Bab 1970 Siap meledak kapan saja.
Namun saat Dave menerjang ke arah altar dewa itu, tibaâtiba suara ledakan terdengar dan sebuah Petir Surgawi menyambar ke bawah!
Kekuatan yang sangat besar langsung membuat Dave terlempar.
Petir Surgawi ini tampaknya lebih kuat daripada yang sebelumnya, banyak orang yang tidak bisa menahan kekuatan yang tersebar di sekelilingnya dan bergegas mundur!
Saat Dave berhasil menstabilkan dirinya, dia mendapati altar dewa di hadapannya sudah mulai hancur dengan perlahan!
Batu mulai retak dan di dalamnya terlihat sebuah altar dewa yang lebih kecil dan berwarna hitam!
Semua orang menatapnya dengan kaget, tidak ada yang tahu dari bahan apa altar dewa itu terbuat!
Ngâ¦
Tibaâtiba altar dewa mulai mengeluarkan suara dengungan!
Semua orang hanya merasakan rasa pusing dan segera menutup telinga mereka!
Dan di tengahâtengah suara ini, Formasi Petir Surgawi seketika hancur dan menghilang!
Setelah suara itu, sebuah cahaya melesat keluar dari altar dewa dan cahaya itu menembus seluruh bukit!
Robin dan yang lainnya yang sedang berjaga di luar, segera melesat ke udara saat melihat seberkas cahaya ini!
Di udara, cahaya itu tibaâtiba menyebar dan seluruh Pulau Parbat seketika diselimuti oleh cahaya ini!
âApa yang sedang terjadi?â
Robin tampak kebingungan!
âApakah benarâbenar ada harta karun di dalam reruntuhan ini?â
Seorang Jubah Hitam Emas bertanya.
Saat mereka berbicara, tibaâtiba, Pulau Parbat yang sudah diselimuti oleh cahaya, disertai dengan kabut yang mulai menyelimuti Pulau Parbat!
âKebangkitan energi spiritual, ini adalah energi spiritualâ¦â
Penyihir Agung di dalam tubuh Robin langsung merasakan sejumlah besar energi spiritual yang terus menyebar di sekelilingnya!
âIni adalah kebangkitan energi spiritual, di dalam reruntuhan pasti ada harta karun kita ketahui, cepat masuk ke dalamâ¦â
yang tidak Penyihir Agung berteriak.
Robin juga merasakan perubahan di sekelilingnya dan membawa empat orang Jubah Hitam Emas untuk bergegas masuk ke dalam reruntuhan!
Di saat bersamaan Dave dan yang lainnya yang ada di dalam reruntuhan juga merasakan perubahan mendadak di sekeliling mereka!
âTuan muda, energi spiritual sudah bangkit, energi spiritual sudah bangkit, sepertinya altar dewa itu adalah kunci untuk mengaktifkan kebangkitan energi spiritual.â
Seorang bawahan di sisi Carl berkata dengan penuh kegembiraan.
âJika Keluarga Santoso bisa mendapatkan beda itu, bukankah kita dapat menciptakan tanah kebangkitan energi spiritual kita sendiri?â
Salah seorang bawahan lainnya angkat bicara!
Pada saat ini Carl sedang bergetar penuh semangat.
Kebangkitan energi spiritual menandakan mereka bisa terlepas dari ikatan alam rahasia, bebas dari tekanan hukum alam, dan dapat bergerak bebas di alam rahasia serta dunia fana.
âBersiap untuk menyerangâ¦
â
Carl berkata dengan suara pelan.
Beberapa bawahannya mengangguk lalu mulai bersiap untuk bertarung!
Saat Dave kembali melihat altar dewa itu dan mengerti kebangkitan energi spiritual di Pulau Parbat disebabkan oleh altar dewa yang ada di depannya, dia tahu dengan menghancurkan altar dewa maka dia bisa menghentikan kebangkitan energi spiritual.
âGuru Kenari, Saudara Dicky, bersiaplah untuk menyerangâ¦â
Dave berpesan kepada Kenari dan yang lainnya dengan suara pelan.
Di saat bersamaan, Sandy juga menatap ke altar hitam yang kecil di depannya, lalu tatapan matanya memancarkan kilauan cahaya!
âKak Sandyâ¦â
Marhem berteriak dengan penuh semangat pada Sandy!
âBeritahu pada semua orang untuk bersiap menyerangâ¦â
Sandy juga memerintah dengan penuh semangat!
Terlihat berbagai kekuatan dari alam rahasia akan siap meledak kapan saja!
Namun di saat itu, Robin bergegas masuk bersama dengan empat orang Jubah Hitam Emas!
Orangâorang ini seperti serigala yang masuk ke kawanan domba, tidak ada yang bisa menghentikan mereka sama sekali dan mereka langsung membuka jalan berdarah di depan mereka!
Robin menatap ke arah altar dewa berwarna hitam yang memancarkan cahaya itu dan tatapan matanya dipenuhi dengan kegembiraan!
Sandy melihat Robin yang bergegas masuk dengan empat orang Jubah Hitam Emas langsung terlihat memasang raut wajah jelek!
Dave juga mengernyitkan keningnya.
Jika hanya menghadapi Sandy dan yang lainnya, Dave masih punya keyakinan, namun sekarang Robin dan empat orang Jubah Hitam Emas menyerbu masuk, dia ingin mencoba menghancurkan altar dewa juga menjadi sedikit mustahil!
Comments(0)
Join the discussion — sign in to leave a comment
Sign In to CommentNo comments yet. Be the first to share your thoughts!