Bab 2642 Wajah Louis hampir tenggelam ke tanah saat ini . _ _ _ _ _ Merasakan niat membunuh pada Harvey ,
dia menggertakkan giginya dan memaksa dirinya untuk mengeluarkan kata â
kata , â Maafkan aku . _ _ _ _ â
Harvey tersenyum setelah mendengar kata â kata itu . Perlahan , dia mengangkat kakinya dan melepaskan Louis . _ Louis juga tidak langsung bangun . _ _ _ _ Dia berlutut , punggungnya lurus saat dia meratakan Harvey dengan tatapan mencemooh . _ _ Dia tam pak seperti binatang buas _ _ â Harvey ? Jadi kau Harvey itu ? _ _ ! â
â Bagus ! Aku akan mengingat semuanya hari ini ! â
â Kau harus tahu bahwa selalu ada orang yang lebih kuat darimu , Harvey ! â
â Saya pasti akan menyelesaikan skor dengan Anda untuk apa yang terjadi malam ini ! â
Harvey tertawa kecil .
â Apakah kamu tahu apa yang paling aku benci ? Orang yang berbicara b i g ! â
Harvey langsung mencengkram leher Louis . _ _ Tanpa ragu , dia memasukkan granat tanpa peniti ke mulut Louis ! _ _ _ _ _ _ â Karena kamu berbicara begitu besar , lebih baik kamu menyimpan ini . â
â Kalau kau bicara lagi , jangan salahkan aku jika bayi ini meledak ! _ _ _ â
Harvey mengulurkan tangan dan menepuk wajah Louis dengan nada mengejek .
â Mudah â mudahan , kamu masih hidup saat bertemu denganku nanti . â
Louis ingin mengatakan sesuatu , tapi dia hanya bisa menatap Harvey dengan kesal . _ Harvey dengan acuh tak acuh menendang Louis ke tanah sekali lagi .
Louis berusaha sekuat tenaga untuk menjaga agar kedua granat itu tidak meledak . Wajahnya tampak jelek dan benar â benar celaka .
Harvey tidak bisa menahan tawa melihat pemandangan ini . _ _ Ternyata , pria yang disebut â
sebut yang menjalani hidupnya di ujung tanduk itu juga tidak terlalu mengesankan . _ _ _ _ _ Kaitlyn , tidak lagi takut mati , menyerbu keluar dan memelototi Harvey .
â Kau beruntung kali ini , Harvey ! _ â
â Tapi aku bersumpah demi Tuhan ! â
â Aku akan membalas dendam atas semua penghinaan yang kau berikan padaku ! â
â Tunggu saja , aku . . . ! â
Tampar !
Sebelum Kaitlyn bisa menyelesaikan kalimatnya , Harvey mengayunkan telapak tangannya ke wajahny a . _ _ _ â Kamu tidak punya hak untuk berbicara di sini ! â
â Berlutut ! â
Kaitlyn secara naluriah berlutut , wajahnya dipenuhi dengan kebencian .
Bukan saja sama sekali tidak ada cara untuk menebus harga dirinya di depan Harvey , tapi dia juga se kali lagi dipermalukan . _ _ Harvey terkekeh , tidak mengatakan apa â
apa , sebelum meninggalkan Emerald Club bersama yang lain .
Kaitlyn menatap punggung Harvey dengan ekspresi dendam . _ _ _ _ Setelah beberapa lama , Louis dengan panik mendorong peniti itu kembali ke granatnya . _ _ Ekspresinya memburuk , memperlihatkan ekspresi jijik dan cemoohan . _ _ _ â Apa ? â
â Harvey pergi ke Emerald Club ? â
â Louis mengencingi dirinya sendiri karena takut ? Reputasi keluarga Parson benar â
benar ternoda ? _ â
â Wajah Kaitlyn ditampar lagi ? _ _ _ â
â Dan baru sekarang kau memberitahuku tentang semua ini ? _ _ â
Di toko bunga Pelabuhan Victoria , Vince , yang sedang duduk di sofa dekat jendela , terkejut . _ _ _ _ Kesuraman menutupi wajahnya ketika dia menerima berita itu.
Lexie meliriknya sambil memangkas beberapa _ _ _ _ _ bunga dengan gunting . _ _ _ â Ada apa ? _ _ Dia bertanya dengan tenang .
Vince meletakkan teleponnya sebelum menghela nafas . _ _ _ _ â Kaitlyn membawa Louis kembali dari Pulau Gelap . _ â
â Untuk menghadapi Harvey , dia bahkan menyandera Irene . â _ â Harvey kemudian membawa sekelompok besar orang ke Emerald Club , membuat Louis dan Kaitlyn m â Louis bahkan mengencingi celananya ! _ â
Setelah menjelaskan situasinya secara singkat , Vince tampak bingung .
Tindakan Harvey benar â benar melampaui harapannya . _ _ _ _ Yang paling meresahkan dari semuanya adalah bahkan Louis menjadi takut . Siapa lagi di Hong Kong
Las Vegas yang berani mengambil tindakan terhadap Harvey setelah semua keributan ini ?
Next Chapter