Bab 561 Ditemani dua wanita cantik âElly, tadi kakekmu datang kemari kenapa kamu tidak keluar untuk berbicara separah dua patah kata?
Saya kira kalian berdua tidak di rumah!â
Dave udak menjawab pertanyaan Yuki dan menatap Elly dengan bingung.
âKalau kakekku melihatku dia pasti akan menyuruhku pulang ke rumah, saya tidak mau pulang Elly terkekehâ
âSaya benarâbenar tidak tahu bagaimana cara menghadapi kalianâ¦.
Dave menggelengkan kepalanya dengan pasrah.
âDave, kamu belum menjawab pertanyaanku, kalian mau pergi ke mana?â
Yuki kembali bertanya pada Dave.
âKota Gama akan menyelenggarakan pameran pelelangan, saya bersiap pergi dengan Tuan Indrawan!â
Dave berkata apa adanya.
âBagus sekali, kami juga mau pergiâ¦â Yuki berkata dengan senang.
âBenar, kami juga mau pergi, kebetulan saya punya teman di Kota Gama, akan ada orang yang melayani kita!â
Elly menganggukkan kepalanya!
Dave merasa kedua orang itu memang sudah merencanakan untuk pergi bersama.
âSaya tidak tahu, besok kalian sendiri yang bicara pada Tuan Indrawanâ¦.â
Dave berkata lalu kembali ke kamarnya!
Keesokan paginya, Indrawan mengutus pengawalnya, Benito untuk menjemput Dave!
Saat mobil baru berhenti, Elly dan Yuki langsung masuk ke dalam dan Benito tidak bisa menghentikan mereka!
Dave yang melihatnya hanya bisa naik ke mobil dengan pasrah!
Dan setelah menjemput Indrawan, dia tercengang saat melihat Yuki dan Elly yang ada di dalam mobil, hanya saja pada akhirnya dia tersenyum dan tidak mengatakan apapun!
Indrawan duduk di kursi penumpang depan, sedangkan Dave, Yuki dan Elly duduk di kursi penumpang bagian belakang, Dave duduk di tengah dan diapit oleh Elly dan Yuki di kiri kanannya!
âMenyenangkan untukmu ya, ada dua wanita cantik yang duduk di kiri dan kananmu dan menemanimuâ¦â
Yuki berbisik di telinga Dave.
Dave terdiam sesaat, dia tahu Yuki sengaja duduk seperti ini untuk menguji ketahanannya!
Sedangkan wajah Elly sedikit memerah, selain menyelamatkannya di dalam penginapan, dia belum pernah berada sedekat ini dengan Dave lagi!
Sekarang dia merasakan hawa maskulin dari tubuh Dave dan membuat Elly melihat ke luar jendela dan detak jantungnya mulai meningkat!
Sedangkan Indrawan yang duduk di kursi penumpang depan melirik sekilas dari kaca spion, saat melihat Dave yang duduk dengan kasihan di belakang, senyuman tipis terlihat di wajahnya!
Sebagai kakeknya, dia sangat paham tentang perasaan Elly, tapi Indrawan juga tidak menghentikannya, kalau Elly benarâbenar bisa bersama dengan Dave maka Indrawan akan mengangkat tangannya dan menyetujuinya, bahkan walau hanya menjadi selir di sisi Dave juga tidak masalah!
âTuan Dave, dalam pameran pelelangan barang antik kali ini, pengusaha Futuwa membawa cukup banyak master, ada kalanya senjata ajaib akan dibuat langsung di lapangan, dan Tuan Dave boleh mencoba senjata ajaib dengan para master itu, saya dengar kalau ahli sihir nomor satu di Futuwa sudah membuat sebuah senjata ajaib dan berhasil menghindari kecelakaan mobil!â
âSekarang baik di Arunika dan Futuwa, banyak pengusaha kaya yang memperlakukan ahli sihir dan ahli sihir sebagai tamu kehormatan, dan orangâorang itu memiliki kekuatan!â
Indrawan menoleh ke arah Dave dan berkata, dia juga berusaha menghilangkan suasana canggung pada Dave!
âSemua itu hanyalah tipuan untuk menipu orang, bagaimana mungkin senjata ajaib bisa dibuat dengan mudahâ¦.
Dave tersenyum ringan!
Senjata ajaib yang sebenarnya merupakan hukum alam, dan untuk menggunakannya diperlukan mantra, walaupun Dave membuatkan Yuki Liontin Giok itu hanya bisa dianggap sebagai senjata pertahanan diri yang umum.
Saat Indrawan mendengar Dave mengatakan hal ini, dia juga tidak berbicara lagi, dan suasana di dalam mobil menjadi sangat hening, dan hanya terdengar suara mobil yang melaju!
Setelah lebih dari lima jam, mobil itu melaju masuk ke Kota Gama, kemakmuran Kota Gama tidak sebanding dengan Kota Surau, bahkan Provinsi Canna!
Gedungâgedung pencakar langit dan arus lalu lintas yang tidak ada habisnya mengekspresikan gaya hidup Kota Gama yang serba cepat!
Bab 562 Tidak tahu berterima kasih Semua orang bergegas, demi mengejar kehidupan!
Dan tepat saat orangâorang ini bergegas untuk mencari nafkah, di daerah paling makmur di Kota Gama, di sebuah rumah pelelangan yang memiliki luas puluhan hektar dan tinggi belasan lantai berdiri di sana, dan di dalam rumah lelang itu terdapat banyak pebisnis kaya yang terus berdatangan, dan mengagumi berbagai barang antik yang dipamerkan!
Barangâbarang ini tidak bisa didapatkan oleh orang biasa bahkan belasan keturunan setelahnya, bahkan para pebisnis kaya yang berkunjung juga menjaga jarak dan berhatiâhati, karena mereka tahu ini adalah benda pusaka yang tak ternilai harganya.
âAyo cari tempat untuk makan terlebih dulu, baru pergi ke pameran pelelangan barang antik!â
Indrawan menyarankan!
Semua orang mengangguk, karena sudah terlalu lama berada di dalam mobil mereka memang sedikit lapar!
Dan pada saat ini, ponsel Dave berdering, dia mendapat panggilan dari Eddy yang menanyakan apakah dia akan datang untuk menghadiri pameran pelelangan barang antik!
Setelah Dave memberitahu Eddy kalau dirinya sudah tiba di Kota Gama, Eddy dengan senang hati ingin melayani Dave secara pribadi!
Awalnya Dave ingin menolak, karena akan merepotkan tapi setelah dipikirâpikir dia mungkin membutuhkan bantuan Eddy di Kota Gama, Dave akhirnya setuju!
Eddy memilih sebuah restoran yang bernuansa Tiongkok dan kuno, melihat Dave dan yang lainnya tiba, Eddy bergegas menyambut!
Melihat Indrawan juga ikut bersama, Eddy segera tersenyum dan berkata: âTuan Indrawan, tidak disangka kamu juga ikut ya!â
âKetua Majelis Eddyâ¦..â
Melihat Eddy, Indrawan segera memberi salam!
Walaupun dia sudah pensiun, tapi saat dia masih menjabat posisinya, dia juga harus bersikap hormat kepada Eddy, dua orang itu sama sekali tidak berada di tingkatan yang sama!
âTuan Indrawan, tidak perlu sesungkan itu, kamu adalah senior, jangan hancurkan sayaâ¦..â
Eddy berkata sambil tersenyur Elly dan Yuki yang melihat Eddy juga menyapanya!
âTuan Dave, ayo duduk di dalam, saya sudah mengaturnyaâ¦.
Eddy mengundang Dave dan yang lainnya masuk ke dalam ruangan VIP!
Setelah memasuki ruangan VIP, Dave dan yang lainnya tidak seganâsegan lagi, mereka makan sambil mengobrol, karena memang sudah lapar!
âThan Dave, kali ini banyak orang yang akan berpartisipasi dalam pameran pelelangan kali ini, bahkan Roy dari Keluarga Bastian juga akan ikut serta, oleh karena itu saya harap Tuan Dave dapat menahan diri saat itu, namun tidak perlu khawatir, saya akan memperingatkan Roy, agar dia tidak mencari masalah dengan Tuan Dave!â
Eddy berkata pada Dave!
Walau dia tahu Dave tidak takut pada Keluarga Bastian, tapi kalau sampai bertarung di acara seperti ini, maka dampaknya akan buruk, dan dirinya sebagai Ketua Majelis Perlindungan Hukum Kota Gama akan bertanggung jawab atas masalah ini!
âKetua Majelis Eddy tenang saja, asalkan Keluarga Bastian tidak mencari masalah denganku, saya tidak akan turun tangan!â Dave berkata dengan ringan!
Roy ini memang sangat sombong dan arogan, waktu itu kalau bukan karena saya dia pasti sudah mati di tanah asing, Keluarga Bastian mana mungkin bisa memiliki kejayaan seperti saat iniâ¦.â
Indrawan berkata dengan kemarahan yang terlihat di wajahnya!
Dulu Keluarga Bastian mengandalkan sumber daya dan jaringan dari Indrawan untuk perlahan- lahan berkembang di Kota Gama, mereka bahkan membuat Ken bertunangan dengan Elly, dan demi Keluarga Bastian, Indrawan juga berusaha keras dan pada akhirnya Ken malah membatalkan pernikahan secara sepihak, dan setelah Keluarga Bastian akhirnya menjadi keluarga konglomerat mereka juga memandang rendah Keluarga Pratomo!
Setelah Indrawan pensiun, kekuatan Keluarga Pratomo menjadi lebih buruk lagi, mereka langsung ditinggalkan oleh Keluarga Bastian, dan sosok mereka sama sekali tidak terlihat lagi, dan ini membuat Indrawan merasa sedih!
âKakek, untuk apa membicarakan hal yang sudah berlaluâ¦â¦â
Elly mengernyitkan keningnya dan berkata pada Indrawan!
Eddy juga tahu beberapa kejadian yang terjadi di masa lalu, dan tersenyum canggung: âKeluarga Bastian melakukan banyak cara untuk berkembang, yang dimanfaatkan oleh Keluarga Bastian tidak hanya Tuan Indrawan seorang, oleh karena itu Tuan Indrawan jangan terlalu diambil hati!â
Bab 563 Pintar menilai orang Indrawan menghela nafasnya dan tidak mengatakan apapun lagi, dia sudah dimanfaatkan, mengatakan apapun saat ini sudah terlambat!
Setelah makan, Eddy secara pribadi menemani Dave pergi ke rumah pelelangan untuk mencegah Roy mencari masalah dengan Dave!
Dave yang baru berjalan ke ruang pameran merasakan fluktuasi energi spiritual, terlihat jelas di antara barangâbarang antik ini memang ada barang bagus tapi fluktuasi energi spiritualnya sangat lemah.
Aula seluas ratusan meter persegi dipenuhi dengan berbagai barang antik, semuanya ditutupi dengan penutup kaca, dan di bawah sorotan lampu terpapar sejarah dari barangâbarang itu sendiri!
âTuan Daveâ¦â¦.â
Pada saat ini, terdengar teriakan seseorang!
Dave menoleh dan menemukan kalau orang yang memanggilnya adalah Marco.
Saat melihat Dave, Marco bergegas menghampiri : âTuan Dave, tidak disangka kamu juga datang ya!â
Dave tersenyum : âKapan kamu kembali? Apa Nona Stella baikâbaik saja?â
âSaya baru kembali kemarin, khusus untuk menghadiri pameran pelelangan ini, Stella baikâbaik saja, sekarang Lembah Palem juga sudah kembali berjalan sesuai aturan!â
Kata Marco!
Setelah mendengar ini, Dave merasa sangat lega, bagaimanapun Johan demi membantu dirinya rela kehilangan nyawa dan kembali ke surga lebih awal!
âMarco, apa orang ini adalah Tuan Dave?â
Pada saat ini seorang lelaki tua berjalan menghampiri!
âKakek, ini adalah Tuan Daveâ¦.â Kata Marco, lalu menjelaskan pada Dave: âTuan Dave, ini adalah kakekku, Eko Wijaya!â
âTuan Ekoâ¦..â Dave mengangguk kecil!
âTuan Dave memang orang yang berbakat, orang yang sangat luar biasa, Keluarga Wijaya bisa membantu Tuan Dave benarâbenar merupakan keberuntungan kamiâ¦.â
Eko berkata dengan penuh hormat kepada Dave!
Sikap Eko membuat banyak orang yang berada di sekitarnya memandangnya dengan heran, kenapa seorang kepala keluarga Keluarga Wijaya dari Kota Gama bersikap begitu sopan kepada seorang pemuda, dan begitu sungkan padanya!
âKeluarga Wijaya pintar menilai orang, pantas saja Keluarga Wijaya bisa bertahan untuk waktu yang begitu lamaâ¦..â
Eddy yang ada di samping juga memuji Ekof Jelas terlihat kalau Eko juga mengetahui identitas Dave sehingga dia baru bersikap begitu rendah hati, perlu diketahui dengan adanya seorang kultivator abadi di belakang sebuah keluarga, akan membuat kekuatan seluruh keluarga itu meningkat pesat!
âKetua Majelis Eddy bercanda ya, bukankah kamu juga menyadari kalau Tuan Dave adalah orang yang luar biasa?â
Eko melihat sikap Eddy yang mengikuti di samping Dave langsung menebak kalau Eddy juga tahu identitas Dave!
Dengan begitu, tebakan Eko tidak salah, Dave memang seorang kultivator abadi!
âHahahaâ¦â¦â
Eddy tertawa keras!
âTuan Dave, silahkan masuk ke dalam, pameran yang ada di sini hanyalah barang biasa, harta karun yang sebenarnya ada di dalamâ¦..â
Eko menunjukkan isyarat mempersilahkan pada Dave!
Dave mengangguk, dan mengikuti Eko masuk ke dalam aula!
Namun pada saat ini, Dave merasakan tatapan yang dipenuhi dengan niat membunuh, dan kemudain seorang pria paruh baya dan seorang pria dengan rambut beruban berjalan. menghampiri mereka!
Tatapan pria paruh baya itu dipenuhi dengan niat membunuh, seolah dia berharap bisa menelan Dave hidupâhidup!
Melihat tatapan mata pria paruh baya itu, Dave tidak perlu berpikir panjang dan langsung tahu kalau itu pasti anggota Keluarga Bastian!
Dan ternyata memang benar, pria paruh baya itu berjalan menghampiri Dave dan raut wajah Eko seketika menjadi dingin dan berdiri menghadang di depan Dave: âRoy, mau apa kamu?â
ini?
âTuan Besar Eko, saya hanya ingin berbicara dengan anak ini, untuk apa kamu segugup Seorang kepala keluarga Keluarga Wijaya yang terhormat sekarang menjadi anjing yang akan segera melindungi tuannya?â
Wajah Eko menjadi dingin, dan Marco yang ada di sampignnya bergegas maju dengan langkah yang tegas: âRoy, bajingan, coba katakan satu kata lagiâ¦..â
âUrusan orang dewasa, apa kami sebagai generasi muda punya hak untuk menyela?â
Roy menyipitkan matanya dan kemudian meledakkan auranya, dan langsung membuat Marco mundur beberapa langkah!
Eddy turun tangan memapah Marco lalu berkata pada Roy: âRoy, di sini adalah rumah lelang. kalau kamu berani membuat keributan, jangan salahkan saya tidak sungkanâsungkan!â
Perintah Kaisar Naga Bab 564 Melakukan semua yang terbaik ft 10 mutlara âKetua Majelis Eddy, saya hanya ingin berbicara, apa itu melanggar hukum?â
Roy tersenyum mainâmain!
Eddy tidak mengatakan apapun, dia hanya menatap Roy dengan dingin!
âApa yang ingin kamu katakan, katakan sajaâ¦â¦.
Dave melangkah maju dua langkah dan menatap Roy dengan enteng!
Roy melirik Dave dari atas ke bawah, lalu berkata dengan muram: âBocah, tidak peduli kekuatan seperti apa yang kamu miliki, kamu berani membunuh keponakanku, Keluarga Bastian pasti tidak akan melepaskanmu, karena kamu sudah datang ke Kota Gama, maka jangan berharap bisa pergi lagiâ¦.â
Roy mengancam Dave tapi Dave tidak memperdulikannya, dan orangâorang yang ada di sekitar semuanya tercengang, mereka tidak menyangka Dave adalah orang yang membunuh Ken!
Itu adalah Tuan Muda dari Keluarga Bastian, dia membunuhnya begitu saja dan berani datang ke Kota Gama, nyalinya benarâbenar besar!
Pada saat ini banyak orang yang mulai tertarik dengan identitas Dave, berani membunuh Ken dan memprovokasi Keluarga Bastian, bahkan dihormati oleh Eko dan Eddy, pasti bukan orang biasa!
âKalau kamu merasa kematian seorang Ken tidak cukup bagi Keluarga Bastian, maka kamu boleh terus memprovokasikuâ¦â
Dave berkata dan tersenyum sinis!
âKamuâ¦â¦â¦â Roy membelalak dan tulangâtulangnya bergemeretak, kalau Eddy dan Eko tidak di sini dia pasti sudah turun tangan!
âBocah, kamu punya nyali, kita lihat saja kedepannya!â setelah berkata, Roy membawa pria tua itu berbalik dan memasuki salah satu ruangan di dalam aula!
âTuan Dave, cukup beri arahan, di Kota Gama, Keluarga Wijaya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk melindungi Tuan Daveâ¦..â
Eko berkata dengan tegas!
Dave tersenyum dan menganggukkan kepalanya!
Dave mengikuti Eko masuk ke ruangan lain di dalam aula, hanya saja hanya Dave dan Eko yang boleh masuk, sisanya ditahan di luar.
Setelah masuk ke dalam ruangan itu, terlihat ada beberapa barang antik di dalamnya, tetapi 10:30 â Mon, 5 JI Bab 564 Melakukan semuaâ¦
10 mutiara jumlahnya jauh lebih sedikit namun energi spiritual yang ada di dalam lebih melimpah, ini membuktikan kalau barangâbarang antik ini memang berusia lebih tua dari yang ada di luar!
Dan di tengah ruangan, ada sebuah Meja Delapan Dewa, dan meja itu dikelilingi oleh Kursi Taishi, dan ada dua orang yang sedang duduk di sana, salah satunya adalah pria paruh baya yang berkacamata, dan disebelahnya ada seorang lelaki tua yang memiliki aura yang luar biasa, seperti seorang dewa!
Tuan Dave, ini adalah pengusaha dari Negara Futuwa, Falcon, di sampingnya adalah ahli sihir nomor satu di Futuwa, Tony, kali ini saya mendengar kalau Falcon membawa sebuah senjata sihir kuno, jadi dia juga mengundang Tony, orang yang bisa masuk ke dalam ruangan ini hanya beberapa keluarga besar di Kota Gama, orang lain sama sekali tidak berhak!â
Eko memperkenalkan kepada Dave dengan suara rendah!
Dave mengangguk lalu melihat tidak banyak orang yang duduk mengelilingi Meja Delapan Dewa itu, dan setiap orang membawa seorang master di samping mereka, sepertinya mereka diundang untuk mengidentifikasi keaslian dan kemampuan dari senjata ajaib, Roy juga membawa lelaki tua itu duduk di dalam!
Eko membawa Dave duduk di seberang Roy, disamping Eko ada seorang lelaki tua yang berambut perak yang mengenakan kemeja putih, tubuhnya terasa sedikit dingin, dan matanya setengah tertutup!
âTuan Dave, ini adalah Master Rendi yang saya undang khusus untuk membantu saya mengindentifikasiâ¦.â Eko memperkenalkan pada Dave, lalu berkata pada Master Rendi: âMaster Rendi, ini adalah Tuan Daveâ¦.â
Master Rendi itu tidak menghiraukan Eko dan tidak melirik Dave, dia berkata dengan acuh tak acuh:
âKepala Keluarga Keluarga Wijaya tidak percaya padaku ya, sampai harus membawa orang lain?â
âMaster Rendi salah paham, Tuan Dave hanya datang untuk melihatâlihat saja, nanti saya tap harus meminta bantuan Master Rendiâ¦.â
Eko bergegas menjelaskan!
Meskipun Dave adalah seorang kultivator, tapi Eko merasa Dave tidak mungkin paham tentang senjata ajaib, dan bisa melebihi pengalaman seorang master yang sudah lama menggeluti bidang barang antik seperti ini.
âHm!â mendengar penjelasan Eko, Master Rendi itu mengangguk kecil.
May Mon Jun CD Perintah Kaisar Naga 10 mutiara Bab 565 Aturan lama Pengusaha dari Faluwa, Faron dadak di kursi dan metrik Dave falls menarik kembali dapannya dan berkata: Hadirin semuanya, kita sera bisa dibilang merupakan teman lama, Jadi saya juga tidak akan engkenâcungkan lagi, kali ini saya membawa beberapa senjata ajal, dan satu di antaranya merupakan senjata yang dibuat langsung oleh Tuan Tony sendiri senjat bisa mengusir roh jahat, dan memperpanjang usia..
Setelah Falcon selesai bicara, ada seorang yang melangkah maju dan meletakkan beberapa kotak kayu, jelas di dalam itu adalah senjata ajaib yang dibicarakan oleh Falcon Tatapan semua orang melekat pada beberapa kotak kayu itu, dan sangat penasaran benda pusaka seperti apa yang ada di dalamnya, dan senjata ajaib itu dibuat langsung oleh master feng shui nomor satu di Futuwa, pasti bagus!
Melihat semua orang menatapnya dengan menarik, Falcon tersenyum: âMasih sesuai aturan lama, harga yang paling tinggi yang akan mendapatkannya, kalau kalian tidak membuka harga. saya akan membawanya ke pelelangan di luar, karena kita semua sudah berhubungan lama, maka barang bagus ini saya bawa untuk kalian pilih terlebih dulu!â
âBos Falcon, kami sudah tahu peraturannya, kamu keluarkan dulu barangnya untuk kami lihat!â
Salah seorang di antara mereka mendesak.
Falcon mengangguk lalu membuka kotak kayu pertama, saat kotak itu dibuka ada ledakan hawa sejuk yang melanda dan kemudian seluruh ruangan merasakan sedikit kesejukan, dan membuat semua orang mulai bersemangat!
Di dalam kotak kayu itu terlihat sebuah manik manik kayu berwarna hitam yang terlihat sangat biasa, bahkan tidak berkilau, kalau bukan karena hawa sejuk yang dirasakan saat kotak kayu itu dibuka tadi, mungkin tidak ada orang yang menyangka kalau mutiara itu adalah senjata ajaib!
âHadirin, ini adalah salah satu manik manik dari gelang rosario milik Guru Tenjin, ini telah diresapi oleh asap dupa sepanjang tahun, dan mutiara ini memiliki efek untuk mendinginkan, menyegarkan pikiran, untuk memohon berkah, manik manik ini juga sudah dibacakan mantra oleh Guru Tony, dan bisa memadatkan feng shui yang membuat bisnis para bos sekalian semakin makmur!â
Falcon memperkenalkan dengan nada suara yang bangga!
Mendengar perkataan Falcon, semua orang meminta nasihat kepada master yang mereka undang, dan mereka ingin tahu apakah mutiara itu asli atau tidak.
âMaster Rendi, menurutmu apakah manik manik rosario itu asli?â
Eko bertanya dengan suara pelan.
Mata Master Rendi masih setengah terbuka, dia bahkan tidak melihat manik manik itu dan berkata dengan ringan: âItu palsu, hanya barang biasaâ¦.â
10:30 Mon, 5 Jun Bab 565 Aturan lama 館 10 mutiara Eko yang mendengarnya sedikit mengernyit: âMaster Rendi, Bos Falcon mengatakan kalau manik manik ini berasal dari gelang rosario milik Guru Tenjin, dan saat kotak kayunya dibuka. Tadi terasa hawa menyejukkan yang jelas!â
Eko sedikit tidak percaya kalau manik manik itu adalah barang biasa!
âKalau kamu tidak percaya, saya bisa pergiâ¦.â
Nada suara Master Rendi sedikit tidak senang!
âBukan bukan bukan, saya mengundang Master Rendi tentu saja saya percaya pada Master Rendiâ¦.â
Eko bergegas berkata dengan nada meminta maaf.
Dave melirik Master Rendi itu sekilas, dia tidak menyangka kalau orang ini memang memiliki beberapa keterampilan, dan dia bukan orang yang hanya membangun reputasi untuk dirinya sendiri!
Manik manik ini memang hanya barang biasa, hanya manik manik kayu biasa, tapi sudah dimanipulasi sedikit oleh orang, sehingga saat kotak kayu itu dibuka ada hawa sejuk yang terasa!
Beberapa orang yang lain juga berdiskusi dengan master yang mereka undang, dan segera tidak terdengar suara lagi, seolah diskusi mereka sudah berakhir!
âHadirin, sekarang kalian sudah bisa mengajukan penawaran untuk manikâmanik ini, harga yang paling tinggi yang akan mendapatkannya, dan harganya akan dimulai dari 3 miliar, dan setiap kenaikan harga minimal 100 jutaâ¦.â
Falcon melihat mereka semua sudah selesai berdiskusi dan berkata dengan tersenyum Namun setelah Falcon selesai bicara, tidak ada seorang pun yang menawar, mereka semua hanya saling memandang dan tidak berani menawar, sepertinya mereka semua tahu kalau manikâmanik ini palsu!
Melihat tidak ada yang menawar, Falcon tercengang dan sedikit heran: âHadirin, manikâmanik ini sangat bernilai, kalau tidak ada orang yang mau menawar saya akan membawanya ke pelelangan di luarâ¦.â
Setelah Falcon selesai bicara, tetap tidak ada orang yang menawar, dan ini membuat Falcon sedikit canggung, dan diamâdiam melirik Guru Tony yang ada di sampingnya!
Perintah Kaisar Naga 10 mutiara Bab 566 Tidak bisa dihindari âBos Falcon, orang yang bisa duduk di sini bukanlah orang biasa, kami semua mengundang master yang memiliki pengetahuan, mungkin memang tidak sebanding dengan Guru Tony, tapi untuk membedakan yang asli dan palsu masih sanggup, kamu membawa sebuah manikâmanik biasa untuk mengelabui kami, bukankah ini sedikit keterlaluan?â
Roy berkata dengan sedikit tidak puas pada Falcon.
Perkataan Roy seketika membuat Falcon menjadi canggung: âBos Roy bicara apa, saya menghabiskan banyak uang untuk membelinya, kalau kalian merasa ini palsu maka saya akan melelangnya di luar, kita sudah bekerja sama selama bertahunâtahun mana mungkin saya mengelabui kalianâ¦â
ada seseorang yang membawa Setelah berbicara, Falcon melambaikan tangannya dan segera ada seseorang yang pergi manikâmanik itu.
Segera setelah itu Falcon membuka kotak kayu kedua, dan saat kotak itu terbuka, terlihat sebuah cermin perunggu yang berkarat di dalamnya, seolah cermin itu baru digali dari tanah!
Saat Falcon mengeluarkan cermin itu, tibaâtiba ada suara bersenandung, dan semua orang merasakan cahaya yang menyilaukan dari cermin perunggu itu!
âHadirin, cermin perunggu ini memiliki sejarah selama ribuan tahun, dengarâdengar cermin ini pernah digunakan oleh Selir Yang Gui Fei untuk mengusir roh jahatâ¦.â
Sambil berbicara, Falcon tibaâtiba mengarahkan cermin itu ke semua orang, dan semua orang itu bisa melihat ada awan hitam di atas kepala mereka dari cermin perunggu itu dan membuat wajah mereka semua menjadi pucat!
Kali ini, semua orang sangat ketakutan sehingga mereka semua melihat ke atas kepala mereka, dan kemudian melihat sekeliling lagi, dan menemukan bahwa tidak ada yang aneh sama sekali!
âHadirin, selama kamu bercermin dengan cermin perunggu ini setiap hari, maka semua bencana bisa dihindari!â
Falcon menyimpan kembali cermin perunggu itu dan meneruskan perkataannya!
âMemang barang bagusâ¦..â
Master Rendi yang matanya masih setengah tertutup membuka matanya dan berkata dengan penuh semangat!
âMaster Rendi, kamu mengatakan kalau cermin perunggu itu asli?â
Eko seketika senang!
Master Rendi mengangguk : âCermin perunggu ini memang merupakan senjata ajaib, dan memang memiliki kemampuan untuk menghindari bencana!â
10.30 Bab 566 Tidak bisa dihindari Mendengar perkataan Master Rendi, Eko menjadi sangat gembira dan bersiap membuka harga untuk mendapatkan cermin perunggu init Sedangkan lelaki tua di samping Roy juga sedang berbisik di telinga Roy, entah apa yang dikatakan olehnya tapi Roy yang mendengarnya seketika menjadi sangat senang!
Melihar ekspresi semua orang membuat Falcon tersenyum : âHadirin, harga minimal untuk cermin perunggu ini adalah 20 miliar, dan setiap penawaran minimal 1 miliarâ¦â
âSaya menawar 20 miliarâ¦.â
Setelah Falcon selesai bicara, Eko langsung berteriak dengan tidak sabar!
â20 miliar 100 jutaâ¦.â
â20 miliar 200 jutaâ¦â
Dan mulai ada beberapa orang yang bersaing untuk menawar dan persaingannya menjadi sangat ketat!
â30 miliarâ¦..â
Roy tibaâtiba berteriak dan menawar 30 miliar.
â40 miliarâ¦.â Eko juga langsung menaikkan harga sebesar 10 miliar, sepertinya dia harus mendapatkan cermin itu!
âTuan Eko, cermin perunggu itu tidak memiliki kemampuan untuk menghindari bencana, itu hanya barang antik biasa, dan cermin perunggu ini menyimpan banyak hawa kebencian di dalamnya, kalau kamu meletakkannya di kamar, itu akan mempengaruhi tidurmu!â
Dave berbisik dan membujuk Eko!
âTuan Dave juga mengerti senjata ajaib?â Eko tercengang!
âSedikit!â Dave berkata dengan ringan.
âHm, masih begitu muda juga sudah berani berbicara, apa kamu tahu kalau ilmu sihir tidak akan bisa dikuasai tanpa latihan selama beberapa dekade, dan untuk mengidentifikasi senjata ajaib membutuhkan pengalaman yang sangat tinggi, hanya seorang bocah sepertimu juga berani mengatakan kamu mengerti?â
Master Rendi menjadi marah dan menegur Dave dengan suara dingin!
Perkataan Dave sama saja mengatakan kalau yang dikatakan olehnya tadi salah, bagaimana mungkin Master Rendi tidak marah, apalagi Dave hanya seorang pemuda berusia dua puluh tahunan, dan membuat Master Rendi merasa lebih terhina!
âMaster Rendi, jangan marah, Tuan Dave hanya berbicara asal!â Eko bergegas menjelaskan, dia takut Master Rendi marah dan kalau sampai dia pergi, maka situasi akan kacau.
Bab 567 Pilihan yang bijak âSejak kapan usia bisa dijadikan sebagai tolak ukur apakah seseorang memahami sesuatu atau tidak?
Kamu baru berhasil setelah berlatih beberapa dekade itu tandanya kamu bodoh, bukan berarti orang lain tidak bisa!â
Dave berkata dengan dingin.
âBocah, apa katamuâ¦.â
Master Rendi menjadi marah dan memukul meja!
Melihat Dave dan Master Rendi bertengkar, Roy seketika menjadi sangat senang, dan terus tertawa dari samping!
âMaster Rendi, jangan marah, jangan marahâ¦.
Eko bergegas bangkit dan membujuk Master Rendi.
âKepala keluarga Keluarga Wijaya, dari mana bocah ini berasal sampai begitu berlagak, sekarang juga kamu usir dia dari sini, atau saya akan pergi, hari ini kalau ada dia, tidak akan ada saya, dan kalau ada saya tidak boleh ada diaâ¦â
Master Rendi berteriak marah pada Eko!
Kali ini Eko tercengang, dan raut wajahnya menjadi sangat muram.
Dua orang ini tidak bisa dia singgung, siapa pun tidak boleh pergi, tapi sekarang perkataan Master Rendi membuatnya sangat serba salah!
âMaster Rendi, sepertinya Keluarga Wijaya tidak menganggap serius dirimu, hanya demi seorang bocah ingusan malah berani mempertanyakan maksud Master Rendi, kalau Master Rendi tidak keberatan, Anda bisa bergabung dengan Keluarga Bastian, berapa harga yang dibayar oleh Keluarga Wijaya, Keluarga Bastian juga bisa membayarnya!â
Saat ini Roy mulai mengipasi api!
Setelah Roy mengatakan ini, Master Rendi menjadi semakin marah lagi dan menatap Eko dengan marah: âKepala Keluarga Keluarga Wijaya, kamu berencana menyinggungku hanya demi bocah ingusan ini?â
Saat ini raut wajah Eko jauh lebih jelek daripada saat sedang menangis, dia diamâdiam menatap Dave, dan menemukan Dave duduk dengan tenang seolah tidak terjadi apapun!
âMaster Rendi, Tuan Dave adalah tamu kehormatan Keluarga Wijaya, oleh karena ituâ¦..
âHm, kalau begitu saya pergi.
Tanpa menunggu Eko menyelesaikan perkataannya, Master Rendi mendengus dan berjalan 14:32 Mon, 5 Jun.
Bab 567 Pilihan yang bijak 11 10 mutiara keluar sambil mengibaskan lengan bajunya!
âMaster Rendi, tunggu sebentarâ¦.â
Roy yang melihat adegan ini bergegas menghentikan Master Rendi: âMaster Rendi, Keluarga Wijaya tidak punya mata, tapi Keluarga Bastian selalu mengagumi Master Rendi, bila Master Rendi tidak keberatan, hari ini bisa menjadi master untuk membantu Keluarga Bastianâ¦.â
Master Rendi melirik Eko dan Dave, lalu akhirnya mengangguk: âBaik, karena Bos Roy menghargaiku, maka hari ini saya akan membantu Bos Roy untuk mengidentifikasi dengan baikâ¦.â
Master Rendi duduk di samping Roy, dan lelaki tua yang ada di samping Roy diusir oleh Roy! Eko yang melihat itu hanya bisa duduk kembali dengan canggung dan menatap Dave. âTuan Eko, hari ini kamu sudah membuat pilihan yang bijak, kamu tidak akan menyesalinyaâ¦..â Dave berkata dengan ringan.
âKedepannya, Keluarga Wijaya akan mengandalkan Tuan Dave!â Eko berkata dengan suara rendah!
âBaiklah, Keluarga Wijaya sudah membuat penawaran sebesar 40 miliar, kalau tidak ada yang menawar lagi maka cermin perunggu ini akan menjadi milik Keluarga Wijaya!â
Falcon berkata dengan ringan.
âSaya menawar 45 miliarâ¦.â Roy bergegas menawar!
Setelah Roy menawar, yang lainnya hanya saling memandang dan tidak menawar lagi, meskipun Eko sangat menyukainya tapi karena Dave tidak mengangguk, dia hanya bisa menyaksikan cermin perunggu itu dibawa pergi oleh Roy!
Segera setelah itu, satu per satu harta karun dikeluarkan tapi Dave tidak membiarkan Eko mengambilnya, sebaliknya Roy yang diarahkan Master Rendi mendapatkan hampir semua barangâ
barang itu dengan harga tinggi.
Eko merasa gelisah tapi dia tidak berani mengatakan apapun, sebaliknya Roy malah terlihat sangat bangga dan hampir membuat Eko mati kesal!
âTuan Eko, kamu lebih memilih mempercayai bocah ingusan seperti dia daripada seorang master seperti Master Rendi, walau dia masih muda dan kekuatannya lumayan, tapi ini adalah ilmu sihir, bukan seni bela diri yang bisa dikuasai oleh siapa saja, kamu sudah hidup selama ini, tapi malah ditipu oleh seorang bocah ingusan seperti itu, apa kamu ingin seluruh Kota Gama menertawakanmu?â
Roy berkata dengan bangga.
Eko terdiam dan hanya bisa menatap Roy dengan ganas!
âKamu tidak akan bisa tertawa sebentar lagi!â Dave mengambil cangkir teh di depannya dan menyesapnya!
14:32 Mon, 5 Perintah Kaisar Naga 10 mutiara Bab 568 Ayo bertaruh âHahahaâ¦..â Roy tertawa keras: âBenarkah, saya malah ingin tahu bagaimana caranya kamu membuatku tidak bisa tertawa lagi!â
âBaiklah, ada satu barang terakhir, saya mengeluarkan banyak uang untuk benda ini, dan senjata ajaib ini memiliki kekuatan yang tidak biasa, dan karena kalian semua sudah mengundang Master masingâ
masing, maka bagaimana kalau kita lihat master mana yang bisa mengaktifkan mantra pada senjata ajaib ini terlebih dulu!â
Falcon berkata dan membuka kotak kayu terakhir, di dalamnya terlihat sebuah Pa Kua yang terbuat dari kayu mahoni, dan karena usianya yang sudah tua, kayu itu terlihat berbintikâbintik dan tertutup debu!
Saat Pa Kua itu dikeluarkan, semua orang memperhatikannya namun tidak ada yang istimewa dari Pa Ku aini, hanya sepotong kayu yang sudah membusuk, walau dibuang di jalanan juga tidak. akan ada orang yang mengambilnya!
Semua master mengambil Pa Kua itu untuk dilihat dan tidak menemukan ada yang istimewa, bahkan Master Rendi juga mengernyitkan keningnya dan menggelengkan kepalanya!
Hanya Dave yang duduk dengan tenang, tidak bergerak sama sekali, dia bahkan tidak melirik Pa Kua itu awalnya dia mengira akan menemukan barang antik yang bagus di pameran pelelangan kali ini, tapi tidak disangka hanya sebuah acara penipuan!
Pa Kua ini memang hanya sepotong kayu busuk, di dalamnya tidak ada mantra sihir sama sekali dan itu bukan senjata ajaib, oleh karena itulah para master tidak menemukan apapun!
âMaster Rendiâ¦.â
Roy menatap Master Rendi dan bertanya dengan suara pelan: âApa yang istimewa dari Pa Kua ini?â
Master Rendi menggelengkan kepalanya: âPa Kua ini kelihatannya sangat biasa, pasti ada sesuatu di dalamnya, saya hanya melihat sekilas dan belum bisa memastikannya!â
âKalau begitu apakah Master Rendi bisa mengaktifkan mantra di Pa Kua itu?â Roy bertanya dengan semangat.
âSulit untuk dipastikan, hanya saja saya 50% yakinâ¦.â
Kata Master Rendi.
âHadirin sekalian, kalian semua sudah melihatnya, dan apakah kalian tahu keistimewaan dari Pa Kua ini? Apakah ada seseorang yang bisa mengaktifkan matra di dalamnya?â
Falcon bertanya sambil tersenyum.
Seketika ini, semua master saling memandang, dan tidak ada yang berbicara, karena mereka tidak bisa melihat apa pun!
âHadirin sekalian merupakan ahli sihir, tidak mungkin tidak bisa melihat sebuah Pa Kua seperti ini kan?â Falcon melihat tidak ada yang berbicara dan mulai berkata dengan nada sarkastik.
âAkan saya cobaâ¦.â
Master Rendi menjadi gelisah dan bergegas mengambil Pa Kua itu untuk mempelajarinya dengan cermat!
Melihat sikap Master Rendi, Dave mendengus dingin, sekelompok orang bodoh ini mengambil sepotong kayu busuk untuk dilihat lihat, apa yang bisa mereka temukan?
Mendengar Dave mendengus, Master Rendi mengernyitkan keningnya: âApa yang kamu tertawakan, lantas kamu bisa mengaktifkan mantra yang ada di Pa Kua ini?â
âMenertawai kebodohan kalianâ¦..â
Dave berkata dengan ringan!
âKamuâ¦â¦â Raut wajah Master Rendi menjadi dingin, dia kesal hingga menggertakkan giginya dan ingin memukul Dave!
âMaster Rendi, tidak perlu marah, untuk apa bertengkar dengan seorang bocah bodoh, kalau terdengar oleh orang lain hanya akan merusak reputasimu, karena bocah ini sangat arogan, bagaimana kalau kita membandingkan dan melihat siapa yang bisa menemukan keistimewaan dari Pa Kua ini, dan siapa yang bisa mengaktifkan mantranya, dan yang kalah harus membayar 200 miliar kepada pihak lawan, bagaimana?â
Roy berkata lalu menatap Eko: âTuan Eko, karena Keluarga Wijaya memperlakukan bocah ini seperti seorang dewa, apakah kamu berani bertaruh dengan kami?â
âKami datang untuk membeli barang, bukan untuk berlomba, apa yang bisa dilombakanâ¦.â
Eko tidak menjawab, tapi menurutnya walau Dave adalah seorang kultivator, dia belum tentu sebanding dengan Master Rendi, lagipula pihak lain sudah berlatih selama beberapa dekade!
âHahaha, apa kamu takut?â Roy tertawa dengan bangga!
âApa perlu dilombakan? Pasti Master Rendi yang akan menang, kami semua saja tidak bisa menemukan keistimewaannya, apa seorang bocah seperti dia bisa?â
âBenar, orang gila juga pasti tahu hasilnya, siapa yang mau bertaruh!â
â200 miliar tentu tidak banyak bagi Keluarga Wijaya, tapi siapa juga yang rela membuang uang begitu sajaâ¦.â
Semua orang mulai berdiskusi dan tidak ada orang yang percaya pada Dave!
Bab 569 Bermain lebih besar Mendengar diskusi semua orang, Eko menatap Dave dengan canggung dan menjelaskan : âTuan Dave, saya bukannya takut kehilangan 200 miliar, 200 miliar tidak ada artinya bagi Keluarga Wijaya, hanya sajaâ¦.â
Eko ingin menjelaskan pada Dave, dia bukannya tidak ingin bertaruh dengan Roy, dan bukan takut kehilangan 200 miliar itu!
Namun saat Eko belum selesai bicara, Dave langsung melambaikan tangannya dan menyela Eko, lalu berkata pada Roy yang terlihat angkuh : âKarena kamu ingin bertaruh, maka saya akan menemanimu, hanya saja 200 miliar terlalu sedikit, tidak seru, bagaimana kalau kita bermain lebih besar, saya punya 2 triliun di sini, mari bertaruh sebanyak ini!â
Dave mengeluarkan sebuah kartu ATM dan melemparkannya di atas meja, dan menatap Roy dengan dingin!
masih begitu Melihat Dave langsung mengeluarkan 2 triliun, semua orang tercengang, Dave yang muda bisa mengeluarkan uang 2 triliun benarâbenar hebat, walau seorang putra dari keluarga konglomerat pun tidak akan punya uang jajan sebanyak itu!
Roy juga tercengang lalu mencibir: âHanya melemparkan sebuah kartu ATM dan mengatakan kamu punya 2 triliun, kamu kira 2 triliun itu hanya kertas bekas?â
Roy tidak percaya Dave memiliki uang 2 triliun, karena dia sudah pernah mengutus seseorang untuk menyelidiki Dave, di tempat kecil seperti Kota Surau, tidak ada keluarga konglomerat, apalagi Dave hanya berasal dari keluarga biasa, mana mungkin punya 2 triliun!
âRoy, kalau kamu tidak percaya Tuan Dave mempunyai 2 triliun, tidak masalah, Keluarga Wijaya punya, kalau Tuan Dave tidak bisa membayarkan 2 triliun itu, Keluarga Wijaya yang akan membayarnya!â
Eko menggertakkan giginya dan berkata pada Roy!
Dua triliun, walaupun Keluarga Wijaya adalah keluarga konglomerat di Kota Gama, tapi itu bukan angka yang kecil, hanya saja demi membela Dave, Eko rela mengeluarkan uang itu!
âBaik!â Roy menyeringai: âKarena Tuan Eko sudah buka suara, maka saya percaya Keluarga Wijaya akan mengeluarkan 2 triliun, kalau begitu mari bertaruh 2 triliun!â
Setelah berkata, Roy menatap Master Rendi dengan ekspresi serius: âMaster Rendi, kali ini merepotkanmu, nanti setelah bocah itu kalah, setengah dari uang itu akan menjadi milik Master Rendiâ¦.â
Master Rendi yang mendengarnya seketika wajahnya menjadi gembira, setengah dari itu artinya 1 triliun, ini adalah angka yang sangat besar bagi dia!
âBos Roy tenang saja, saya pasti akan berusaha semaksimal mungkinâ¦..â
Master Rendi mengangguk!
Saat ini semua orang memperhatikan Master Rendi, mereka ingin melihat bagaimana dia bisa menemukan keistimewaan dari Pa Kua itu, dan bagaimana cara mengaktifkan mantra di Pa Kua itu!
Sedangkan Falcon dan Tony juga saling memandang dan dalam tatapan mereka terlintas kebahagiaan.
Dengan taruhan 2 triliun itu, maka harga Pa Kua ini tidak mungkin menjadi terlalu rendah, kedatangan mereka ke Kota Gama kali ini akan menghasilkan uang banyak!
Setelah Master Rendi memegang Pa Kua itu, dia mulai bergumam dan membaca mantra, Eko menjadi sedikit gugup namun dia melihat Dave yang tetap tenang, bahkan dia tidak melirik Master Rendi sama sekali, seolah olah tidak peduli bagaimana Master Rendi memeriksa Pa Kua itu, tidak ada hubungannya dengan dirinya!
âTuan Dave, apa kamu sudah melihat keistimewaan dari Pa Kua itu sejak awal?â
Eko melihat Dave yang begitu tenang dan pasti mulai bertanya padanya.
Melihat Eko yang bertanya, Roy dan yang lainnya mengalihkan perhatian mereka pada Dave, dan mereka bertanyaâtanya apakah Dave benarâbenar sudah mengetahui keistimewaan dari Pa Kua itu, kalau tidak bagaimana mungkin dia bersedia bertaruh 2 triliun!
Namun tidak disangka Dave malah menggelengkan kepalanya, dan tidak mengatakan apapun!
Melihat Dave menggelengkan kepalanya, Roy tertawa keras: âTuan Eko, saya sudah bilang, dia hanya seorang bocah ingusan, mana mungkin paham tentang senjata ajaib? Apa dia pernah melihat senjata ajaib? Kenapa kamu malah tertipu olehnyaâ¦.â
Orang lain yang mendengarnya juga mulai tertawa terbahakâbahak, dan tawa mereka penuh. dengan penghinaan, ini membuat raut wajah Eko menjadi sangat jelek!
Bab 572 Keluarkan bukti Jangankan Tony, bahkan Master Rendi juga mungkin tidak sebanding dengan Dave, karena Dave masih muda, dan baik ahli bela diri, ahli sihir maupun kultivator semuanya memerlukan waktu untuk mengasah keterampilan!
âBocah, apa kamu buta? Saya baru saja membuka mantra di Pa Kua ini, apa kamu tidak melihatnya?
Masih berani mengatakan ini hanya sepotong kayu busuk?â
Tony menatap Dave dengan dingin!
Sebagai ahli sihir nomor satu di Futuwa, bagaimana dia bisa menahan diri saat diprovokasi oleh scorang bocah ingusan!
Falcon juga menatap Dave dengan tidak senang, kalau bukan karena Dave, Pa Kua ini pasti sudah menjadi rebutan orang dengan harga tinggi, sekarang garaâgara orang ini situasi jadi kacau!
âBocah, nyalimu besar juga ya, bahkan berani mempertanyakan Guru Tony, apa kamu tahu betapa hebatnya Guru Tony?â
Master Rendi menatap Dave dan mencibir.
Master Rendi akan menginjakâinjak Dave untuk menjilat pada Tony, teknik yang ditunjukkan Tony tadi sudah cukup untuk membuat seorang master seperti dia menunjukkan rasa hormatnya!
âHmâ¦â Dave mencibir: âKarena saya tidak buta makanya saya tidak tertipu olehmu, tadi kalian berdua mengatakan sudah mengaktifkan mantra, bukankah kalian hanya mengandalkan teknik. sihir kalian sendiri untuk membutakan mata orangâorang, kamu kira tidak akan ada orang yang bisa melihat kalau itu bukan mantra yang ada di dalam Pa Kua?â
Perkataan Dave langsung menghantam luka Master Rendi dan Tony sekaligus, mereka berdua memang menggunakan teknik sihir mereka dan tidak mengaktifkan mantra apapun, hanya saja teknik sihir Tony lebih tinggi, dan tidak ada orang yang menyadarinya.
Dan untuk Master Rendi, sebenarnya ada orang yang menyadarinya tapi tidak mengatakannya secara langsung, setidaknya Tony tahu kalau Master Rendi sedang berbohong, tapi karena itu akan menguntungkannya, dia tidak perlu mengekspos Master Rendi bukan?
âBocah, bicara sembarangan apa kamu? Lantas menurutmu tadi itu hanya teknik sihirku, dan semua orang yang ada disini buta dan hanya kamu yang bisa melihatnya?â
Tony berteriak dengan marah!
Perkataan Tony bagaikan malapetaka yang membuat semua orang merasa tidak senang dengan Dave!
Dan benar saja, begitu Tony selesai bicara, semua orang mulai memaki Dave!
âDasar bajingan sialan, berani mengatakan kami buta? Siapa yang tidak melihat teknik sihir yang baru diluncurkan tadi?â
âEko, dari mana kamu mengundang anak ini, apa maksudmu?â
âGuru sudah mempelajari sihir selama beberapa dekade, lantas pada akhirnya masih harus disebut buta?â
âSaya belum pernah bertemu dengan orang yang begitu berlagak, sepertinya dia belum pernah merasakan rasanya dipukul oleh masyarakat!â
Perlu diingat semua orang yang duduk di dalam sini adalah keluargaâkeluarga besar di Kota Gama, banyak di antara mereka yang tidak kalah dibandingkan Keluarga Wijaya, oleh karena itu Eko tidak berani mengatakan apa pun saat dimaki oleh semua orang!
Dia tidak bisa menjadi musuh dari seluruh konglomerat di Kota Gama bukan? Kekuatan Keluarga Wijaya belum cukup kuat untuk mendominasi seluruh Kota Gama!
Melihat semua orang mulai memaki Dave, raut wajah Guru Tony sedikit membaik, dan Roy bahkan tidak bisa berhenti tertawa.
âBocah, kamu mengatakan kalau Guru Tony tidak mengaktifkan mantra di Pa Kua, apa bukti yang kamu miliki? Kamu tidak bisa hanya berbicara kan? Kamu harus menunjukkan kemampuanmu agar semua orang merasa puas, kalau kamu tidak punya kemampuan, selain membayar 2 triliun, hari ini jangan harap kamu bisa keluar dari Kota Gamaâ¦.â
Tatapan mata Roy dipenuhi dengan niat membunuh!
âKamu ingin buktinya?â Dave menatap Roy dengan mainâmain.
âOmong kosong, tidak punya bukti untuk membuktikan Pa Kua ini hanyalah sepotong kayu, maka kamu dianggap kalah, dan kamu hanya omong kosongâ¦.â
Roy mendengus dingin!
âKamu juga ingin saya menunjukkan buktinya?â Dave menatap Tony dan bertanya.
Tony baru ingin membuka mulut, tapi Dave kembali melanjutkan perkataannya: âPikirkan dengan baik, Pa Kua ini barang seperti apa, kamu sendiri paling tahu!â
Bab 573 Sulap?
Perkataan Dave benarâbenar membuat Tony ragu sejenak, bahkan Falcon yang ada di sampingnya juga tidak bisa menahan rasa sesak!
Kalau Dave benarâbenar punya kemampuan untuk membuktikan Pa Kua itu hanya sepotong kayu busuk, maka para keluarga konglomerat di Kota Gama mana mungkin melepaskan mereka begitu saja?
Melihat Tony raguâragu sejenak, semua orang tercengang dan mengalihkan tatapan mereka pada Tony!
âKurangi omong kosong, kalau punya kemampuan tunjukkan saja, saya tentu tahu jelas dengan barangâbarang yang sudah saya identifikasi!â
Tony melihat semua orang menatapnya dan raut wajahnya tenggelam lalu berkata pada Dave!
âBocah, apa kamu sudah dengar, kalau punya kemampuan tunjukkan saja, kalau hari ini kamu tidak bisa membuktikan pada kami, maka walau saya tidak mempersulitmu kamu kira orang lain. akan membiarkanmu pergi?â
Roy mencibir!
Dave tidak memperdulikan Roy, dan mengeluarkan sebuah koin dari sakunya dan meletakkannya di atas meja: âHadirin, kebetulan saya juga punya senjata ajaib di sini, dan saya akan memperlihatkan kepada kalian!â
Semua orang menatap Dave yang meletakkan sebuah koin biasa di atas meja, dan mereka langsung menegurnya : âApa apaan ini, bukankah ini hanya sebuah koin?â
âIni adalah senjata ajaib? Kalau ini adalah senjata ajaib, berarti saya punya ratusan senjata ajaib di rumah?â
âKamu mengira kami ini bodoh ya? Sebuah tombak juga bisa menjadi senjata ajaib?â
Semua orang berteriak marah pada Dave!
Hanya saja Dave tidak memperdulikan mereka, dia menatap Guru Tony: âGuru Tony, apakah menurutmu yang saya keluarkan ini adalah senjata ajaib?â
Tony tidak tahu trik apa yang dimainkan oleh Dave, hanya saja itu memang sebuah koin biasa, bukan senjata ajaib!
âIni hanya koin biasa mana mungkin itu senjata ajaib!â
Kata Tony.
âSepertinya kalian semua tidak buta ya!â Dave mencibir: âKarena masih bisa melihat kalau ini hanyalah sebuah koin biasa!â
âBocah bajingan apa yang kamu bicarakan?â
âBerani mempermainkan kami, hari ini jangan harap bisa keluar dari Kota Gama!â
âBocah sepertimu berani mempermainkan kami, kalau sampai tersebar keluar, bagaimana kami masih bisa bertahan di Kota Gama?â
Sekelompok orang itu menatap Dave dengan marah, bahkan ada yang ingin turun tangan tapi untunglah Eko menghentikannya!
âWalaupun ini adalah koin biasa, tapi saya mengatakan dia adalah senjata ajaib, jadi dia adalah senjata ajaibâ¦.â
Dave memegang koin itu lalu jarinya menunjuk pada koin itu dan menembakkan mantra api kecil ke dalamnya, dan kemudian koin itu langsung terbakar!
Koin itu dikelilingi oleh api yang terus menyala, tapi tidak ada perubahan pada koin itu!
âApa ini? Sulap?â
Roy menatap koin yang terbakar itu lalu berkata dengan penuh penghinaan.
âSeorang ahli sulap bisa melakukan jauh lebih baik dari yang kamu lakukan, bukankah hanya membakar sebuah koin? Yang mengerti kimia juga pasti bisa, kamu mengandalkan ini untuk menipu para master?â
âTerlalu kecil, saya kira dia punya kemampuan apa!â
âBenarâbenar lucu, dia mengatakan itu adalah senjata ajaib, maka korek api saya juga merupakan senjata ajaib, kan bisa membakar juga!â
Semua orang mulai menghina Dave!
Bahkan para master sihir itu saja meremehkan Dave, hanya raut wajah Tony yang berubah dan tatapan matanya penuh keterkejutan!
Dia bisa melihat kalau koin di tangan Dave memang koin biasa, tapi saat terbakar itu bukanlah sulap atau reaksi kimia, melainkan Dave sedang menembakkan sebuah mantra api kecil ke dalam koin itu!
Meskipun mantra api bukanlah mantra tingkat tinggi, tapi untuk menembus sebuah objek dengan cepat ini sepertinya tidak mungkin, bahkan dia sendiri yang ingin membuat senjata ajaib juga harus menghabiskan waktu beberapa hari bahkan puluhan hari baru bisa menempatkan mantra di dalam sebuah objek, dan itu juga memakan banyak kekuatan fisiknya!
Bab 574 Terlalu meremehkanmu Tapi Dave benarâbenar memasukkan mantra api ke dalam koin dalam sekejap, dan tampak sangat mudah, hanya dengan ini Tony merasa dirinya tidak akan bisa melakukannya!
Falcon sepertinya menyadari ada yang salah dengan ekspresi Tony dan berbisik pada Tony: âGuru Tony, ada apa?â
âKemampuan sihir anak ini, kita terlalu meremehkannyaâ¦.â
Tatapan mata Tony sedikit bersinar, dan wajahnya terlihat penuh kekaguman!
âApa?â pupil mata Falcon tibaâtiba melebar dan menatap Dave dengan tidak percaya!
Pemuda seusia dia, bisa disanjung seperti itu oleh Tony membuktikan kalau dia memang sangat kuat!
âKalau begitu bagaimana dengan kita?â tanya Falcon.
âTidak boleh membiarkan dia melihat Pa Kua, lalu cari cara untuk menjual barang ini segera, lalu segera pergi dari siniâ¦.â
Tony berkata dengan hatiâhati.
âBaik!â Falcon mengangguk!
Pada saat ini Dave mengabaikan hinaan semua orang, dan mengambil koin itu dengan lembut dan menggosoknya dua kali, setelah nyala api padam, dia memasukkannya lagi ke dalam sakunya!
âGuru Tony, bawa Pa Kuanya kemari, saya akan memperlihatkan kepada kalian, apakah ini sepotong kayu busuk atau bukanâ¦â
Dave menatap Tony dan tersenyum padanya.
Tapi siapa sangka Tony mengambil Pa Kua itu dan berkata: âHari ini sampai di sini saja, saya tidak ingin berdebat apakah Pa Kua ini merupakan kayu busuk atau tidak, semuanya tahu kalau senjata ajaib memiliki umur, dan setiap mengaktifkan mantranya akan menghabiskan energi yang ada di dalam senjata ajaib, saya tidak ingin menghabiskan energi di dalam Pa Kua ini hanya untuk argumen tidak penting!â
âdan kalau dimainkan oleh orang yang tidak mengerti, kalau rusak atau terbakar, maka itu akan menjadi kerugian bagi semua orang, lagipula senjata ajaib seperti ini sangat langka, oleh karena itu saya juga tidak ingin memperpanjang taruhan atau apapun, barangnya ada di sini, percaya atau tidak itu kembali pada keputusan kalian sendiri!â
Tony berkata sambil menyimpan kembali Pa Kua itu dan tidak membiarkan mereka melihatnya lagi!
Kali ini semua orang kaget, tadi Guru Tony masih agresif dan memaksa, kenapa sekarang dia tidak mau memperlihatkannya lagi?
Lantas apa yang dikatakan oleh Dave benar, Pa Kua ini hanyalah sepotong kayu busuk?
âYang dikatakan Guru Tony ada benarnya, senjata ajaib ini ada batasnya, kalau sampai dirusak oleh orang yang tidak mengerti maka akan kacau, lagipula Keluarga Bastian harus mendapatkan Pa Kua ituâ¦â
Kata Roy.
Perkataan Roy membuat semua orang berpikir sejenak, hanya saja mereka tidak lagi antusias. mereka takut akan menghabiskan uang untuk membeli barang palsu.
âHadirin, ada satu hal yang dikatakan oleh saudara ini yang tidak salah, benda seperti apapun yang belum disuntikkan sihir, hanyalah benda biasa, di dalam Pa Kua ini kalau tidak ada mantra Pa Kua tntu hanya sepotong kayu biasa, sekarang di dalam Pa Kua ini ada mantra Pa Kua, dan saya juga akan menyuntikkan beberapa mantra feng shui ke dalamnya, dan menjamin bisa memperpanjang umur mereka yang dibacakan mantra itu dan meningkatkan keberuntungan keluargaâ¦â
Tony melihat antusias yang tidak terlalu tinggi mulai buka suara lagi!
Kali ini, nafas semua orang menjadi cepat dan mata mereka memerah, walau hanya sebuah kayu busuk, tapi kalau Tony mengatakan akan menyuntikkan mantra feng shui ke dalamnya itu juga menjadi barang tidak ternilai!
Melihat semua orang kembali bersemangat, Falcon dan Tony bertukar pandang dan merasa puas!
âBos Falcon, barang ini adalah milikmu, cepat buka harga terendahnya!â
Roy bertanya dengan tidak sabar.
Melihat Roy begitu mendesak, Dave yang awalnya ingin berdebat dengan Tony menutup mulutnya dan menyeringai, karena semua orang ingin ditipu untuk apa dia peduli!
âBaik, karena semuanya sudah melihat kekuatan dari Pa Kua ini, dan Guru Tony juga sudah mengatakan hal demikian, maka saya akan membuka harga dasarnya, harga terendahnya dimulai dari 100 miliar, dan penambahan harga paling rendah 10 miliar, harga paling tinggi akan mendapatkannyaâ¦â
Falcon mengulurkan satu jarinya dan berkata.
Bab 575 Beri saya muka âSaya menawar 200 miliarâ¦â¦.â
Begitu Falcon selesai bicara, Roy langsung menggandakan harganya dengan tidak sabar!
Begitu Roy selesai bicara, langsung ada orang yang menawar lagi!
âSaya menawar 210 miliarâ¦.â
âSaya menawar 250 miliarâ¦.â
âSaya menawar 280 miliarâ¦â
â300 miliar!â
Hanya dalam waktu singkat, penawaran sudah meningkat hingga 300 miliar, dan masih terus meningkat, perlu diingat semua orang yang duduk di sini adalah konglomerat di Kota Gama, hanya beberapa ratus miliar tidak ada artinya bagi mereka!
Melihat orangâorang itu terus menawar, Dave menyeringai dan terus duduk bersandar pada kursi, memejamkan matanya dan beristirahat!
Eko melirik Dave dan hatinya merasa sangat gelisah, senjata ajaib seperti ini sangat langka, dan Tony juga mengatakan kalau dia akan menyuntikkan mantra feng shui untuk membuat keluarga semakin makmur dan itu sangat menggoda!
Hanya saja Dave tidak berbicara, jadi Eko tidak berani menawar, dan saat melihat Dave memejamkan matanya, dan mengisi ulang energinya, Eko sangat cemas bagaikan seekor semut yang masuk ke dalam pot!
Saat ini harganya masih terus naik dengan liar, dan wajah orangâorang itu mulai memerah, mereka bersikeras menaikkan harganya dan bahkan menelpon keluarga untuk mengumpulkan uang, sepertinya mereka akan bertarung semaksimal mungkin!
Segera, harga sudah mencapai 2 triliun, ini sudah 20 kali l*pat lebih banyak dari harga awalnya, dan ini membuat Falcon dan Tony tidak bisa menahan diri untuk saling memandang, mereka merasa sangat gembira dalam hati, tampaknya di dalam sini benarâbenar banyak orang kaya.
âSaya menawar 3 triliun, hari ini Keluarga Bastian bertekad untuk mendapatkannyaâ¦.â
Roy seketika menaikkan harganya sebanyak 1 triliun, dia tahu kenaikan harga yang sedikitâsedikit hanya akan membuat orang menggila!
Dan ternyata memang benar, setelah Roy selesai bicara, suasananya menjadi hening!
Meskipun semua orang ini tidak kekurangan uang, tapi harganya tibaâtiba meningkat 1 triliun.
keberanian semacam ini mengagetkan orangâorang!
Melihat semuanya akhirnya menjadi hening, Falcon menyapu sekeliling dan berkata: âHadirin, apakah ada yang mau menawar lagi, kalau tidak ada, maka Pa Kua ini akan menjadi milik Bos Roy!â
Falcon sengaja memperlambat kecepatan bicaranya, dan berharap seseorang tidak bisa menahan diri dan menawar lagi, meskipun 3 triliun sudah melebihi harapannya, tapi siapa yang mengeluh uang terlalu banyak, kalau bisa dijual lebih mahal pasti akan dijual lebih mahal!â
âHadirin, hari ini Keluarga Bastian akan mengingat kebaikan kalian semua, saat kakakku keluar, pasti akan mengundang kalian semua ke perjamuan, saya berharap hadirin dapat mengalah agar Pa Kua ini menjadi milik Keluarga Bastianâ¦.â
Roy juga takut akan ada yang menawar lagi, jadi dia segera memberi hormat!
Dan tentu saja Roy juga menggunakan nama kakaknya, ini juga merupakan sebuah ancaman kecil bagi mereka!
Karena kakaknya Roy sudah mengurung diri bertahunâtahun, siapa yang tahu kekuatannya sudah mencapai tahap seperti apa, oleh karena itu tidak ada orang yang mau melawan Keluarga Bastian!
âKarena Bos Roy sudah berkata seperti itu, maka saya tidak akan berebut lagiâ¦.â
âSaya juga tidak akan berebut lagi, hanya sebuah senjata ajaib, saya percaya kedepannya Bos Falcon masih akan membawakan senjata ajaib yang lebih hebat lagiâ¦..â
âBos Roy, kami semua akan memberimu muka, kamu tidak boleh melupakan jasa kami hari iniâ¦.â
Semua orang mulai angkat bicara.
âTenang saja, masalah hari ini pasti akan saya jelaskan kepada kakakku, hadirin sudah memberi muka kepada Keluarga Bastian, jika suatu hari nanti hadirin sekalian mengalami masalah, Keluarga Bastian pasti akan membantuâ¦..â
Roy bangkit berdiri dan membungkuk kepada semua orang!
Lagipula orangâorang yang duduk di dalam sini adalah tetua dari keluarga besar di Kota Gama, Roy juga tidak berani terlalu berlagak!
Falcon yang melihat ini merasa sedikit kecewa, dia mengira akan ada orang yang menambah harga, dengan begini dia bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan!
âKarena sudah tidak ada yang mau berebut dengan Bos Roy, maka Pa Kua ini akan menjadi milik Bos Roy, hanya saja saya akan mengatakan hal pahit terlebih dahulu, saya tidak menerima hutang, dan uangnya harus dibayarkan langsung ke rekening ku!â
Falcon berkata pada Roy!
Bab 576 Bersikeras melawan âBos Falcon tenang saja, saya akan segera menyuruh orang untuk mentransfer uangnyaâ¦â
Roy berkata dengan bangga!
âTunggu sebentarâ¦.â
Dan pada saat Roy sedang bersiap mentransfer uang, Eko tibaâtiba berdiri!
Dia tidak boleh menatap Keluarga Bastian membeli senjata ajaib ini begitu saja, kalau begitu jarak diantara Keluarga Wijaya dan Keluarga Bastian akan menjadi semakin besar, meskipun Keluarga Wijaya memiliki seorang kultivator seperti Dave di belakang, tapi Dave terlalu muda, siapa yang tahu berapa waktu yang dia butuhkan untuk bisa menguasai latihannya!
âTuan Eko, ada apa?â
Falcon melihat Eko bangkit berdiri dan tatapan matanya seketika bersinar.
âSaya menginginkan Pa Kua ini, saya akan menawar 3,1 triliun!â
Eko langsung berkata pada Falcon!
Pada saat ini Eko juga tidak peduli Dave setuju atau tidak, dia harus mendapatkan Pa Kua ini!
Falcon tersenyum dan menatap Roy: âBos Roy, Tuan Eko sudah menawar, apa kamu masih akan menambah?â
Raut wajah Roy menjadi jelek, dan menatap Eko dengan erat!
âSaya menawar 3,2 triliun!â
Roy menggertakkan giginya dan berteriak!
â3.3 triliun!â
Sebelum Roy selesai bicara, Eko kembali menaikkan harga!
Melihat Eko bersikeras melawan Roy, Falcon tersenyum sumringah, kali ini dia bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan lagi!
Orangâorang lain juga menganggapnya sebagai lelucon, tidak peduli bagaimana pertarungan Keluarga Wijaya dan Keluarga Bastian akan berakhir, yang diuntungkan tetap mereka!
Hanya ada begitu banyak sumber daya di Kota Gama, bertambah satu keluarga konglomerat artinya bertambah seorang pesaing, kalau dua keluarga itu bertarung hidup atau mati, maka itu akan mendatangkan kesempatan bagi keluarga konglomerat lainnya!
âTuan Eko, apa kamu berencana bersikeras melawan Keluarga Bastian?â
Roy menggertakkan giginya dan bertanya dengan matanya yang memerah.
âRoy, siapa yang membayar paling tinggi akan mendapatkannya, kenapa kamu mengatakan saya bersikeras melawan Keluarga Bastian? Kalau Keluarga Bastian tidak sanggup menaikkan harga, maka berikan Pa Kuanya kepada sayaâ¦â
Eko tersenyum ringan!
âBermimpilahâ¦â
Roy menggertakkan giginya : âSaya menawar 4 triliun!â
â5 triliunâ¦.â
Eko berkata tanpa buruâburu, seolah 5 triliun hanyalah sepotong kue bagi Keluarga Wijaya!
Walaupun mereka adalah konglomerat di Kota Gama, tapi untuk mengeluarkan 5 triliun bukanlah hal yang mudah, dan karena tidak diperbolehkan berhutang, maka mereka harus mengumpulkan 5 triliun dalam waktu yang singkat, dan tidak banyak keluarga yang melakukan hingga tahap seperti ini!
bisa âSepertinya Keluarga Wijaya benarâbenar tidak berdasar ya, 5 triliun bisa dikeluarkan begitu saja!â
âSaya dengar Keluarga Wijaya menghasilkan banyak uang dalam bisnis pengobatan!â
âAduh, sepertinya kita harus bekerja lebih keras lagi, kalau tidak kita akan ditinggalkan oleh Keluarga Wijaya!â
Semua orang kaya yang ada di sana sedang berdiskusi, bisa mengeluarkan 5 triliun dalam waktu singkat benarâbenar sangat hebat!
Mata Roy berkedut dia tidak menyangka Eko akan begitu kejam, dan langsung menawar 5 triliun!
Meskipun Keluarga Bastian juga dapat mengumpulkan 5 triliun tapi ini jumlah yang sangat besar, Roy sedikit takut untuk mengambil keputusan karena sekarang posisi kepala keluarga masih milik kakaknya, dia hanya mewakilinya saja!
âBos Roy, kalau kamu tidak mau menambah lagi maka Pa Kua ini akan saya serahkan kepada Bos Eko!â
Falcon melihat raut wajah Roy yang menjadi jelek dan tidak berbicara, bertanya padanya!
âTambah!â wajah Roy memerah dan menggertakkan giginya dengan erat: â6 triliun!â
Dan saat Roy selesai bicara, raut wajah Eko yang tenang menjadi sangat jelek!
5 triliun sebenarnya adalah batasan untuk dirinya, tadi dia menunjukkan raut wajah tenang karena dia ingin Roy mengira kalau Keluarga Wijaya masih memiliki kekuatan dan tidak berani menambah lagi, siapa sangka Roy kembali menaikkan 1 triliun!
Kalau Eko menambah lagi, sepertinya akan sulit mengumpulkan uang sebanyak itu dalam sekejap, dan Falcon juga tidak mengizinkan hutang!
Melihat ekspresi Eko yang serba salah, Roy tersenyum : âSaya kira Keluarga Wijaya masih punya kekuatan, sepertinya hanya berpuraâpura ya, kalau hebat kamu tambah lagi!â
Bab 577 Apa urusanmu?
Eko menatap Roy dan meskipun matanya dipenuhi dengan amarah tapi dia tidak mengatakan apapun, karena memang dia tidak mampu!
Pada akhirnya Eko terduduk kembali dengan tidak berdaya dan hanya bisa melihat Roy yang menunjukkan sikap angkuhnya!
âBos Roy, Pa Kua ini akan menjadi milikmu dengan harga 6 triliun, hanya saja saya akan mengatakannya lebih dulu, kamu harus mentransfer uangnya ke rekening ku duluâ¦â
Falcon sudah sangat senang saat ini, dia berhasil menjual sepotong kayu busuk dengan harga 6 mudah! triliun, ini benarâbenar sangat âBos Falcon tenang saya, sayaâ¦.
âSaya akan menawar 7 triliun!â Dan saat Roy belum selesai bicara, Dave yang sejak tadi sedang memejamkan matanya tibaâtiba membuka matanya dan berkata.
Perkataan Dave membuat perhatian semua orang tertuju padanya, dan Eko yang berada di sampingnya juga menatap Dave dengan kaget!
Semua orang tidak mengerti kenapa Dave ingin berebut Pa Kua itu?
Bukankah tadi dia mengatakan kalau Pa Kua itu adalah sepotong kayu busuk? Kalau itu hanya sepotong kayu busuk kenapa dia membayar mahal untuk membelinya?
âBocah, di tempatku kamu tidak boleh hanya menawar sembarangan, kalau kamu menawar dan pada akhirnya tidak bisa membayar apa kamu tahu akibatnya?â
Falcon melihat Dave yang menawar seketika menatapnya dengan dingin!
Dia mengira Dave ingin membuat keributan, karena Tony sudah mengatakan kalau keterampilan sihir Dave sangat tinggi, kalau dia bisa melihat asal usul dari Pa Kua ini, kenapa dia menawar lagi?
Hanya ada satu penjelasan, yaitu membuat keributan, dan untuk mengacaukan lelang ini!
âJangan khawatir, saya sudah menawar tentu saya punya uang untuk membayarnya!â Dave berkata lalu mengeluarkan kartu atm yang dia keluarkan saat bertaruh tadi kepada Falcon: âDi dalam ini ada 2 triliun, kalau saya berhasil mendapatkannya dan tidak punya uang untuk membayar, 2 triliun ini akan dijadikan sebagai deposit dan tidak perlu dikembalikan!â
Falcon mengambil kartu ATM itu dan menatap Dave dengan aneh, dia tidak tahu akan dimainkan Dave, hanya saja dia mengangguk: âBaik, saya percaya padamuâ¦.â
âTuan Daveâ¦â¦..â Eko menatap Dave engan bingung!
Dave mengibaskan tangannya agar Eko tidak berbicara lagi!
apa trik yang âBos Roy, ada orang yang menawar lagi!â Falcon berkata pada Roy.
Pada saat ini raut wajah Roy menjadi sangat ganas, dia memelototi Dave lalu memukul meja :
âBukankah kamu mengatakan Pa Kua ini hanya sepotong kayu busuk? Kenapa kamu berebut denganku? Pasti kamu sengaja mengatakan seperti itu agar kami menyerah, dan kamu bisa menawar dan mendapatkannya dengan mudah, benarkan?â
Perkataan Roy membuat semua orang menatap Dave dengan marah, selain penjelasan ini tidak ada kemungkinan lain lagi, kalau itu memang sepotong kayu busuk, untuk apa membayar mahal untuk membelinya?
Bahkan Eko juga menatap Dave dengan kagum, dia tidak menyangka Dave akan menggunakan cara seperti ini untuk mencuri kesempatan, meskipun tidak berhasil, tapi ini adalah cara yang bagus!
âPa Kua ini memang hanya sepotong kayu busuk, ini adalah fakta, saya juga tidak perlu membohongi kalian, tapi saya merasa puas bisa menghabiskan uang untuk membeli sepotong kayu busuk, saya membelinya untuk dibakar, apa urusanmu? Saya hanya tidak ingin Keluarga Bastian berhasil membelinya!â
Dave menyeringai dan berkata dengan nada mempermainkan!
Dan ini membuat Roy sangat marah, dia sudah hampir muntah darah!
âBocah, kamu memang punya nyali, saya akan menunjukkan kemampuan Keluarga Bastian padamuâ¦..â
Roy membanting meja dengan keras dan berteriak: âSaya menawar 8 triliun!â
â9 triliun!â Dave berkata tanpa ragu!
â10 triliun, saya akan menawar 10 triliunâ¦..â
Sepasang mata Roy memerah, dan dia berteriak seperti orang gila!
Dan saat Roy berteriak 10 triliun, semua orang menatap Dave dan menunggu Dave menawar!
Tapi siapa sangka, Dave tidak menawar lagi dan hanya menunjukkan senyuman penuh kemenangannya!
Bab 578 Saya tidak mau lagi âSaudara, kamuâ¦..â
âSaya tidak mau lagi, kamu boleh menjual kepadanya dengan harga 10 triliunâ¦.â
Dave tersenyum ringan dan melambaikan tangannya kepada Falcon sebagai isyarat agar dia mengembalikan kartu atmnya.
Falcon melemparkan kartu atm itu kepada Dave dengan ekspresi bingung, tapi Dave melompat keluar dan menaikkan harganya sebanyak 4 triliun, ini juga merupakan keuntungan baginya, oleh karena itu Falcon tidak memperdulikan apa rencana Dave!
Roy melihat Dave yang tidak menawar lagi seketika mencibir: âMelawan Keluarga Bastian, kalian.
masih terlalu kecilâ¦.â
âBos Roy, Pa Kua ini sudah menjadi milikmu, tolong transfer uangnya!â
Kata Falcon.
Roy tertegun sejenak lalu berkata dengan sedikit canggung: âBos Falcon, sekarang saya akan membayar 5 triliun kepadamu dulu, tolong tunggu sebentar, saya akan segera mengumpulkan uang lalu mentransfer sisa uangnya kepadamu sebelum malam!â
Falcon berpikir sejenak lalu mengangguk: âBos Roy, saya melakukan ini karena kamu, kalau orang lain, saya tidak akan percaya, kamu transfer saja dulu!â
Roy mentransferkan 5 triliun dan Falcon menyerahkan Pa Kua itu kepada Roy: âBos Roy, saya dan Guru Tony akan pergi ke toilet dulu, nanti setelah kembali Guru Tony akan membantumu menyuntikkan mantra feng shui, hanya saja kamu harus mengumpulkan uang secepat mungkin!â
âPasti, pastiâ¦..â Roy mengambil Pa Kua itu dengan semangat!
Falcon dan Tony pergi keluar, dan di dalam ruangan itu tersisa tetuaâtetua keluarga besar di Kota Gama.
Roy memegang Pa Kua itu dan dia seperti tidak bisa melepaskannya, dan ekspresi puas terlihat dengan jelas di wajahnya!
âBos Roy, selamat ya, selamat!â
âDengan senjata ajaib ini, Keluarga Bastian pasti akan menjadi lebih kuat lagi!â
âMeskipun harganya agak mahal, tapi ini adalah barang bagusâ¦.â
Semua orang mulai menyelamati Roy, dan membuat Roy menjadi lebih bangga lagi!
âMembeli sebuah sampah, apa yang bisa dibanggakanâ¦.â
Pada saat ini Dave mendengus dingin!
âDave, saya rasa kamu ini tidak tahu bersyukur ya, bukankah tadi kamu juga menawar? Sekarang kamu mengatakan ini sampah? Walau ini sampah, Keluarga Bastian memilikinya, apa kamu punya?â
Roy mencibir!
âSaya rasa dia hanya cemburu, karena Pa Kua ini adalah benda pusaka!â
âDia hanya seorang bocah ingusan, apa yang dia pahami, tidak usah pedulikan dia!â
âSaya rasa anak ini hanya datang untuk membuat keributan!â
Semua orang mulai menertawakan Dave!
âTuan Dave, apa yang harus kita lakukan?â Eko berkata dengan serius, sekarang Pa Kua itu sudah dibeli oleh Keluarga Bastian, dan kalau Guru Tony benarâbenar melakukan yang dia katakan, maka keberuntungan Keluarga Bastian akan menjadi semakin makmur, dan Keluarga Wijaya cepat atau lambat akan dihancurkan oleh Keluarga Bastian!
Dave tersenyum pada Eko dan tidak mengatakan apapun, dia hanya mengibaskan tangannya dengan ringan, dan tibaâtiba suara Falcon dan Tony terdengar di ruangan itu, seolahâolah ada pengeras suara yang diputar, dan semua orang seketika tercengang dan mendengarkan dengan tenang!
âHahaha, hari ini sangat menyenangkan, orangâorang itu memang sekelompok orang kaya yang bodoh, hanya sepotong kayu busuk, bisa terjual 10 triliun!â
Falcon berkata sambil tertawa keras!
âKali ini benarâbenar tidak terduga, para master itu bahkan berani menyebut dirinya master, sekelompok orang buta, sebaliknya Dave itu malah menyadari kalau Pa Kua itu bukan senjata ajaib, untung saya cerdas dan tidak mengizinkan dia mengidentifikasinyaâ¦..â Kata Tony!
âKali ini merepotkan Guru Tony, nanti setelah kembali saya akan mengantarkan uang ini langsung ke rumah Guru Tony, namun untuk menyuntikkan mantra feng shui masih harus mengandalkan usaha dari Guru Tony!â Falcon berkata.
âMantra feng shui apanya, mantra itu bukan sesuatu yang bisa diselesaikan langsung, nanti saya akan menggunakan sedikit sihir untuk menipu sekelompok orang itu, mereka juga tidak akan menyadarinya, nanti setelah mereka menyadarinya kita juga sudah pergiâ¦.â
âHahahahaâ¦â¦.â
Dua orang itu tertawa terbahakâbabak bersama.
Bab 579 Kamu menjebakku Saat ini, semua orang yang ada di dalam ruangan tercengang, mereka melihat sekeliling dengan putus asa, dan menemukan kalau di ruangan itu tidak terpasang pengeras suara atau apapun, tapi itu memang benarâbenar suara Falcon dan Tony.
Pada saat ini raut wajah yang paling jelek adalah Roy, kalau hal ini benar, maka dia sudah dibodohi, karena senjata ajaib itu dia yang membelinya!
Roy menatap Master Rendi yang di sebelahnya dengan kaget: âMaster Rendi, katakan dengan jujur padaku, sebenarnya Pa Kua ini benarâbenar senjata ajaib atau bukan?â
Pada saat ini Master Rendi sudah sangat canggung dan mengernyitkan keningnya: âBos Roy, apakah Pa Kua ini senjata ajaib atau bukan, saya sebenarnya tidak bisa melihatnyaâ¦.â
âTidak mungkin, bukankah kamu sudah mengaktifkan mantra yang ada di dalam? Kenapa tidak bisa melihatnya?â
Roy bertanya dengan tidak percaya.
Wajah Master Rendi memerah, sudah sampai saat seperti ini dia hanya bisa mengatakan yang sejujurnya: âSebenarnya itu hanyalah sedikit teknik sihir yang saya lakukan karena mendesak, saya tidak bisa memeriksa mantra atau sihir apa yang ada di dalam Pa Kua ini, mengenai Guru Tony itu benarâbenar mengaktifkan mantra atau tidak, saya juga tidak tahu, perbedaan kekuatan kami terlalu jauhâ¦..â
Mendengar perkataan Master Rendi, Roy tercengang.
âTuan Dave, ternyata kamu sudah mengetahuinya sejak awal ya?â
Eko menatap Dave dengan kaget dan bertanya padanya.
âBukankah saya sudah mengatakan kalau Pa Kua itu hanya sepotong kayu busuk, tapi tidak ada yang percayaâ¦.â
Dave tersenyum ringan!
Saat semua orang mendengar ucapan Dave, wajah mereka memerah karena malu, tadi mereka terus menghina Dave, tidak disangka kalau dia adalah master yang sesungguhnya!
âBocah, ternyata tadi kamu menjebakkuâ¦.â
Saat ini Roy seketika mengerti kenapa Dave yang jelas tahu Pa Kua ini hanya sepotong kayu busuk masih menawar harga, ternyata hanya untuk meninggikan harga dan membuat dia membayar lebih mahal!
âRoy, Tuan Dave sudah mengatakan kalau itu adalah sepotong kayu busuk sejak awal, bukankah kamu yang tidak percaya, kenapa malah mengatakan kalau dia menjebakmu, yang menjebakmu adalah Falcon, kalau kamu hebat cari dia!â Eko berkata pada Roy.
âHm, saya pasti akan membuat perhitungan dengannyaâ¦.â
Roy mendengus dan dia sangat geram!
Ruangan itu menjadi sangat sunyi, jelas kalau suasana disini berubah menjadi sangat menyedihkan, para master yang datang untuk mengidentifikasi pergi diamâdiam, bahkan Master Rendi juga tidak punya muka untuk tetap berada di sana, dan langsung pergi!
Eko menatap Dave, dan hatinya merasa sangat bersemangat serta bergejolak, kekuatan Dave jauh di luar imajinasinya, kedepannya, Keluarga Wijaya akan mendapat dukungan dari orang seperti ini di belakang, maka itu akan menjadi berkah ratusan tahun bagi Keluarga Wijaya!
Dan para tetua dari keluarga konglomerat lainnya mulai menatap Dave dengan tatapan yang berbeda, ada orang yang ingin mengobrol dengan Dave tapi saat mengingat hinaan mereka terhadap Dave, mereka tidak punya muka untuk buka suara!
Pada saat ini wajah Roy sangat marah, tangannya menekan sebuah tombol di pinggangnya dengan pelan, dan itu adalah sebuah saklar, selama tombol itu ditekan, maka dia bisa mengakses pedang sabuknya dengan cepat.
Saat Falcon kembali dan kalau semua itu benar, maka Roy akan menggunakan pedang sabuk ini untuk menebasnya langsung, berani mempermainkannya di hadapan begitu banyak tetua besar di Kota Gama, bagaimana dia bisa bertahan lagi di Kota Gama?
Pada saat ini tubuh Roy sedikit gemetar karena marah, kemarahannya seperti kawah gunung berapi yang sedang menunggu waktu untuk meletus!
Tidak lama kemudian, pintu ruangan terbuka, Falcon dan Tony berjalan masuk dengan gembira, namun saat masuk ke dalam ruangan, mereka menyadari kalau suasana di dalam ruangan ini sedikit aneh, dan semua master sudah pergi.
Falcon tercengang, tapi dia juga tidak banyak berpikir lagi, karena barang sudah dijual, mungkin para master itu merasa tidak ada gunanya lagi menetap disana, jadi mereka pamit dulu!
âBos Roy, apakah kamu sudah menyiapkan uangnya? Bawa Pa Kua nya kemari, agar Guru Tony bisa menyuntikkan mantra feng shui untukmu!â
Falcon berkata dengan gembira pada Roy.
Bab 580 Kembalikan uang Roy berdiri dengan raut wajah muram: âMenyuntikkan mantra feng shui ke dalam potongan kayu busuk ini?â
Roy melemparkan Pa Kua itu tepat ke hadapan Falcon!
Falcon tercengang, lalu bergegas berkata: âBos Roy, apa maksudmu?â
âApa maksudku, apa kamu tidak mengerti?â Roy berkata dengan tatapan matanya yang dipenuhi niat membunuh.
Falcon mengernyitkan keningnya: âBos Roy, kamu jangan mendengarkan omong kosong dari orang lain, Pa Kua ini adalah senjata ajaib berkualitas tinggi, tadi kalian juga sudah melihat Guru Tony menunjukkannya!â
Falcon mengira sikap Roy berubah karena mendengar perkataan dari Dave!
âHm, saya tidak perlu mendengarkan siapapun, saya hanya mendengarkanmu!â
Roy berkata lalu mengeluarkan ponselnya dan memutar percakapan antara Falcon dan Tony tadi!
Roy tadi merekam dengan ponselnya, untuk menghadapi Falcon kalau Falcon tidak mengakuinya!
Setelah mendengarkan rekaman percakapan di ponsel itu, Falcon seketika tercengang, dia tidak mengerti bagaimana percakapan antara Tony dan dirinya di toilet bisa terdengar oleh Roy!
Sedangkan Tony mengernyitkan keningnya dan matanya menyapu tubuh Falcon, lalu tibaâtiba melambaikan tangannya ke tubuh Falcon!
âBocah, ternyata kamu memasang mantra transmisi suara pada kami?â
Tony memelototi Dave dengan marah!
Ternyata saat Falcon dan Tony hendak pergi ke toilet, Dave memasangkan mantra transmisi suara pada tubuh Falcon sehingga suara mereka berdua bisa terdengar hingga ruangan ini!
âKalau bukan karena kalian yang begitu bangga hingga lupa diri, apa mantra transmisi suaraku ini ada gunanya?â
Dave tersenyum ringan!
Perkataan Dave memang benar, kalau kedua orang itu tidak terlalu bangga dan berpuas diri, dan mengatakan semuanya di kamar mandi, mantra transmisi suara itu tidak ada gunanya!
âBocah, kamu ini cari matiâ¦.â
Pada saat ini Tony sudah sangat marah dan menatap Dave dengan erat!
Falcon juga menatap Dave dengan marah, dia berharap bisa menelan Dave hidupâhidup, dia berusaha keras untuk menyiapkan penipuan kali ini, dan berencana setelah penipuan ini dia tidak akan kembali lagi ke Kota Gama, tapi tidak disangka Dave merusak semua rencananya!
Ini 10 triliun, 10 triliun, kalau dia berhasil mendapatkannya maka itu akan lebih mudah menghasilkan uang dibandingkan dengan bisnis lainnya!
âSaya hanya menyatakan fakta, saya juga tidak merusak rencana kalian, kalau tidak bagaimana kalian bisa mendapatkan 5 triliun itu!â
Dave tersenyum tipis!
âTapi ada 5 triliun yang belum dibayarkan, dan semua ini karena kamuâ¦..â
Tony menggertakkan giginya dan berteriak dengan keras, kalau bukan karena Dave, Keluarga Bastian pasti sudah mengirimkan sisa 5 triliunnya!
âKalau kamu ingin mencari masalah denganku, saya akan melayanimu, tapi sepertinya kalian harus menjelaskannya terlebih dulu pada Keluarga Bastianâ¦..â
Dave menyeringai!
Pada saat ini Falcon dan Tony teringat pada Roy, dan Roy sudah menatap mereka berdua dengan marah sejak tadi!
âBos Roy, jangan dengarkan perkataan bocah itu, walau Pa Kua ini hanya sepotong kayu busuk, kalau ada Guru Tony, saya bisa memintanya menyuntikkan mantra feng shui!â
Falcon berkata pada Roy!
âJangan omong kosong, kembalikan uangkuâ¦..â
Roy menekan gagang pedang sabuknya dan berkata dengan dingin!
Falcon mengernyitkan keningnya, uang yang sudah dia dapatkan tidak mungkin dia kembalikan!
âBos Roy, kamu yang bersedia membeli barang ini, saya juga tidak memaksamu, dan kamu juga mengundang master untuk mengidentifikasi, kalian sendiri yang buta, apa urusannya denganku?
Setelah barangku terjual, uang tidak bisa dikembalikanâ¦â
Falcon berkata dengan dingin, dengan adanya Tony dia sama sekali tidak takut pada Roy, walau ini adalah Kota Gama, wilayahnya Roy, dia tetap tidak takut, itu juga alasannya kenapa dia membawa Tony kali ini!
âKalau begitu, maka saya tidak akan membiarkan kalian keluar dari Kota Gamaâ¦â¦.â
Roy berkata sambil menarik pedang sabuknya, cahaya mengkilaukan memancar dari pedang itu, dan dilihat sekilas saja pedang sabuk ini terlihat tidak biasa!
Comments(0)
Join the discussion — sign in to leave a comment
Sign In to CommentNo comments yet. Be the first to share your thoughts!