Bab 2653 Melawan Harvey yang tenang dan tenang , murid â murid gila ini bukanlah tandingannya .
Begitu seseorang bergegas menuju Harvey , mereka semua dengan santai disingkirkan tanpa berkedi p . _ _ _ _ _ _ _ Dalam waktu kurang dari satu menit , yang disebut murid terkuat dari Penegakan Hukum Longmen se muanya dipukuli . _ _ Tidak hanya Harvey yang benar â benar tidak terluka , kemejanya bahkan tidak tersentuh .
Carrie dipenuhi dengan keputusasaan . _ _ Dia tiba -tiba mengerti mengapa Harvey begitu galak dan tak henti â hentinya .
Dia tak tertandingi . Dia tak terkalahkan .
Dia adalah pendukung terbesarnya sendiri . _ Dia tidak hanya mencoba untuk mengintimidasi orang lain ketika dia mengklaim dia akan membunuh siapa pun yang menghalan gi jalannya . Dia sebenarnya mampu melakukannya . _ _ _ Bom !
Tak lama kemudian , gerbang Budokan ditendang terbuka . _ _ Murid â
murid di dalam semua bergegas maju dalam kegilaan , ingin mencabik â cabik Harvey . _ _ _ Beberapa bahkan memiliki senjata api dengan pengaman yang sudah disiapkan .
Namun , itu masih sia â sia .
Obie H arve Ratapan kesakitan yang mengerikan terdengar saat Harvey bergerak melewati kerumunan seperti asa p . _ _ _ Beberapa orang berjuang , tetapi mereka akhirnya terlempar dari serangan ganasnya . _ _ _
_ _ Hanya ada satu kata yang bisa menggambarkan Harvey saat itu : tak terkalahkan .
Dia benar- benar tak terkalahkan !
Harvey akhirnya tiba di aula . _ Masih tanpa emosi , dia menendang pintu kayu yang elegan itu ke bawah , seperti sebelum masuk ke dalam .
Segera setelah pintu ditendang terbuka , seorang pria tua dengan jubah menerkam ke depan dengan k ecepatan kilat . _ _ _ _ Pria itu mengejek , menatap Harvey dengan tatapan dingin . _ Tangannya dilengkapi dengan sepasang cakar logam . _ _ _ _ har â Betapa sombongnya! Aku akan mengirimmu dalam perjalananmu , nan muda ! _ _ â dia mengumumk an , mengancam .
Dengan lolongan sengit , cakarnya mengayun ke bawah seperti meteor yang terbakar , mengarah tep at ke jantung Harvey . _ _ _ Auranya sangat menakutkan . Niat membunuh merembes dari setiap gerakannya . _ _ _ Dia adalah seorang ahli , tidak diragukan lagi !
Seorang pria setara dengan Raja Senjata ! _ _ retak !
Tapi saat dia menerkam ke depan , dia merasakan lehernya menegang . _ Tangan kanan Harvey suda h berada di lehernya sebelum dia bisa melakukan apapun . _ _ Pakar itu gemetar , dan matanya berkedut . _ Keyakinannya dengan cepat digantikan oleh rasa takut .
Tindakan tiba â
tiba itu tidak hanya mengejutkannya , tetapi dia juga ketakutan di luar akal sehatnya . Dia bahkan tidak melihat bagaimana semuanya terjadi . _ _ Kecepatan tangan itu jauh melampaui imajinasi terliarnya . _ _ _ _ retak !
Harvey tidak membuang waktu dan menghancurkan leher ahli dalam sekejap . _ _ _ _ Pria itu jatuh lemas di tanah , ketakutan dan kebencian di wajahnya saat dia menghembuskan nafas ter Dia tidak pernah membayangkan bahwa dia , yang tidak pernah kalah dalam satu pertarungan pun , ba Harvey bahkan tidak menatapnya , bertindak seolah â
olah dia telah membunuh siapa pun yang tidak penting . _ _ Carrie menggigil melihat pemandangan yang menakutkan itu . Itu adalah Penatua dari Penegakan Hukum Longmen , dan juga salah satu gurunya ! _ _ _ _ _ _ Dia tidak berharap gurunya sendiri tidak berdaya melawan Harve y . _ _ _ _ _ Tiba -tiba , Carrie mengerti .
Di tempat pertama . _ Penegak Hukum Longmen telah membuat kesalahan terbesar mereka dengan m Saat mereka menantang Harvey di perjamuan malam di Mordu . _ . .
Mereka telah melakukan kesalahan besar ! _ _ Harvey melewati pintu , dan disambut oleh lorong elegan di suatu tempat di kejauhan . _ _ _ Pintu masu Next Chapter