak ada artinya bagi Dave dan yang lainnya, tapi bagi orang biasa ini bukanlah sesuatu yang mudah diatasi.
Setelah berjalan seharian penuh, Alfred kembali memberikan Pil Penambah Usia kepada Helen di tengah perjalanan, sedangkan Dave tidak berhenti menyuntikkan kekuatan spiritual kepada Helen, agar Helen dapat bertahan hidup.
âSaudara Dave, kita sudah tiba di Lembah Pengobatanâ¦â
Alfred menunjuk lalu berkata.
Dave melihat dan menemukan di depannya hanya ada kabut, sama sekali tidak terlihat apapun, tapi saat kesadaran spiritual Dave menyebar, dia segera menyadari kalau di depannya memang ada sebuah pintu masuk lembah, dan ada empat orang yang sedang berjaga di depan pintu lembah itu.
Di tempat seperti ini, walau tidak ada orang yang berjaga, tanpa orang dari Lembah Pengobatan yang memimpin jalan sepertinya akan sulit ditemukan, tempat ini seperti surga.
âMemang tempat yang bagus, tapi kabut ini sedikit berlebihanâ¦â
Dave berkata lalu menjentikkan jarinya, sebuah kekuatan spiritual seketika menghantam batu besar yang ada di sampingnya.
Tibaâtiba batu itu memancarkan cahaya berkedip sebanyak tiga kali, dan kabut di Bab 780 Menganggap dirinâ¦
10 mutiara depannya menghilang dengan kecepatan yang terlihat dengan mata telanjang, lalu akhirnya menghilang tanpa jejak.
Pintu masuk Lembah Pengobatan terlihat, setelah empat orang yang berjaga melihat Alfred, mereka bergegas mendekat dan berlutut dengan satu kakinya: âSelamat datang kembali ke lembah Tetuaâ¦â
Alfred sama sekali tidak melirik keempat orang itu malah menatap Dave dengan kaget.
âSaudara Dave, bagaimana kamu bisa tahu dimana formasi sihir Lembah Pengobatan kami berada?â
Alfred bertanya dengan heran.
âFormasi sihir disini merupakan formasi psikedelik paling rendah, formasi semacam ini dapat dipecahkan dengan mudah selama menemukan keberadaan formasinya, tidak ada yang sulitâ¦â
Dave berkata dengan ringan.
Bagi Dave, formasi sihir yang rendah seperti ini bagaikan mainan anakâanak.
Meskipun Dave mengatakannya dengan enteng, tapi bagi Alfred itu merupakan hal yang luar biasa.
Kekuatan Dave lumayan, dia juga bisa alkimia, sekarang dia bahkan memahami formasi sihir, ini bisa dibilang merupakan jenius.
âFormasi sederhana ini disusun saat Lembah Pengobatan pertama kali berdiri, kami hanya tahu bagaimana cara membuka dan menutupnya, sama sekali tidak mengerti misteri tentang formasi ini, sepertinya saya harus belajar banyak dari Tuan Dave di masa depanâ¦â
Alfred berkata dengan sangat tulus, tanpa kepuraâpuraan sedikit pun!
âTetua Alfred terlalu sungkanâ¦â
Dave merasa sedikit tersanjung, dengan kekuatan yang dimiliki oleh Alfred, banyak orang yang merasa dirinya adalah yang paling hebat, mana bisa mengatakan kata- kata seperti itu.
Empat murid dari Lembah Pengobatan menatap Dave dengan sedikit terkejut. mereka tidak percaya Tetua mereka bersikap begitu sopan kepada seorang pemuda yang masih begitu muda.
Meskipun mereka bingung, tapi tidak ada yang berani mengatakan apapun, mereka hanya penjaga pintu di Lembah Pengobatan, mereka bahkan tidak memenuhi persyaratan untuk berbicara dengan Alfred, bahkan Edbert yang ada di samping Alfred, mereka juga harus bersikap sopan saat bertemu dengannya.
âTetua, Tuan Dave, kita sudah melakukan perjalanan panjang, sebaiknya kita mengobrol di dalam lembah sajaâ¦â
Kata Edbert.
âBenar, ayo masuk ke dalam lembah, saya akan memanggil orang lain untuk mendiskusikan bagaimana cara menyembuhkan luka nona iniâ¦â
Alfred segera mengangguk.
Dave menggendong Helen dan berjalan masuk ke dalam Lembah Pengobatan bersama dengan Alfred dan Edbert.
Comments(0)
Join the discussion — sign in to leave a comment
Sign In to CommentNo comments yet. Be the first to share your thoughts!