Bab 3410 Harvey menahan kekuatannya dengan sengaja untuk melihat seberapa kuat Cody dengan teknik hipnosi s ; _ _ _ _ _ dia tidak ingin membunuh Cody secara tidak sengaja dengan satu tebasan . _ Cody tidak menyadari hal ini . Dia mengayunkan pisaunya secepat kilat , mampu melawan kekuatan Harvey yang tertekan . _ _ Suara pedang berbenturan bisa terdengar terus â menerus .
Dentang !
Setelah sembilan tebasan , Cody tampak seperti menemukan sebuah _ _ peluang . Dia memutar pisau di tangannya dan menebasnya ke bawah . _ _ Udara mulai bergetar melalui serangan itu . Bahkan penghalang suara yang rusak bisa terdengar . _ _ Harvey mengangkat pedangnya , secara efektif menahan serangan itu .
Tapi karena dia menekan kekuatannya sendiri , dia terpaksa mundur beberapa langkah . _ _ _ Dahlia melangkah mundur dengan ekspresi dingin .
Dia percaya bahwa Harvey sudah tamat , tetapi dia tetap tidak ingin terseret ke dalam situasi tersebut .
_ â Dewa Perang . _ _ â
Harvey berdiri tegak dengan ekspresi terkejut . _ _ â Kamu bukan Dewa Perang , tapi kamu berhasil mempertahankan kekuatan ini menggunakan hipnotis
⦠â _ _ _ â Kamu sepertinya semakin kuat semakin lama kamu bertarung juga . â _ _ â Menarik . Benar -benar menarik ⦠â
â Tapi apakah kamu tidak mengerti konsekuensi dari melakukan hal seperti itu ? _ â
Menurut analisis Harvey , Cody telah mengerahkan setiap kekuatannya untuk bertarung seperti ini . _ _
_ _ _ _ Karena itu , kekuatannya sebagai Dewa Perang akan _ _ _ _ menghilang , dan dia akan lumpuh sebagai hasilnya . _ _ Dia akan tidak pernah bisa bertarung lagi setelah ini . _ â Konsekuensi apa ? â
Cody terkekeh .
â Selama aku bisa membunuhmu , tidak masalah meski aku mati ! _ _ _ _ â
Cody meraung dan mulai bernyanyi lagi . Dia kemudian menyerbu tepat ke arah Harvey , wajahnya sedingin es .
Dia mengayunkan pisaunya ke depan sekali lagi .
Swoosh !
Niat membunuhnya menutupi seluruh langit sebelum bilahnya mencapai Harvey . _ _ _ _ Harvey menampakkan tatapan muram saat melihat serangan itu . _ _ Kedua belah pihak beradu pedang sekali lagi , tapi Harvey tetap diam . Cody , sebaliknya , terpaksa mundur beberap a langkah . _ _ _ _ _ Lantai marmernya hancur setiap kali Cody mundur selangkah . _ _ _ Jejak kaki tertinggal di seluruh tana h . _ Cody sudah gila . _ _ Dia bahkan tidak mengambil nafas untuk menenangkan diri ; _ dia mengangkat pis aunya dan menyerbu ke depan dalam sekejap , matanya merah . _ _ Serangan yang kejam dan menentukan !
Pada saat yang sama , visi Harvey tiba-tiba menjadi bengkok .
Tubuh Cody berlipat ganda ; dia menyerang dari segala arah . _ _ â Hipnosis ⦠â Harvey bergumam pada dirinya sendiri .
â Dewa Perang . _ _ â
Harvey berdiri tegak dengan ekspresi terkejut . _ _ â Kamu bukan Dewa Perang , tapi kamu berhasil mempertahankan kekuatan ini menggunakan hipnotis
⦠â _ _ _ â Kamu sepertinya semakin kuat semakin lama kamu bertarung , juga . â
â Menarik . Benar -benar menarik ⦠â
â Tapi apakah kamu tidak mengerti konsekuensi dari melakukan hal seperti itu ? â
Menurut analisis Harvey , Cody telah mengerahkan setiap kekuatannya untuk bertarung seperti ini . _ _
_ _ _ Karena itu , kekuatannya sebagai Dewa Perang akan menghilang , dan akibatnya dia akan lumpuh . _ _
_ _ _ _ Dia tidak akan pernah bisa bertarung lagi setelah ini .
â Konsekuensi apa ? â
Cody terkekeh .
â Selama aku bisa membunuhmu , tidak masalah meski aku mati ! _ _ _ â
Cody meraung dan mulai bernyanyi lagi . Dia kemudian menyerbu tepat ke arah Harvey , wajahnya sedingin es .
Dia mengayunkan pisaunya ke depan sekali lagi .
Swoosh !
Niat membunuhnya menutupi seluruh langit sebelum bilahnya mencapai Harvey . _ _ Harvey menampakkan tatapan muram saat melihat serangan itu . _ _ Kedua belah pihak beradu pedang sekali lagi , tapi Harvey tetap diam . Cody , sebaliknya , terpaksa mundur beberapa Lantai marmernya hancur setiap kali Cody melangkah _ _ _ kembali . Jejak kaki tertinggal di seluruh tanah . _ Cody sudah gila . _ _ Dia bahkan tidak mengambil nafas untuk menenangkan diri ; _ dia mengangkat pisa Serangan yang kejam dan menentukan !
Pada saat yang sama , visi Harvey tiba-tiba menjadi bengkok .
Tubuh Cody berlipat ganda ; dia menyerang dari segala arah .
â Hipnosis ⦠â Harvey bergumam pada dirinya sendiri .
Dia cukup terkesan dengan tekniknya . Entah bagaimana itu bahkan berhasil menangkapnya tanpa disad Harvey tersenyum , tenang , dan memejamkan mata saat menghadapi keanehan itu . _ _ â Apa ?! Apakah Anda siap untuk mati sekarang ? â
â Bukankah kamu seharusnya mengesankan ? _ _ â
â Kalau begitu , mengapa kamu tidak mencoba berjuang untuk keluar dari Seni Mistik ?! â
â Jika kamu tidak bisa , kamu tidak punya pilihan selain mati ! â
â Aku akan mencabik â cabikmu ; perlahan tapi pasti ! â
Cody terkekeh , seolah â
olah dia tahu apa yang dilakukan Harvey ; suaranya bergema dari segala arah . _ _ _