Bab 286 Avery keluar dari kamar tidurnya . Semua orang memandangnya secara bersamaan. Tidak ada yang mengatakan apa- apa . Suasananya sangat canggung .
â Apakah aku baru saja melewati garis ?â Avery berjalan ke sofa dan duduk. âAku seharusnya tidak mengatakan itu tentang Shea . â
â Tidak ! Akulah si brengsek Elliot yang meneriakimu duluan . _ _ Saat Anda mengatakan sesuatu, dia meminta Anda untuk diam . Saya merasa Anda harus benar â
benar memberikannya padanya ! _ _ Jika aku adalah kamu , aku akan meneriakinya sampai mati ! Tidak hanya saya akan memilikimenyebut Sh ea idiot , tapi aku akan mengatakan bahwa seluruh keluarga mereka adalah keluarga idiot ! â kata Mike , berharap bisa menghiburnya .
Avery sedikit terkejut mendengar komentar Mike.
Laura juga menimpali dengan nyaman , â Avery , kamu marah . Jika dia memiliki akal sehat dalam dirinya, dia akan tahu bahwa Anda tidak melakukannya dengan sengaja . â |
âSaya tidak peduli apa yang dia pikirkan tentang saya . Aku takut Shea akan sedih . â Avery menurunkan pandangannya dan menghela nafas.
Dia tidak peduli apa yang dipikirkan Elliot . Dia takut kata â katanya yang diucapkan karena dendam akan menyakiti Shea.
â Shea tidak marah . _ Dia mengatakan bahwa dia idiot , â Mike menghiburnya . _ _ _ _ _ â Dan itulah mengapa saya merasa bersalah . _ _ _ Avery gelisah . _ _ Dia bangkit dari sofa dan kembali ke kamarnya sekali lagi.
Layla dan Hayden melihat bagaimana ibu mereka menyalahkan dirinya sendiri , dan mereka juga merasa tidak enak . Malam ini , Hayden akhirnya mengerti betapa berbedanya shea dengan mereka .
Meskipun Shea terlihat seperti wanita dewasa , dia tidak memiliki kecerdasan seperti orang biasa . _ _
Jika seorang anak kecil disebut idiot , mereka akan menangis dan menolak hinaan . _ _ _ _ _ Jadi , se pertinya tidak ada gunanya dia bersikap begitu memusuhiâ _Shea .
Kembali ke kamar mereka , Layla mengeluarkan pena cat airnya dan mulai menggambar . _ Hayden pergi untuk melihat-lihat.
âHayd en , bisakah kamu memberikan ini pada Shea besok ? Layla menggambar sekuntum bunga di selembar kertas putih.
Hayden rela , tapi dia tidak menolak Layla . â Aku hanya merasa sedih untuk Shea ! Mata Layla merah .
_ _ Dia cemberut . â Siapa yang mau jadi idiot? Pada l y idiot tidak akan keberatan menjadi idiot . _ _ â
Hayden menerima lukisannya dan memasukkannya ke dalam tasnya . _ _ â Jangan terlalu banyak menggertak Shea di masa depan , oke ? _ _ Layla meraih tangan Hay den dan berkata kepadanya, âKita bisa membenci ayah kita yang kotor , kita tidak harus membenci Shea . â
Saat istirahat keesokan harinya, Shea pergi ke kelas Hayden seperti biasa. Hayden berbalik Shea sangat senang diberi lukisan itu . _ Seolah â
olah kejadian tadi malam tidak berpengaruh padanya .
â Aku menyukainya ! _ Shea memeluk Hayden . _ Hayden tidak bisa berkata -
kata . Dia telah memutuskan bahwa dia tidak akan begitu bermusuhan dengannya , tetapi dia masih tidak bisa menganggapnya begitu emosional !
Hayden mendorongnya menjauh dengan sekuat tenaga dan dengan cepat kembali ke ruang kelas . _ _ _ _ Dia menutup pintu.
Segera , pengasuh Shea datang dengan sekeranjang buah â
buahan segar dan makanan ringan . _ Nan ny menyerahkan keranjang itu kepada guru Hayden .
â Shea menyuruhku memberikan ini pada Hayden , â kata pengasuh itu . _ Dia melirik Hayd en . Secara kebetulan, Hayden juga melihat ke atas .
Dalam sepersekian detik , pengasuh itu sepertinya melihat Elliot bukan Hayden . _ _ _ _ _ _ Pengasuh kembali ke kamar Shea . _ _ Shea masih mengagumi lukisan itu . _ â Shea .â Pengasuh itu duduk di sebelahnya . _ _ â Apakah menurutmu Hayden terlihat seperti saudaram Shea mengangguk . â Saya suka Hayden . â
â Maksudku , Hayden mungkin adalah putra saudaramu . â Tidak ada seorang pun di ruangan itu, itulah sebabnya pengasuh berbicara dengan bebas. âJika Hayden benar-benar putra saudaramu, itu berarti kau adalah bibinya.â âTante?â Shea sedikit mengernyitkan alisnya.
Next Chapter